Luk. 5 : 27-32Kabar Baik dari Tuhan untukmu: “Jika dosa menjauhkan kita dari Tuhan, maka pengampunan Allah selalu mencari, menemukan dan membawa kembali kita kepada-Nya, asalkan pertobatan jadi tanda pengenal pada diri kita.” Dalam Injil, kita mendengar isi hati Yesus: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang…
Puasa Berbuah Pembaharuan
Dalam puasa masa Prapaskah ini kita diterangi untuk melakukan amal dan berdoa. Ini merupakan cara-cara kita berpuasa. Hal berikut yang amat penting, ialah buah atau hasil melakukan puasa itu. Dengan berpuasa orang mendapatkan pembaharuan hidup. Nabi Yesaya mengatakan, bahwa orang yang berhenti menyusahkan dan menyakiti sesamanya, lalu berbalik untuk berbuat baik dan beramal kasih kepada…
Ruang Berproses
Ada satu tempat: ruang untuk melihat apa yang sedang terjadi. Di tempat itu ada seorang pribadi yang menjalani hidup dalam keheningan. Hidup ini tidak pernah berhenti. Ada petunjuk waktu yang terus-menerus berputar: pagi – siang – malam. Dimaknai di setiap putaran waktu, antara ‘Kronos’ dan ada ‘Kairos’. Waktu ‘Kronos’: detik, menit, jam, hari, bulan, dan…
Migunani tidak harus Utuh
Layaknya sebuah bejana tua yang retak, kami tidak lagi utuh kendati ingin migunani Migunani itu tidak berarti harus utuh. Artinya, dalam kondisi retak adalah bentuk keberanian tertinggi. Kami tidak lagi memberi dari ‘kelebihan’, tapi memberi dari ‘kedalaman’. Saat kami berhenti berusaha untuk jadi sempurna, di situlah kami jadi sangat nyata bagi orang lain, bahwa ‘hidup…
Allah yang lebih Dahulu Memanggil
Ketika Yesus pergi ke luar, Ia melihat seorang pemungut cukai, yang bernama Lewi, sedang duduk di rumah cukai. Yesus berkata kepadanya: “Ikutlah Aku! (Luk 5: 27). Penginjil Lukas menampilkan Yesus yang memanggil Lewi, seorang pemungut cukai, untuk mengikuti-Nya. Kisah ini mengingatkan kita, bahwa pertobatan bukanlah terutama usaha manusia untuk jadi layak, melainkan tanggapan atas panggilan…
Pembaruan Sejati Dimulai dari Hati yang Bertobat
“Prapaska bukan hanya berpuasa dari makanan, melainkan juga belajar, di meja siapa kita duduk makan bersama.” Di tengah perjalanan Prapaskah ini, Injil menyingkapkan hati Yesus. Ia melihat Lewi duduk di meja cukainya; terikat oleh masa lalu, dipandang hina oleh banyak orang. Orang melihatnya sebagai pengkhianat. Tapi Yesus melihat seorang yang masih bisa bangkit. “Ikutlah Aku.”…
Jejak Kelana Nafas-49
Bocah Angin-545
Dasyatnya… ‘Sekarang’
1.Wow… dasyatnya sekarangAku masih sadar akan waktuAku sekarang sedang ada dan menjadiAku sungguh alami fakta dasyatbahwa sekarang nyata terjadidan kemarin tak pernah kembaliEntah apakah bisa sampai besok nantiEntah ada waktu dan tempat bersemiEntah terus ada dan menjadi?Aku tak tahu dan tak mau pedulikarena dasyatnya itu sekarangApa pun yang terjadi… 2.Wow… dasyatnya sekarangAku masih bisa bernafasAku…







