Ada sepasang suami istri yang sudah berusia di atas 60 tahun. Anak-anak dan cucunya tinggal di rumahnya masing-masing. Sang istri menderita katarak pada kedua matanya yang mengakibatkan ia tidak bisa melihat sama sekali. Suami itu yang harus mendampingi dan menolongnya setiap saat. Anak-anak dan cucunya sering bergantian melayaninya pula. Wanita itu dapat mengenal dengan baik…
Oase Pentakosta:Menembus Pintu Terkunci
“Ketika hari sudah malam… berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci, karena mereka takut…” (Yohanes 20: 19). Mari kita membawa pertanyaan ini ke dalam aktivitas kita sepanjang hari: “Pintu apa di dalam hidup saya yang saat ini masih terkunci rapat, karena rasa takut atau ego?” Serahkanlah kunci itu kepada Roh Kudus. Biarkan…
Dihidupi Roh Kudus
“Roh Kudus datang, karena Allah siap mengubah hati mereka.“ Allah yang Maha Rahim,hari ini Gereja-Mu merayakan bukan sekadar peristiwa yang pernah terjadi dua ribu tahun lalu, melainkan hari, ketika nafas Surga kembali dihembuskan ke bumi. Para murid mengunci diri dalam ketakutan. Walaupun mereka telah mendengar kabar kebangkitan Yesus, hati mereka masih dipenuhi kebingungan dan kecemasan….
Sahabat yang Paling Agung
“…dan tidak ada seorang pun, yang dapat mengaku: ‘Yesus adalah Tuhan’, selain oleh Roh Kudus” (1 Kor 12: 3). Setiap orang Kristen yang telah dibaptis pasti menerima Roh Kudus, tapi sering kali hal ini tidak disadari, padahal Pribadi Allah Roh Kudus inilah yang akan membantu setiap orang Kristen untuk hidup dalam imannya akan Yesus Kristus….
Pintu
“Sukacita dan damai datang saat pintu syukur kita buka, sebaliknya bahagia dalam keluarga sirna saat pintu rumah tidak pernah dibuka.” -Rio, Scj. Pernah membanting pintu saat kesel dan marah? Pintu yang tidak salah itu dibanting dan ditendang. Faktanya kita tetap membuka dan melewati pintu yang sama. Stop menghina dan merendahkan sesama, mungkin saja yang dihina…
Kelana Kampung dan Kota -38
Simply da Flores
Pada Tiang Sasi dan Salib Merah
1.Tiang Sasi ini dari kayu hutan tanah Papua iniRitual adat budaya ini kami terima sebagai warisan adat budaya leluhurKami tidak meminta terlahir di tanah iniKalian orangtua leluhur pun samatidak meminta menjadi pewaris suku di tanah iniMaka …ketika suara kami tak mampu bergema mengetuk kesadaran sesamaKetika kekuatan tangan kami tak bisa melawan mesin dan alat beratKetika…
Diutus jadi Pembawa Damai
Dewasa ini dunia kita dipenuhi dengan kekerasan, peperangan, luka, kebencian, dan keputusasaan. Di tengah realitas itu, sebagai pengikut Yesus, kita dipanggil untuk jadi pembawa damai, suara pengampunan, dan tangan yang menyembuhkan. Itulah inti dari perayaan Pentakosta, saat Roh Kudus turun atas para Rasul, sebagaimana yang kita rayakan pada hari ini. Sebelum Pentakosta, para murid hidup…






