“Dipasang, bisa sebagai penunjuk arah, pengenal, atau profesi itu biasa. Tapi papan nama digunakan sebagai identitas iman, karena kita bangga jadi murid-Nya.” Papan nama itu terpasang jelas di tembok sebelah kiri pintu rumah saya: Yuventius Mas Redjo, Ketua RT O13 (Bolong-Ji-Lu). Bangga, karena saya ini minoritas, tapi dipercaya sebagai Ketua RT. Nama baptis itu membuat…
Kabar Terbesar
Kita menyadari, mengetahui, dan mengikuti berita yang sedang mendunia saat ini tentang perang antara negara Iran melawan Amerika dan Israel. Berita ini mungkin jadi berita terbesar pada saat ini. Perang tersebut memberi dampak ke seluruh dunia, khususnya mengenai tingginya harga bahan bakar minyak mengingat Iran sebagai produsen minyak yang terpenting di dunia. Selain itu berita…
Pinjamkan Asa-mu
Pinjamkan asamu sejenak, jika bisa. Lewat kata, doa, atau tindakan; sekecil dan sesaat apa pun itu. Di ruang tunggu operasi, dengan alat-alat yang sudah terpasang di tubuh, saya mendengar tangis seorang Ibu dan anaknya. Mereka sendirian; tak ada siapa pun yang menemani si kecil menghadapi meja operasi. Di tengah perjuangan saya sendiri, saya memutuskan meminjamkan…
Jadilah Padaku Menurut Kehendak-Mu
“Tuhan menunggu jawaban kita. Surga turun ke bumi saat kita berkata: ya.” Allah yang Maharahim, kami datang kepada-Mu dengan hati terbuka, berdiri bersama Maria dalam momen yang penuh misteri itu. Sabda-Mu datang kepadanya dengan indah, tapi juga membawa ketidakpastian dan pengorbanan. Kami melihat kebingungannya, pertanyaannya, bahkan ketakutannya. Tapi kami juga melihat imannya. Ia berkata ‘ya’…
Ketaatan Sejati
Kisah kabar sukacita kepada Maria adalah momen pertemuan antara otoritas Ilahi dan ketaatan manusia, titik penting dalam sejarah keselamatan. Allah memilih Maria, seorang perawan sederhana dari Nazaret, untuk jadi Ibu Sang Penyelamat. Ini bukan karena kehebatan manusiawi, melainkan karena kasih karunia dan rencana Allah yang melampaui logika. Malaikat Gabriel berkata, “Engkau beroleh anugerah di hadapan…
Ah, … Palsu!
“Mata, telinga, dan kulit itu penipu ulung.” -Parmenides Saat membuat tulisan ini, tidak sengaja pena jatuh dalam gelas berisi air putih. Terlihat oleh mata, pena itu kelihatan bengkok. Nyatanya penanya tetap lurus, begitu logika berbicara. Ribuan tahun lalu Parmenides menggunakan prinsip sesederhana ini untuk membongkar sebuah kebohongan masal. Ia adalah pemikir pertama dalam sejarah yang…
Jejak Kelana Nafas-81
Bocah Angin-545
Dinamika Rindu Damba
1.Kreasi Lukisan Jemari hati sanubari jiwa menarilahirkan garis meliuk-liukpatrikan gerakan warna warnipada panggung kanvas imajinasiInkarnasi misteri dalam kreasi Ada kisah cerita menulis pikirantetapi kata bahasa tak cukup mengatakanPengalaman jiwa raga berkelanaantara fakta, tanya dan rindu dambaMenyapa pemirsa diam terpesona 2.Taman Aneka Bunga Taman tak pernah meminta disemaikananeka bibit rindu damba kehidupanDebu tanah tak pernah berdustahanya…







