Kategori: MONSIGNOR RD INNO NGUTRA

Ketidakjujuran Melukai Orang Lain, tapi Membunuh Diri Sendiri

“Ketidakjujuran melahirkan kebohongan dan tipu daya, yang akan melukai sesama, tapi dia akan membunuh diri ini perlahan-lahan.” Di akhir Injil (Luk. 16: 1-8) kita membaca ayat ini, “Anak-anak dunia ini lebih cerdik daripada anak-anak terang.” Kecerdikan itu adalah kemampuan seseorang untuk dengan cepat menyelesaikan masalah atau mencari jalan ke...

Tuhan sedang Mencarimu

“Ke mana pun dosa menyembunyikanmu, tapi pengampunan Allah akan terus menerus mencarimu sampai menemukan pada momen pertobatanmu.” Rahasia terdalam hati Allah ialah keselamatanmu. Allah tidak pernah tenang hati-Nya sampai memastikan, bahwa engkau telah ditemukan-Nya dalam momen pertobatan. Rahasia hati Allah itu terekspresi lewat perumpamaan Yesus tentang domba tersesat yang...

Berani Berkata:
Cukup

“Banyak masalah; kerakusan, sakit, perampokan, dan lain-lainnya terjadi dalam hidup, karena orang belum berani mengatakan: sudah cukup untuk yang dimakan, dicari, dan diperoleh.” Dalam Injil (Luk. 14: 25-33), kita diajak untuk meninggalkan dan menanggalkan semua keterikatan emosional, materi, bahkan keinginan-keinginan kita untuk mengikuti Yesus. Santa Teresia dari Avila mengatakan,...

Mencicipi Menu Surgawi di Dunia

“Bila di dunia ini Anda tidak membiasakan lidah ini mengecap menu surgawi, maka sesungguhnya Anda akan kelaparan di tengah kelimpahan santapan surgawi.” Gambaran Yesus tentang Perjamuan surgawi yang kita dengar dari cerita perumpamaan dalam Injil menjelaskan secara tepat yang kita sebut sebagai Ekaristi Kudus. Bahwa setiap saat Tuhan mengundang...

Engkau adalah Penghuni Surga yang masih Hidup di Dunia

“Tempat kita yang sesungguhnya adalah Surga. Sekarang kita diizinkan hidup di dunia ini untuk mempersiapkan tempat kita di Surga.” Pertanyaan mendasar yang dihadapi oleh manusia dalam setiap generasi adalah “Ke manakah jiwa setelah kehidupan di dunia ini?” Dari jawaban banyak orang, tentunya kita kembali kepada Yesus yang memberikan kepastian...

Orang Kudus di Surga Menantimu

“Menjadi orang kudus bukanlah sesuatu yang mustahil. Dia, engkau dan aku bisa menjadi orang kudus asalkan kita mau.” Betapa indahnya ajaran Gereja Katolik, ketika mengajarkan tentang pentingnya Gereja atau persekutuan sebagai sarana keselamatan, yang memungkinkan kita memaknai perayaan Hari Raya Semua Orang Kudus ini. Gereja Peziarah adalah kita manusia...

Menjadi Berkat Bagi Sesama

Kebebalan hati umat Israel membuka ruang bagi bangsa lain untuk menerima keselamatan. “Barang siapa yang meninggikan diri akan direndahkan dan barang siapa yang merendahkan diri akan ditinggikan.” Inspirasi Firman Tuhan untuk kita : Katakanlah pada diri sendiri sekarang: “Aku bisa menjadi berkat bagi orang lain di sekitarku.” Monsignor Inno...

Kesombongan akan Meninggikan Gengsi, tapi Merendahkan Martabatmu

“Kesombongan akan melambungkan gengsimu dalam sesaat, tapi di puncak ketinggian, ia akan membiarkanmu jatuh bebas ke bumi dan mati.” Dalam Injil, Yesus berbicara tentang kerendahan hati dan kesombongan. Kata-Nya, “Barang siapa meninggikan dirinya akan direndahkan, dan barang siapa yang merendahkan dirinya akan dintinggikan.” Dalam hidup, kita menyaksikan dua tipe...

Menolak Kebaikan, tapi Merangkul Kejahatan

“Sadar atau tidak, tapi kadang karena ketakutan atau memang pilihan sendiri, kita menolak orang baik dan kebaikan, tapi menerima, merangkul dan menikmati kejahatan.” Entahkah karena rasa sayang kepada Yesus, atau ketakutan terhadap Herodes, maka orang-orang penduduk Yerusalem menganjurkan agar Yesus meninggalkan Yerusalem, karena Herodes ingin membunuh-Nya. Ya, dengan itu...

Kesediaan untuk Dipanggil dan Diutus

“Kesediaan dan kerelaan untuk diutus adalah faktor penting dalam sebuah panggilan, karena panggilan tanpa perutusan adalah sebuah kemustahilan.” Pada pesta Santo Simon dan Yudas, Rasul, kita diajak untuk merenungkan tentang, bagaimana proses pemilihan para Rasul dan kerelaan mereka untuk diutus. Bagi Yesus, pemilihan orang yang tepat sangat menentukan kesuksesan...

Gerakan Kecil, tapi Mengubah dan Menumbuhkan

Terhadap orang-orang yang kelihatan super sibuk tanpa kejelasan apa-apa, mereka dicap, “Banyak gerak, tapi tanpa gerakan.” Artinya, gerakan yang dilakukannya tanpa hasil dan tanpa daya guna. Yesus mengumpamakan Kerajaan Allah itu bagaikan biji sesawi yang terlihat kecil, ketika ditaburkan, ia berpotensi tumbuh menjadi pohon tempat hinggap dan berteduh bagi...

Berlagak Suci

“Kesucian yang Anda gapai hendaknya membuatmu semakin rendah hati dan mencintai sesama. Bila yang terjadi adalah Anda memandang remeh dan menganggap orang lain tidak layak berdiri bersamamu di hadirat Allah, maka sesungguhnya ‘berlagak suci’ adalah karaktermu.” Kepala Rumah Ibadat gusar melihat Yesus berbuat baik, di satu pihak menegakkan aturan...

Di Wajahmu Kutemukan Tuhanku

“Ketika engkau menemukan Tuhan dalam wajah sesamamu, maka cintamu kepada mereka takkan berbatas dan bersyarat. Sebaliknya, cintamu kepada sesama itu akan berbatas dan bertepi bahkan berakhir, bila engkau tidak menemukan Tuhanmu pada wajah sesamamu.” Dalam Injil (Mat. 22: 34-40), Yesus berbicara tentang hakikat diri kita sebagai ciptaan dan putra-putri...

Allah Sangat Sabar Terhadapmu

“Bila engkau masih ada di hari esok itu bukan karena sangat suci dan berjasanya Anda, sehingga nafas hidup Tuhan anugerahkan kepadamu sebagai imbalan, melainkan semuanya karena Tuhan sangat sabar menanti melihat pertobatanmu, yang menjadi syarat untuk mendapatkan pengampunan-Nya.” Dalam Injil (Luk. 13: 1-9), Yesus menekankan beberapa hal penting sebagai...

Berdamai dengan Lawan

“Berdamai dengan lawan atau musuh itu bukan menampilkan sisi lemah kita, melainkan mencerminkan kelembutan hati yang ingin hidup damai dan tenang.” Kecenderungan manusiawi kita adalah menghabisi lawan atau musuh kita. Terhadap para musuh atau lawan, muncul hasrat besar untuk mematikan mereka. Yesus memberikan nasihat agar kita memadamkan api dendam...