Harapan Terkuat untuk Hidup
Oase sejati ada di dalam diri ini, sebuah harapan kuat yang lahir dari kesadaran penuh akan alasan untuk hidup. Ketika hati kita sudah menggenggam erat alasan itu, segala lelah dan rumitnya hari pun akan melunak, menjelma menjadi anak tangga yang mendewasakan. Teduhlah sejenak dan dekap kembali alasan-alasan kecil kita...
Menjadi Besar dengan Melayani
“Kebesaran sejati dimulai, ketika kita tidak lagi perlu menjadi yang terbesar. Tapi untuk melayani.” Allah yang Maha Rahim,Sabda-Mu mempertemukan dua kisah yang tampaknya sangat berbeda. Ayub kehilangan hampir segala yang dimilikinya, sementara para murid Yesus justru bertengkar tentang siapa yang terbesar. Tapi keduanya mengajarkan kami hal yang sama: apa...
Penyerahan Diri yang Sempurna
“Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan!” (Ayb 1: 21). Ayub adalah seorang yang saleh, jujur, takut akan Allah, dan menjauhi kejahatan. Namun, atas izin Tuhan, ia kehilangan seluruh hartanya dan anak-anaknya. Meskipun mengalami penderitaan yang begitu besar, Ayub tidak memberontak atau menyalahkan Allah. Dengan rendah hati...
Jalan Sunyi
“Menjalani hidup seperti air yang mengalir itu baik. Menjadi makin bermakna, ketika kita menjalaninya ikhlas hati hingga tarikan nafas terakhir.” -Mas Redjo Keteguhan hati itu tersirat jelas dari sorot mata Pak WD dalam bincang-bincang siang itu, ketika sepulang dari Gereja, saya dan istri mampir di rumahnya. Jujur, dari Pak...
Puisi Cinta di Pelampung Oranye
Mosaik Serpihan Kelana -58Pemburu Jejak AnginSimply da Flores Pengalaman sebagai korban kecelakaan kapal seperti sebuah lukisan di atas kanvas dan goresan sajak di halaman buku puisibagi kelana jiwa raga para korbanMelukis sosok diri dan menulis pribadisebagai apa dan siapa di hadapan alam dan sesamaSamudra seperti lembaran ujianuntuk menulis jawaban...
Teguh dalam Iman
Nabi Ayub yang saleh, jujur, takut akan Allah, dan menjauhi kejahatan. Sayangnya, orang yang begitu baik ini mendapat musibah. Ia kehilangan hartanya, bahkan kehilangan anak-anak yang dicintainya. Apakah ini kutukan bagi Ayub? Ayub justru melihat semua itu sebagai cobaan Tuhan agar ia lebih teguh dalam iman. Kisah tentang Ayub...
Mencari Kemuliaan Surgawi
“Semakin Anda mengejar kehormatan duniawi, maka kian Anda menjauh dari kemuliaan surgawi.” Sebagai manusia kita cenderung ingin menjadi lebih kaya, populer, dan lebih besar dari orang lain. Hal inilah yang dibuat oleh para murid Yesus yang bertengkar tentang siapa yang paling besar di antara mereka. Sehingga ditegur oleh Yesus,...
Refleksi Simbolis:
Sekuntum Bunga Tanda Kasih
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Rosam Tibi Offero, Mater”(Sekuntum Mawar Aku Persembahkan kepadamu, Bunda) Jika kita merefleksikan tentang misteri ‘sekuntum bunga,’ berarti kita sedang merefleksikan tentang ‘rahasia Surga.’ Mengapa justru demikian? Sekuntum bunga tidak pernah mau berbohong kepadamu. Ya, ia tak sanggup untuk berpura-pura mekar mewangi. Jika mulai mekar,...
Keaslian Kita
Seorang Pastor yang baru dua Minggu bertugas di Parokinya. Wajahnya seperti memberi kesan kurang bersahabat. Ia tidak banyak berbicara. Hanya tukang masak di Pastoran yang sudah memiliki cukup kesan dan pengetahuan tentang dia. Sedangkan para pegawai Paroki lainnya dan hampir semua umat belum mengenalnya secara dekat. Mereka semua tampaknya...
Kesabaran Sejati
Kesabaran sejati bersumber dari ketenangan, sebuah telaga damai di dalam jiwa yang membuat kita tetap kokoh di tengah badai. Ketenangan inilah yang melahirkan kejernihan untuk melihat, bahwa setiap ketukan waktu membawa makna, dan setiap proses memiliki musimnya sendiri. Saat hati kita tenang, kesabaran tidak lagi terasa seperti beban yang...
Mencintai Tuhan dengan Rendah Hati
Dalam berbagai hal, Allah telah menunjukkan kepada kita pentingnya bersikap rendah hati, baik kepada manusia maupun terutama kepada Allah. Allah melihat seseorang bukan semata-mata dari perbuatannya, melainkan juga sikap hatinya. Bagi Allah, lebih berkenan seorang pendosa yang bertobat dengan kesungguh hati daripada orang yang seolah-olah berlaku benar, tapi tidak...
Hidup Bermakna dalam Kasih
“Mana yang lebih penting: berkata ‘Ya’ atau melakukan kehendak Bapa?” Allah yang Maha Rahim,Dalam Injil, Yesus menceritakan tentang dua orang anak. Yang pertama berkata “Tidak,” tapi kemudian menyesal, mengubah keputusannya, dan pergi bekerja di kebun anggur ayahnya. Yang kedua berkata “Ya, Bapa,” tapi tidak pergi. Ternyata, Bapa tidak melihat...
Warna-warni Makna Demokrasi
Mosaik Serpihan Kelana -57Pemburu Jejak AnginSimply da Flores Mungkin makna demokrasi itu seperti ragam kata bahasa manusia yang memberi namabahkan membuat teori ilmu pengetahuantentang aneka burung dan margasatwayang hidup bebas di alam lingkunganEntah…mereka peduli dan terpengaruh atau tidakMungkin juga seperti pasir pantai yang dihempas ombak siang malamAnak-anak telanjang badan...
Belas Kasih bagi Hati yang Bertobat
“Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal itu akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah” (Mat 21: 31b). Pada zaman Yesus, para pemungut cukai dan perempuan sundal dianggap sebagai orang-orang yang najis, gagal secara moral, dan tidak layak berada dekat dengan Allah. Tapi menariknya, justru kepada...
Menghidupi Sabda Tuhan
Sabda Tuhan itu seperti benih yang ditaburkan pada kehidupan kita. Pesannya jelas, “Siapa mempunyai telinga, hendaklah mendengar.” Kita sadar, hidup ini membutuhkan makanan rohani. Coba rasakan, ketika kita membaca Kitab Suci, hati ini menjadi damai berlimpah sukacita “Ayo, membaca Kitab Suci!” Undangan ini adalah untuk semakin mendekat kepada Yesus...