Kategori: MONSIGNOR RD INNO NGUTRA

Kita Terluka atas Izin Sendiri

“Kita terluka atas izin sendiri. Maka jangan biarkan orang lain melukai dengan kritikan yang mereka berikan dari sedikit pengetahuan dan pengenalan tentang kita.” Bukannya orang-orang yang mengenal Yesus bangga atas yang dicapai oleh-Nya, melainkan mereka tidak percaya, bahkan menolak kehadiran-Nya sebagai akibat dari iri hati dan rasa cemburu terhadap...

Jadi Batu Penjuru, bukan Batu Sandungan

“Kita adalah putra-putri Allah yang diciptakan oleh Allah secitra dengan-Nya, namun kadang kita memilih untuk menjadi mirip dengan bahkan lebih kesetanan lagi dari Setan dengan membiarkan mulut dan tangan kita digunakan untuk melakukan kejahatan.” Ketika Petrus berani menegur Yesus atas derita yang akan dilalui-Nya, Yesus bukannya memuji dan berterima...

Menari di atas Derita Orang Kecil

“Banyak sekali secara sengaja dan sadar demi menggapai keinginan dan tujuan pribadi, kita tega memanfaatkan orang kecil dan miskin.” Khotbah tentang kemartiran Yohanes Pembaptis, ketakberdayaan Raja Herodes dan senyum atas terbalasnya dendam Herodias terhadap Yohanes Pembaptis sudah banyak dibaca dan didengar. Tapi ada satu hal menarik dalam kisah itu,...

Jagalah agar Pelita Jiwamu Tetap Bernyala

“Semua orang berharap, bahwa suatu waktu nanti mereka akan masuk Surga. Tapi mereka kurang mempersiapkannya selama hidup terberi kepada mereka di dunia ini.” Pengalaman Santa Monika itu sangat menginspirasi. Seharusnya seseorang mempersiapkan jalan ke Surga itu bukan hanya bagi orang lain, melainkan juga bagi diri sendiri. Lewat doa yang...

Kesetiaan yang Melahirkan Kepercayaan

“Jangan berharap agar orang percaya padamu, jika kau sendiri tidak mampu menunjukkan kesetiaan kepadanya. Sebaliknya, ketika kau berlaku taat dan setia, maka kepercayaan itu akan mendatangimu.” Yesus menegaskan dalam Injil, “Berbahagialah hamba, yang didapati Tuannya sedang melakukan tugasnya, ketika Tuannya datang. Sungguh, Tuan itu akan mengangkat dia jadi pengawas...

Orang Munafik:
Hebat di Luar, Hancur di Dalam

“Orang munafik itu selalu terlihat hebat, glamour, dan sok suci dari aspek lahiriah/fisik, tapi di dalam hatinya selalu tersimpan rencana dan niat jahat terhadap orang lain.” Yesus mengingatkan, bahkan mengkritik kita yang berlaku munafik dengan kata-kata yang tegas dan keras: “Kalian seperti kuburan yang dilabur putih. Sebelah luarnya tampak...

Lepaskan Topeng Kemunafikan Diri

“Kemunafikan membuat seseorang menampilkan sifat kepura-puraan, mudah mengobral janji, tapi susah ditepati. Seorang munafik itu selalu tampil dengan topeng yang melindungi kebobrokan dirinya.” Dalam Injil, Yesus mengeritik pedas para Kaum Farisi yang bermulut manis di hadapan Jemaat, tapi hatinya dipenuhi keinginan jahat untuk merampas hak dan harta orang lain,...

Jangan Gegabah Menilai

“Mempersilakan orang untuk melihat, mengalami, dan memutuskan sendiri adalah lebih baik dan bijak daripada memaksakan mereka untuk mengikuti yang kita yakini sebagai kebenaran. Namun adalah tugas kita untuk menjelaskan kebenaran itu daripada membiarkan dia mencarinya, sehingga keliru atau bahkan salah menafsirkannya.” Dalam Injil, Filipus membawa Natanael kepada Yesus melalui...

Karaktermu Terlihat di Balik Kuasamu

“Jika ingin mengetahui keaslian karakter seseorang, berilah dia kekuasaan. Karena tanpa mencari tahu tentangnya, maka ia akan menampilkan identitas dan karakternya dari yang dia katakan dan perbuat dalam kekuasaannya.” Kekuasaan itu selalu menarik untuk dilupas. Bahwa setiap komunitas atau kelompok masyarahat, selalu memerlukan Pemimpin yang menjalankan roda komunitas atau...

Perbuatan yang Berbicara tentang Kasih Tuhan

“Ketika Anda mampu melakukan yang Anda katakan, maka orang lain akan tahu, bahwa Anda bukan pembohong.” Di sekitar kita ada orang-orang yang bermulut manis, entah dengan tujuan menipu orang lain atau demi mendapatkan yang diinginkannya. Terhadap mereka yang enggan jadi pelaksana dari yang dikatakannya, Yesus berkata, “Turutilah dan lakukanlah...

Ketika Tuhan Dicintai dan Sesama itu Dibenci

“Dalam keadaan sulit, mungkin masih lebih terpuji, jika kita tidak percaya akan Allah, tapi mencintai sesama daripada mengklaim diri sebagai orang beriman dengan membenci dan membunuh sesama demi Allah, dan kita merasa sedang menyenangkan hati-Nya.” “Jika inilah penghayatan imanmu, maka aku pastikan, bahwa allahmu dan Allahku berbeda.” Ketika Ahli...

Biasakanlah Lidahmu Mengecap Menu Surgawi di Dunia

“Jika kau tidak membiasakan lidahmu mengecap menu surgawi di dunia ini, lalu bagaimana engkau bisa mengecapnya di Surga, bila menu yang sama terhidang setiap saat di sana? Tapi satu yang pasti, jika lidahmu tidak bisa mengecapnya di Surga, maka pasti Surga bukan tempat yang cocok bagimu.” Keselamatan itu adalah...

Terkurung dalam Penjara Buatan Sendiri

“Ketika Anda memelihara iri hati, maka ia akan mengurung, menyiksa dan perlahan-lahan akan membunuhmu.” Rasanya Tuan Kebun berlaku tidak adil dan tak berbelas kasihan, karena memberi imbalan yang sama kepada semua pekerja, walaupun masing-masing memiliki waktu kerja yang berbeda. Hal ini, jika kita menilai dari sisi para pekerja. Tapi...

Memilih Tuhan adalah Pilihan Terbaik

“Anda mempunyai kebebasan untuk memilih, ketika masih berada di dunia ini, karena sesungguhnya yang terjadi di kehidupan akhirat adalah saatnya Anda hanya menerima nasib yang ditentukan oleh pilihanmu di dunia ini.” Hidup menyediakan beragam pilihan, dan Anda tidak mungkin mendapatkan semua yang Anda inginkan saat hidup masih terberi kepadamu....

Jangan Jadi Pecundang di Negeri Tercinta ini

“Kita tidak mengangkat senjata untuk berperang melawan penjajah. Kita pun tidak harus mengucurkan darah demi mempertahankan Negeri Indonesia yang elok permai ini. Kita hanya diminta untuk mengisi kemerdekaan ini dengan berbuat baik, menjalin persatuan, dan menjaga keamanan serta kedamaian.” Hari ini ketika kita merayakan hari kemerdekaan bangsa Indonesia, kita...