Berani Menentang Kejahatan
Posted On 1 September 2026

Mengapa kejahatan tidak pernah punah? Entah orang baik diam menyaksikannya, ataukah kita takut sehingga bersekongkol dengannya, atau mungkin juga kita suka jadi pelaku kejahatan, sehingga kita membiarkannya terjadi dan menghancurkan orang lain.
Sebagai murid Yesus, kita ditantang oleh Yesus dengan keberanian dan kuasa-Nya untuk menentang dan mengusir kuasa Setan, ketika Ia menghardiknya: “Diam, ke luarlah dari padanya!” Setan menghempaskan orang itu ke tengah-tengah orang banyak, lalu ke luar daripadanya dan sama sekali tidak menyakitinya” (Luk 4: 35).
Pantaslah kita bertanya diri:
- Apa reaksi kita, bila kejahatan terjadi di sekitar kita? Diam, takut, atau membiarkannya?
- Beranikah kita menanggung resiko sebagai konsekuensi melawan kejahatan dan orang jahat?
- Apa yang kita bisa lakukan untuk memulihkan kerugian yang diderita oleh orang lain akibat kejahatan?
Bila kita takut menghadapi kejahatan, setidak-tidaknya jangan membiarkan diri ini digunakan oleh orang jahat untuk melakukannya.
Monsignor Inno Ngutra, Pr
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.