Memeluk agama itu sebagai hak dan pilihan individu atau kelompok. Tapi sifat natural manusiawi yang berambisi, suka promosi diri, dan ingin posisi atau jabatan itu sering mempengaruhi keyakinan setiap orang. Tuhan Yesus meminta kita tidak memiliki cara hidup beriman seperti itu. Ia justru menghadirkan hidup beriman yang berlawanan dengan ambisi, promosi, dan posisi. Para pemuka…
Sandaran Terbaik
Sebelum hiruk-pikuk dunia menyita hari ini, mari kita merenungkan satu kebenaran hakiki tentang perjalanan hidup kita. “Jika engkau tidak membuat dirimu kuat, walaupun banyak orang membantumu, kau tidak akan bisa berdiri. Itulah hidup sejati.” Payung terbaik itu tidak menghentikan hujan, tapi membuat kita terus berjalan. Pertolongan orang lain adalah bonus, ketangguhan itu adalah kepastian. Tepuk…
Hati yang Berserah
“Janda miskin itu memberikan seluruh hidupnya, karena ia percaya Bapa akan memeliharanya.” Allah yang Maha Rahim, Putra-Mu menunjukkan kepada kami dua cara hidup yang sangat berbeda:Yesus memperingatkan para murid-Nya tentang para ahli Taurat. Mereka senang dihormati, dipuji, dan dianggap penting. Mereka tampak saleh di hadapan banyak orang, tapi hatinya sibuk mencari kepentingan diri sendiri daripada…
Tuhan Melihat Hati
“Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak daripada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan” (Mrk 12: 43b). Allah tidak terkesan oleh penampilan. Yesus menyingkapkan hati manusia. Dunia sering menilai dari jumlah, dari penampilan luar, dari besar kecilnya kontribusi. Tapi Tuhan melihat motivasi dan kasih yang tersembunyi di dalam lubuk…
Panggung Sandiwara
“Kebenaran berjalan sendirian, kepalsuan beraninya keroyokan.” -Rio, Scj. Yang hobi memancing pasti tahu, jika air jernih kemungkinan ikannya sedikit, sementara air keruh pasti banyak ikannya. Begitulah gambaran nyata hubungan manusia sekarang. Makin tulus dan bersih hati seseorang, kian sering dia harus hidup dalam kesendirian. Sebaliknya makin licik dan penuh tipu daya seseorang, anehnya kian banyak…
Kelana Kampung dan Kota -51
Simply da Flores
Aku Tertulis untuk Menulis
Dengan kata aku tertulisdalam desiran angin lintas batasdalam halaman ruang tak bertepidalam wajah waktu tanpa batasDengan angka aku tercatatpada wajah fakta siang malampada rindu damba di anganpada harapan membara di dadapada ketidakpastian penuh misteri Aku tertulis dengan kata namadalam kisah cerita bersemiAku tertulis dengan angka waktudalam sosok peristiwa silih bergantiAku harus ada dalam waktuAku terus…
Melayani dengan Tulus dan Tanpa Pamrih
Kebaikan yang berakar pada kasih itu tidak dilakukan untuk mencari pujian atau pengakuan, tapi kebaikan itu sendiri. Paulus berpesan kepada Timotius untuk tetap setia pada firman Tuhan dan menyerahkan seluruh hidupnya untuk melayani. Paulus tahu, bahwa ia akan segera meninggal, dan pesan ini adalah pesan terakhir kepada Timotius untuk tetap teguh dalam iman dan tugas…







