Wajah-wajah Rapuh
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Kala dihadang duka, kerapuhan manusia pun akan terlukis pada wajah mereka.”(Suara Kemanusiaan) Manusia itu adalah ciptaan Tuhan yang paling unik, istimewa, dan mulia. Ia dikaruniai akal dan budi sempurna, jika dibandingkan dengan semua ciptaan lainnya. Namun demikian, keistimewaan manusia itu sangat terbatas. Karena pada...
Menerima Kasih Allah Tanpa Syarat
Seorang relawan pendamping anak jalanan pernah berkata, “Anak-anak ini hanya butuh satu hal: diterima. Ketika mereka merasa dicintai, mereka berubah.” Perkataan tersebut sesuai dengan Sabda Yesus. Saat murid-murid menghalangi anak-anak datang kepada-Nya, Yesus justru membuka tangan-Nya dan berkata, “Biarkanlah anak-anak itu datang kepada-Ku, sebab orang-orang seperti inilah yang memiliki...
Kidung Maria
“Maria diangkat ke Surga bukan hanya tentang kemuliaannya, melainkan tentang harapan dan tujuan hidup kita dalam Kristus.” Bapa Yang Maharahim,Surga bersukacita, karena perempuan yang dahulu mengandung Putra-Mu, kini berdiri di hadapan-Mu, tubuh dan jiwa, dalam kemuliaan. Dalam Kitab Wahyu, Tabut Perjanjian-Mu tampak di Surga, disusul dengan penglihatan tentang seorang...
Tradisi Lisan Merana Terlunta
Mosaik Serpihan Kelana -15Pemburu Jejak AnginSimply da Flores Kudengar kisah cerita para pendahuluterpatri dalam ragam sesajen ritual adat budayatentang suka duka pengalaman kehidupanKulihat warisan tradisi terpahat pada sarana sakral sujud sembahPara leluhur melukis makna kelana ziarahapa dan siapa manusia dan jagat rayameskipun diteruskan anak cucu pewaris generasiEntah karena hormat...
Hati yang Sederhana di Hadapan Allah
Tetapi Yesus berkata: “Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Surga” (Mat 19: 14). Allah tidak menghendaki hati yang terbagi. Ia adalah Kebaikan tertinggi, sumber dari segala yang baik, dan tidak ada satu pun ciptaan yang dapat disamakan dengan-Nya. Tapi...
Hidup ini untuk Disyukuri dan Dinikmati
“We think we are OK, eventhough we are not OK.” -Rio, Scj. Beberapa hari lalu, ketika panen kacang tanah, tampilan luar itu tampak bagus mempesona. Tidak ada kerusakan, tak terlihat ada lubang atau tanda-tanda dimakan ulat. Tapi giliran dibuka, ulat merusak isi kacang tanah di dalamnya. Begitu pula dengan...
Bila Tidak Bisa jadi Jembatan, maka Jangan jadi Tembok
“Tuhan menciptakan kita sebagai jembatan, tapi kadang kita sendiri mengubahnya jadi tembok lewat kata dan perbuatan kita.” Kemauan dan niat baik para orangtua dan kerinduan hati anak-anak untuk mendapatkan berkat dari Yesus seakan harus terpendam, karena dilarang oleh para murid-Nya. Sebelum perasaan penolakan itu berubah jadi kekecewaan, Yesus memanggil...
Renungan Harian Katolik
BIARKAN KANAK-KANAK DATANG PADA YESUS
Sabtu, 15 Agustus 2026 Oleh Romo Agus CSsR Yesus mencintai semua orang tanpa kecuali termasuk kanak-kanak. Dia mau dekat dan menyentuh hati semua orang. Saat murid-muridNya menghalangi anaka-anak datang padaNya, Yesus dengan tegas mengatakan:”Biarkan anak-anak datang padaKu, jangan halangi mereka karena merekalah yang empunya Kerajaan Allah”. Mengapa? Karena pada...
Setia dari Awal Sampai Akhir
Iman mengarahkan kita untuk terikat dari awal sampai akhir, pertama kali dan terakhir kali dengan Tuhan. Kita memiliki perjanjian dengan Tuhan. Tuhan itu abadi dan tidak dapat berubah kehendak-Nya, maka yang ditetapkan-Nya berlaku dari awal sampai akhir. Satu bentuk penetapan yang diwartakan ialah, perjanjian perkawinan pria dan wanita. Dasar...
Kasih itu Tidak Sia-sia, ketika Dipersembahkan kepada Allah
“Allah tidak pernah melupakan perjanjian-Nya. Ia mengundang kita untuk membiarkan kasih setia-Nya mengalahkan kekerasan hati kita.” Allah yang Maha Rahim, Putra-Mu membawa kami kembali kepada awal mula. Ketika orang-orang Farisi bertanya kepada Yesus tentang perceraian, mereka sebenarnya sedang mencari alasan untuk menjebak-Nya. Tapi Yesus tidak terjebak dalam perdebatan mereka....
Kesetiaan dan Pengorbanan
Data Pew Research Center tahun 2023 menunjukkan semakin banyak orang muda di dunia Barat menunda pernikahan, bahkan menolak komitmen jangka panjang, karena takut gagal, trauma keluarga, atau tuntutan kebebasan pribadi. Dalam Injil, Yesus berbicara tentang kesetiaan dan makna sejati dari pernikahan serta hidup selibat demi Kerajaan Surga. Ia menegaskan,...
Titian Emas
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Janganlah takut melangkah di atas emas. Takutlah, jika sampai mati pun Anda tak pernah punya titian.”(Didaktika Hidup Sadar) Ketahuilah, bahwa sebuah jembatan yang bermakna pertama-tama bukan karena ia terbuat dari emas, melainkan karena apa yang ada di seberang jembatan itu.” ‘Titian Emas’ adalah sebuah...
Merajut Sabuk Merah Putih
Mosaik Serpihan Kelana -14Pemburu Jejak AnginSimply da Flores Pada kanvas biru nirmalasosok wajah negeri maritim tercintaPara nelayan memecah ombak tekad dengan sampan nasib pasrah bersujudMenjahit gelora laut mengarungi zamanmerah berani membalut raga dan rasaputih sahaja tekad sucimembungkus nurani dan sanubari jiwa“Indonesia tanah airkuinilah negeri tumpah darah anugerah Sang IlahiBagimu...
Kesetiaan yang Berakar dalam Kasih Allah
“Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia” (Mat 19: 6). Ketika orang Farisi mencobai Yesus tentang perceraian, mereka memandang perkawinan hanya sebagai persoalan hukum. Tapi Yesus menegaskan, bahwa kasih antara pria dan wanita itu bukan sekadar kontrak, melainkan...
Jalan
“Jika tidak saat ini kapan lagi?” -Rio, Scj. Penyesalan itu, langkah awal pertobatan. Keluhan itu tidak menyelesaikan persoalan, sebaliknya menambah satu masalah. Sukacita dan syukur membuat berkat berlimpah. Menunda itu membuang anugerah dan berkat. Karena peluang itu tidak pernah bisa diulang. Hidup sekali kok repot. Nikmati, syukuri, dan jalani...