Kategori: BUDAYA

Puisi Mas Redjo:
Mimpi Yang Tersandera

1.Lebih asyik bergelut dengan waktu mengarungi cakrawala ketimbang tergoda rasaternyata sepi itu sendiri. 2.Mimpiku teronggok di pojok petimengamati sasmita yang diburu gengsikalau cinta kenapa dilepas pergi 3.Saatnya bicara mengurai hasratdikemas dalam keranjang kebersamaansatukan persepsimenata mimpi 4.Penjara tak kan mampumenyekat hasratyang meliar penuhi takdir terjanji. …...

Berbagi dengan Sukacita

“Dari Nabi Salomo, kita belajar bijaksana. Carilah kerajaan Allah dan kebenarannya agar semua ditambahkan kepadamu.” – Mas Redjo Kenali dan sadar diri, hal itu yang sedang kurenungkan untuk pensiun dari dunia bisnis! Caranya dengan berdoa, meditasi, laku prihatin, dan berserah ikhlas, saya mohon agar pikiran dan hati saya disinari...

Serpihan Jejak Musyafir – 338
Memotret Sosok NKRI-79 – IV

Simply da Flores … 10Jika NKRI adalah seorang Pejabat Eksekutifmaka wajah dan sosok negeri terlihat pada peran tugas para pejabat eksekutif hingga saat iniTempo Doeloepejabat eksekutif berasal dari para birokrat atau ASNmereka dipercayakan bertugas karena jenjang kepangkatanyang sudah menjadi dasar pengetahuan, ketrampilan dan pengalamannya dalam mengurus rakyatMereka disebut aparatur...

Serpihan Jejak Musyafir – 337
Memotret Sosok NKRI-79 – III

Simply da Flores … 8.Jika NKRI adalah seorang Pegiat PolitikMakanya sering beraneka warnasesuai dengan warna bendera partai politiknyaDanbisa juga berpindah-pindah parpolkarena yang abadi itu kepentinganSedangkan parpol hanyalah kendaraan politikKalah menang soal biasa dalam politikLawan lawan bisa berganti setiap saatKarenayang abadi hanyalah kepentingan Maka rakyat yang menontonsering kebingungan dan memberi...

Serpihan Jejak Musyafir – 336
Memotret Sosok NKRI-79 – II

Simply da Flores … 5.Jika NKRI adalah seorang petaniAda yang dengan bangga di tengah sawah ladangnyaMenabur benih danmerawat setiamemohon berkah musim yang selarasuntuk tumbuhkan tanaman hijau berbunga dan berbuah lebatDambakan panen melimpah bagi rezeki keluargaSawah ladang warisan orangtua leluhur dan pinjaman anak cucuKebun sawan ladang sumber kehidupan turun temurunDi...

Serpihan Jejak Musyafir – 335
Memotret Sosok NKRI-79 – I

Simply da Flores … 1.Jika NKRI -79 adalah sosok sepasang lelaki dan perempuan tuayang umurnya sudah manula dan sepuhMungkin mempunyai sederetan anakserta puluhan cucu ratusan cicitWajah yang mungkin keriputdan rambut yang sudah ubanan Pasangan yang tua sahaja ituMemiliki banyak pengalaman suka dukaMempunyai segudang kisah ceritaTentang perjuangan mengisi ruang nafas...

Serpihan Jejak Musyafir – 334
Berguru Kepada Para Pelukis – 2

Simply da Flores … 4.Lukisan Obyek Mistik – Gaib Seorang satria memegang keris dan menikam raganyaBarong yang mistis memberi energiDanseekor naga menggeliat di samudramenjadi kendaraan seorang perempuan cantikberhias mahkota dan penuh pesonaentah siapa nama dan pangkatnyaentah ratu penguasa samudraentah Srikandi pemilik nagaLaludi langit yang bertabur cahaya ajaibada dua tangan...

Serpihan Jejak Musyafir – 333
Berguru Kepada Para Pelukis – 1

Simply da Flores … 1.Senandung Jemari Pelukis Terima kasih kepada para pelukisyang tergabung dalam Sanggar Garajasyang merayakan ulang tahun emasberkarya dari 1974-2024dengan membuat Pameran Seni Rupadi Balai Budaya Jakartapada tanggal 1-9 Agustus 2024Mereka adalah para guru kehidupanyang berkarya dalam diam heningMereka jemari Sang Seniman Agungyang sering terlupakan dan jarang...

Serpihan Jejak Musyafir – 332
Pelangi Kisah Awal Agustus

Simply da Flores … 1.Hujan Rindu Awal Agustus… Sejak soreAir mata langit mengalir derasTerpaksa aku berteduh di warung kopinikmati pahitnya perjalanan nasibketika sendiri melerai gulita arahdalam kelana mengejar cahaya fajarmelintasi belantara ruang Nusantara Aku seruput hitam kopikuaku jadikan nikmat pahitnya nasibDanderasnya rinduku berlari bersama hujanentah nanti mengalir ke manaentah...

Serpihan Jejak Musyafir – 331
Potret Sanubari Anak-anak Nusantara

Simply da Flores … 1.Wajah lugu sahaja diterpa cahaya fajarberlari bersenda gurau dengan debu tanahLintasi semak dan hutan kampungTelanjang badan dimandikan kolam sungaiBerhamburan di pantai pasir digendong ombakDari Merauke sampai SabangDari Mianggas hingga Rotegenerasi pewaris Merah PutihMerahnya darah keberanian sejatiPutihnya jiwa suci hakikiPenuh rindu damba dan kebanggaanmelihat kibar Sang...

Serpihan Jejak Musyafir – 330
Tiang Rindu Menikam Kathulistiwa

Simply da Flores … Para pendiri NKRI membawa bambu runcingmenikam waktu mengusir penjajahtancapkan tiang-tiang harapan di seluruh negeriagar merah putih berkibar di jiwa ragaPutra-putri pewaris bangsa berbedaada yang berkelahi memperebutkan jabatandengan halalkan segala caraentah untuk apa dan siapaTetapiderai air mata membasuh wajah nusa bangsakisah panjang duka lara deritaLalulahirlah bocah-bocah...

Serpihan Jejak Musyafir – 329
Selamat Datang Pesona Agustus

Simply da Flores … Di pelataran malam hening sepimereka berpelukan mesra tanpa katamerayakan pertemuan dan perpisahanuntuk abadikan di dinamika perubahanAgustus mengantar Juli ke pesisir pantaiuntuk berlayar mengarungi samudralalu Agustus kembali ke puncak gunungmenanti datangnya mentari hari baruPertemuan dan perpisahan seperti dua sisi mata uangdalam dinamika roda perubahan waktu Dari...

Serpihan Jejak Musyafir – 328
Bocah-bocah Merah Putih

Simply da Flores … Panas terik memeluk seperti sahabatkarena jalanan adalah rumah merekaAngin debu malam kelam membelai seperti saudarakarena mereka tidur beralaskan koran dan beratap langitMereka anak-anak gelandangan kotaMereka bocah-bocah di lampu merah MetropolitanAneka alasan beragam kisah nasibmenghadirkan mereka di jalanan dan lampu merah MetropolitanJadi tontonan dan cibiran sesamakarena...

Serpihan Jejak Musyafir – 327
Senja di Pelataran Monas

Simply da Flores … Riuh ramai kendaraan hilir mudikBanyak yang bergegas pulang sesuai kerjadi trotoar keliling Monas agak sepihanya beberapa yang melintas menuju halte kendaraan umumyang lain sedang berolahragaada berapa yang sedang berposeAngin bertiup lembut menanti malamlangit satu ditutup awan dan polusiMentari senja tak nampakkan wajah seperti biasanya Beberapa...

Serpihan Jejak Musyafir – 326
Dari Pelataran Tugu Proklamasi – 2

Simply da Flores … Dalam hening sepi dan sejuknya siang iniSempat kutulis sepenggal doa syukuratas karya Allah menganugerahkan kemerdekaan kepada bangsa IndonesiaSempat aku nyatakan terima kasih kepada para Proklamator dan segenap Pahlawan Kusuma Bangsayang korbankan jiwa raga dan hartademi meraih kemerdekaan bagi bangsa dan lahirnya NKRIDanSaat ngantuk lalu terlelap...