Gamang

“Hidup bukan siapa cepat, tapi bijak melangkah dengan tepat.” -Rio, Scj Banyak dari kita mengira gamang itu sama dengan enggan, bingung, dan sama dengan bimbang. Tapi nyatanya gamang adalah perasaan, ketika kita tahu ada sesuatu yang berubah tidak tahu harus menyebutnya apa dan harus bagaimana. Perasaan yang muncul, ketika...

Takut kepada Apa dan Siapa -2

Mosaik Serpihan Kelana -35Pemburu Jejak AnginSimply da Flores Jika aku Aparat Penegak HukumAku pasti tidak takut kepada rakyatkarena aku mempunyai kekuasaan dan sangat tahu aturan hukumSedangkan umumnya rakyat tidak mengerti hukumserta hanya sedikit yang kayadan mengerti aturan dan hukumAku tidak takut judul ‘keadilan berdasarkan ketuhanan yang maha esa’karena itu...

Pembaruan Hidup dalam Kristus

“Tapi anggur yang baru harus disimpan dalam kantong yang baru pula” (Luk 5: 38). Tuhan Yesus menegur kecenderungan manusia yang ingin mempertahankan hidup lama, sambil hanya menambahkan sedikit hal baru; ingin mengikuti Kristus tanpa sungguh hati untuk berubah. Kehidupan lama yang penuh kebiasaan buruk, dosa, dan pola pikir duniawi...

Ketika Kita Kehilangan Momen Untuk Mencintai

“Menghakimi dan mengkritik sesama yang dilakukan, karena kebencian, iri hati, dan dendam itu sesungguhnya menutup peluang kita untuk mencintai mereka.” Dalam Injil, orang-orang Farisi telah kehilangan momen untuk mencintai, ketika mereka mengkritik Yesus dan para murid-Nya. Mereka fokus pada kelemahan, kekurangan, dan kesalahan orang lain daripada belajar untuk memeluk...

Refleksi Filosofis Antropologis:
Mulut Bocor

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Mulutmu adalah harimaumu”(Peribahasa Bangsa) Sepintas kilas, esensial dari ungkapan ‘mulut bocor,’ adalah orang yang bercerewet. Jika kita kupas secara mendalam lewat mata pisau ‘filosofis antropologis’, ternyata sungguh sangat luas dan mendalam maknanya. ‘Zoom Logon Echo’, “Manusia adalah makhluk yang berlogos/ berkata-kata,” demikian filsuf Aristoteles....

Renungan Harian Katolik
HIDUP BERIMAN IBARAT ANGGUR BARU PADA KANTONG KULIT YG BARU

Jumat, 04 September 2026 Oleh Romo Agus CSsR Praktek beriman kita seringkali terjebak dalam “keharusan berpuasa” daripada “Apa arti puasa sesungguhnya”Hidup beriman setiap pengikut Kristus itu ibarat anggur baru dalam kantong kulit yang baru. Setelah menjelaskan bahwa puasa sesungguhnya mendekatkan manusia pada Allah, Yesus mengajarkan tentang cara hidup orang...

Jurus Pamungkas

“Bukan sembarang jurus dan asal digunakan dalam perkelahian atau pertempuran, melainkan untuk pengendalian diri agar kita rendah hati.” -Mas Redjo Dalam kanuragan, jurus pamungkas itu tidak asal digunakan, tapi di saat kepepet, terpojok, dan bahkan saat genting. Jurus itu digunakan secara terukur dan tidak untuk mencederai, tapi agar lawan...

Napas Hidup sebagai Wujud Ibadah

Melangkah dalam jejak-Nya berarti bersedia dibentuk dari dalam, membiarkan seluruh kehendak pribadi tunduk pada keagungan cinta-Nya yang universal. Setiap lekuk batin kita perlahan dihaluskan, mengubah amarah menjadi sabar dan ego menjadi sebuah penyerahan yang utuh. Di dalam dekapan kasih-Nya yang menyejukkan, kita menemukan sebuah rumah bagi jiwa yang lelah,...

Rahmat Tuhan Mengubah Arah Hidup Beriman

“Ketika Yesus masuk ke dalam perahu kita, rahmat mengubah arah hidup kita.” Allah yang Maha Rahim,Dalam Injil, Yesus masuk ke dalam perahu Simon Petrus, tempat yang sangat biasa dalam hidupnya. Di sanalah ia bekerja, berjuang, berharap, dan mengalami kegagalan. Semalaman ia menangkap ikan, tapi tidak memperoleh apa-apa. Justru ke...

Diutus untuk Jadi Penjala Manusia

Dunia dewasa ini, dengan segala kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan, di samping membawa kebaikan bagi kehidupan manusia, juga membawa berbagai masalah. Salah satunya ialah manusia terperangkap dalam sikap menjadi ‘tuan’ atas sesama dan ciptaan lain. Akibatnya, orientasi manusia bukan lagi menuju ‘dunia yang akan datang’, melainkan terpusat pada dunia...

Madu

“Yang terlihat manis kadang menipu.” -Rio, Scj. Tidak semua madu itu manis, faktanya ada madu hitam yang cenderung pahit. Ada madu lanceng yang cenderung masam. Mungkin karena sudah terpatri dalam memori otak kita, bahwa madu itu pasti manis. Jadi semua yang namanya madu itu harus manis. Ternyata faktanya bicara...

Takut kepada Apa dan Siapa?-1

Mosaik Serpihan Kelana -34 Pemburu Jejak Angin Simply da Flores 1.Kepada semua orangAku takut karena tak mampu menjadi sesama saudaraAku takut tak bisa menjadi yang mereka harapkanAku takut pada tanya karena tak bisa temukan jawaban sempurnaAku takut pada debu tanahkarena tak bisa berlari menghindarinyaAku takut pada mentari bulan dan...

Usaha Tidak Mengkhianati Hasil

Simon menjawab: “Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga” (Luk 5: 5). Manusia menggunakan pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki untuk bekerja agar hidup makmur sejahtera. Semakin banyak usaha yang dilakukan, harapannya semakin banyak pula hasil...

Jadilah Perahu dan Jala Tuhan

“Sekuat dan sebagus apa pun sebuah perahu dan jala bukan semata tergantung pada bahan buatannya, melainkan pada orang yang mendayung dan menggunakan untuk menjala. Bila perahu dan jala hanyalah benda mati yang berfungsi, ketika disentuh oleh tangan manusia, maka engkau adalah manusia yang dipercaya oleh Tuhan untuk menjala manusia.”...

Sebuah Sinergisitas Ideal

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK. “Seorang suami membangun rumah, tapi istrilah yang membawa masuk matahari ke dalam rumah, dan anak-anak akan melihat jalan.”(Didaktika Hidup Ideal) Apa yang dibangun oleh sang suami?Ya, yang dibangunnya adalah: fondasi yang kokoh, struktur yang lengkap, dan suatu perlindungan. Selain itu, dibutuhkan juga bahan-bahan dasar...