Penulis: Admin

Milikilah Pikiran Kristus

“Saat Yesus bersabda, mengalirlah rahmat.” Allah yang Maha Rahim,Aku tersentuh oleh kuasa dan kewibawaan Putra-Mu. Yesus masuk ke rumah ibadat di Kapernaum dan mengajar. Ia tidak berbicara seperti seorang Guru biasa. Ia berbicara dengan kuasa yang berasal dari siapa Dia sebenarnya. Orang-orang takjub, karena Yesus tidak hanya menjelaskan sabda-Mu....

Surat Buat Wakil Rakyat

Mosaik Serpihan Kelana -32Pemburu Jejak AnginSimply da Flores Para Wakil Rakyat yang terhormatKami yang telah memberikan suara kepercayaanmenulis surat jiwa raga dengan air mataMasih ingatkah janji kalian saat kampanye di panggung pemiluuntuk menjadi abdi dan pelayan rakyatMasih tahukah pikiran kaliansaat di tenda kampanye dan pertemuan kampungLudah yang terpercik dari...

Sabda Tuhan yang Penuh Kuasa

“Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab perkataan-Nya penuh kuasa” (Luk 4: 32). Injil mengisahkan sabda Yesus yang penuh kuasa hingga mampu mengusir Setan dari seseorang. Dalam setiap Perayaan Ekaristi, kita terlebih dahulu diajak memasuki liturgi sabda melalui bacaan-bacaan Kitab Suci. Sabda Tuhan bukan sekadar rangkaian kata, melainkan ‘pedang bermata dua’...

Berani Menentang Kejahatan

Mengapa kejahatan tidak pernah punah? Entah orang baik diam menyaksikannya, ataukah kita takut sehingga bersekongkol dengannya, atau mungkin juga kita suka jadi pelaku kejahatan, sehingga kita membiarkannya terjadi dan menghancurkan orang lain. Sebagai murid Yesus, kita ditantang oleh Yesus dengan keberanian dan kuasa-Nya untuk menentang dan mengusir kuasa Setan,...

Renungan Harian Katolik
YESUS MENGAJAR DENGAN WIBAWA ILAHI

Selasa, 01 September 2026 Oleh Romo Agus CSsR Yesus mengajar tentang Kerajaan Allah dengan kuasa dan wibawa. aorang-orang takjub pada pengajaranNya. Setan-setan takluk kepadaNya. Mengapa? Karena Yesus berasal dari Allah dan pengajaranNya penuh wibawa. Apa yang diajaranNya dilaksanakanNya sehingga kehadiranNya penuh wibawa ilahi. Demikianlah kita. Jika kehadiran kita penuh...

Kabar Baik Bagi Orang Miskin

Orang miskin di dalam Kitab Suci mempunyai makna luas dan bukan dalam arti sempit, yaitu orang yang tidak mempunyai apa-apa. Misalnya kebutuhan pokok untuk hidup sehari-hari sangat kurang. Ada tiga kategori untuk orang miskin menurut Kitab Suci, yaitu para janda, para yatim piatu, dan orang-orang asing. Seorang anak desa...

Sang Pembebas

“Injil diberi bukan untuk membenarkan harapanku tentang Tuhan, tapi untuk mengubahnya.” Allah yang Maha Rahim,Yesus berdiri di rumah ibadat di Nazaret dan berkata: “Roh Tuhan ada pada-Ku.” Ia datang membawa kabar baik kepada orang miskin, pembebasan bagi para tawanan, penglihatan bagi yang buta, dan kebebasan bagi mereka yang tertindas....

Membuka Hati Untuk Keselamatan

Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: “Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya” (Luk 4: 21). Yesus menyatakan, bahwa keselamatan yang dijanjikan Allah kini hadir melalui diri-Nya. Tapi orang-orang pada masa itu mengharapkan keselamatan yang bersifat lahiriah bebas dari penderitaan, penjajahan, atau kesulitan hidup. Kenyataannya, keselamatan yang...

Antara Bencana Gempa dan Erupsi

Mosaik Serpihan Kelana -31Pemburu Jejak AnginSimply da Flores Seperti seorang penari bebas merdekagerakkanmu penuh dinamika tak terdugatak peduli seluruh tubuhmu bergetaratau lincah penuh atraksi hanya sebagian anggota tubuhmuEngkau Ibu Bumiyang melahirkan semua isi alamyang menjadi rumah tinggal dan hidup mati kamiTak mampu kami lari berpalingmeskipun dengan kecanggihan ilmu dan...

Menjadi Pelaku Sabda dan Pembawa Keadilan

Menurut survei LSI tahun 2021, tingkat kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap tokoh agama masih tinggi, tapi sering kali hanya sebatas simbol, bukan ajakan untuk berubah. Hal ini mirip dengan situasi di Nazaret saat Yesus kembali ke kampung halamannya. Mereka mengenal-Nya sebagai ‘anak Yusuf’, tapi tidak mampu melihat siapa Dia sebenarnya....

Refleksi Filosofis:
Bahasa Alam, Bahasa Semesta

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Belajarlah mendengar, karena Tuhan paling sering bicara hanya lewat sunyi.”(Amanat Sunyi) Di saat alam menderu gemuruh bak memecah angkasa, maka manusia pun gementar dan tersungkur cemas. “Eh, alam lagi batuk,” demikian guyonan manusia. Di kala bumi bergetar keras berguncang sambil memporakporandakan segalanya, maka manusia...

Kita Terluka atas Izin Sendiri

“Kita terluka atas izin sendiri. Maka jangan biarkan orang lain melukai dengan kritikan yang mereka berikan dari sedikit pengetahuan dan pengenalan tentang kita.” Bukannya orang-orang yang mengenal Yesus bangga atas yang dicapai oleh-Nya, melainkan mereka tidak percaya, bahkan menolak kehadiran-Nya sebagai akibat dari iri hati dan rasa cemburu terhadap...

Tantangan Penyangkalan Diri

Kita semua pengikut Kristus selalu mendengar, mengucapkan, dan melakukan tindakan penyangkalan diri. Hal ini terjadi juga dengan dua anak, kakak dan adik yang masih SD kelas enam dan empat. Mereka dilatih untuk membereskan tempat tidurnya, setelah bangun. Mereka sering merasa bosan atau malas melakukannya. Suasana bangun pagi sangat tidak...

Belajar dari Pucuk Cemara

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Jadilah seperti pucuk cemara: lancip, bertujuan, liuk dalam sikap, dan tetap menaungi, meski tetap berdiri sendiri.”(Amanat Hidup Sejati) Sungguh unik pucuk Cemara itu. Mengapa? Lihatlah pada langsing dan kaku batangnya. Ternyata, secara alam biologis hal itu justru berfungsi demi melawan badai. Di sisi lain,...