Kulihat Ibu Pertiwibasah kuyup diguyur air mataHujan senja mengguyur alam jiwa ragaentah balita, anak remaja dan orangtuaapalagi galau kaum perempuan dan para IbuMalam sudah tiba dihiasi bintangterasa segar sejuk setelah hujanEntah cuaca berpengaruh pada rasa manusiakarena sejatinya insan hanya bagian kecil dari semesta Melangkah menyusuri lorong sunyiraungan perut memaksa mencariseteguk air dan sesuap nasiRupanya bagi…
Kelana Kampung dan Kota -3
Belajar Mendengarkan Sabda Tuhan
“Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa” (Mzm 16: 11). Beberapa tahun yang lalu, saya mendapat hadiah kaos saat membantu di sebuah Paroki. Kaos itu bertuliskan kata-kata dari bait terakhir Mazmur Tanggapan, “Di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah.” Saya terkesan dengan kata-kata ini, dan lebih terkesan lagi,…
Di dalam Ekaristi Kudus Anda Menemukan Yesus
“Yesus dapat ditemui lewat dan melalui beragam cara, namun hanya di dalam Eksristi/Misa Kudus, Anda benar-benar melihat dan merasakan kehadiran-Nya.” Pengalaman kedua murid yang ke Emaus membenarkan pernyataan di atas. Selama sepanjang jalan, memang mereka bercakap-cakap dengan Yesus, tapi mereka tidak mengenal-Nya sampai Ia memecah-mecahkan roti dan membagikan kepada mereka, sehingga mereka sadar, bahwa Dia…
Lepaskan Bebanmu
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Sesungguhnya yang jadi masalah itu bukanlah berat absolutnya. Melainkan berapa lama Anda memikulnya”(Stephen R. Covey) Untuk Direnungkan! Kisah klasik tentang seseorang yang masih mau memikul beban berat di pundaknya. Bahkan ketika dia sudah berada di atas sebuah kendaraan, ia masih juga memikulkan beban itu ke pundaknya” Berat Segelas Air Suatu…
Renungan Harian Katolik
4 MAKNA PERJUMPAAN DI JALAN EMAUS
Minggu, 19 April 2026 Oleh Romo Agus CSsR Dua murid yang kecewa karena kematian Yesus di salib melarikan diri dari Yerusalem ke Emaus. Dalam perrjakan itu, Yesus hadir, berbincang-bincang, berjalan bersama mereka namun mereka tidak mengenalinya. Bahkan saat Yesus menjelaskan kitab suci, hati mereka berkobar-kobar, tapi belum juga mengenaliNya. Mereka mengajak Yesus tinggal bersama mereka…
Bekal di Perjalanan
“Selagi kehidupan ini masih berpihak, jangan pernah Anda beranjak.” Kita adalah petani di atas tanah pinjaman semesta. Esok atau lusa, tanah ini akan kembali pada Pemilik-Nya. Maka, selagi musim masih berpihak, tanamlah cahaya agar kegelapan tidak mempunyai tempat untuk tumbuh. Agar sepetak tanah kita tumbuh, jangan biarkan gersang oleh amarah atau mati tertimbun batu harga…
Tuhan Mengajar Kita untuk Mengenali kehadiran-Nya
“Di tengah badai hidup… Yesus lebih dekat dari yang kita kira. Dalam kegelapan itu suara-Nya tetap berkata: “Ini Aku. Jangan takut!” Allah yang Maharahim, kami melihat para murid yang terombang-ambing di tengah danau, berjuang dengan kekuatan mereka sendiri, dan diliputi ketakutan. Berapa sering kami juga seperti itu, Bapa. Berusaha mengendalikan hidup, mengandalkan kekuatan sendiri, tapi…







