Sabar itu Aktif
Sabar itu bukan seperti anggapan banyak orang, yaitu semudah menahan sesak di dada atau sekadar ngelus dada. Sabar tanpa nalar justru bisa berubah jadi kepasrahan yang buta. Sebuah kelemahan yang disamarkan seolah-olah sebuah kebajikan. Contoh nyata adalah, ketika sakit kita hanya berdoa dan pasrah menahan rasa sakit itu. Kita...
Perhatian yang Menghangatkan Jiwa
Sore ini saya tersentuh oleh sapaan seorang mahasiswa, “Grandpa, kami tunggu cepat kembali bersama kami.” Sebuah perhatian kecil yang menghangatkan jiwa. Saya jadi teringat pesan bijak beberapa saat sebelumnya: “Hidup tidak selalu sempurna, yang terjadi tidak selalu kita suka, tapi kita bisa selalu bahagia dengan mensyukuri yang ada.” Saya...
Di Balik Baju Batik
Vivat Cor Iesu
Puluhan tahun lalu, sebuah tindakan sederhana dilakukan tanpa pamrih: memberikan sepotong baju batik kepada seorang murid SMA agar ia bisa tampil percaya diri bersama teman-temannya. Kini, murid itu telah tumbuh jadi Pelayan Agung bagi ribuan umat. Saat memberikan wejangan di hadapan para pelayan jemaat, ia tidak bicara tentang teori...
Caregiver A.S.A.P
Akronim A.S.A.P (Asal Selalu Ada Perhatian) membawa makna mendalam bagi para terapis dan ‘caregiver’. Ketika dunia medis angkat tangan, perhatian yang tulus dan kehadiran yang utuh jadi obat yang paling menyembuhkan. Melalui permenungan ini, kita diingatkan, bahwa jadi ‘manus longa Dei’ (perpanjangan tangan Tuhan) adalah panggilan bagi siapa saja....
Suara Keheningan
Keheningan itu bukanlah ruang kosong tanpa suara, melainkan tempat paling mewah, di mana batin berhenti mengejar dunia agar jiwa ini bisa kembali mendengar petunjuk dan sapaan lembut Tuhan. Keheningan adalah Tuhan yang berbisik kepada jiwa yang rindu. Di dalam kamar batin yang tenang itu, suara-Nya melarutkan segala gelisah kita....
Sandaran Terbaik
Sebelum hiruk-pikuk dunia menyita hari ini, mari kita merenungkan satu kebenaran hakiki tentang perjalanan hidup kita. “Jika engkau tidak membuat dirimu kuat, walaupun banyak orang membantumu, kau tidak akan bisa berdiri. Itulah hidup sejati.” Payung terbaik itu tidak menghentikan hujan, tapi membuat kita terus berjalan. Pertolongan orang lain adalah...
Menjadi Air Bersih
Saat ini, kita hidup di era di mana informasi datang layaknya banjir bandang. Setiap hari, layar ponsel kita diguyur oleh ribuan berita, opini, dan tren yang tak henti. Mari kita renungkan satu hal, ketika banjir melanda, hal yang paling sulit ditemukan justru adalah air bersih. Begitu pula dengan jiwa...
Ojo Tan Gagas
Sebuah pengingat kecil agar batin kita boten kéntir (hanyut) ‘rubedaning’ jaman: Dunia sering memaksakan kehendaknya lewat ambisi, materi, tren, maupun konflik. Dengan memegang prinsip “Ojo Tan Gagas,” kita diajak untuk jadi nakhoda atas diri sendiri, hidup dengan kesadaran penuh, dan tidak membiarkan nilai-nilai luhur kita luntur oleh ego duniawi....
Bahtera Jiwa
“Pernahkah kita ingin menyerah saat badai hidup itu menerpa?” Pepatah “Sekali layar terkembang pantang surut ke buritan” itu menegaskan komitmen total untuk kita agar tidak berbalik arah saat menghadapi kesulitan. Itulah prinsip hidup kita! Iman sejati itu teruji bukan saat laut tenang, melainkan ketika kita berani mengencangkan layar dan...
Jujur, Aku Lelah…
Jujur, pagi ini aku lelah, karena jenuh: Seharusnya, seperti burung lepas yang mengikuti sepanjang jalanku. Aku bisa bebas menikmati hidup yang sedang kujalani. “Sekiranya aku diberi sayap seperti merpati, aku akan terbang dan mencari tempat yang tenang” (Mazmur 55: 7). Ayat ini menunjukkan, bahwa bahkan seorang Raja besar pun...
Ngudoroso:
Tangga Masa Depan Anak
Jadi Ibu adalah sebuah pengembaraan panjang tanpa peta. Sering kali jalan-jalannya terasa terjal menanjak, menguras daya, dan diselimuti kabut kekhawatiran tentang hari esok sang buah hati. Tapi di atas tanah Pertiwi ini, ada fondasi iman dan kemanusiaan yang menjaga langkah agar tidak goyah. Dalam sunyi, ia ‘ngudoroso’; berbisik pada...
Jembatan Keikhlasan
Tangan yang memberi itu tidak pernah kekurangan, dan hati yang rela berkorban tidak pernah kehilangan. Idul Adha mengajarkan kita, bahwa pengorbanan terbesar bukanlah melepaskan apa yang kita benci, melainkan merelakan apa yang paling kita cintai demi kebaikan yang lebih besar. Saat ego kita tunduk oleh rasa peduli pada sesama,...
Menjaga Keintiman dengan Allah
Apa itu Entropi? Entropi adalah hukum alam, bahwa segalanya akan otomatis berubah dari teratur menjadi berantakan, jika dibiarkan tanpa perawatan (seperti rumah yang pasti berdebu, jika tidak disapu). Hidup rohani demikian juga. Iman kita tidak pernah statis. Jika tidak sengaja didorong untuk maju lewat usaha yang sadar, iman akan...
I Love You Because…
Selamat pagi, jiwa terkasih. Lagu klasik Jim Reeves, “I love you because you’re you,” mengingatkan kita akan satu kebenaran iman: kasih sejati itu tidak menuntut kesempurnaan. Secara spiritual, ungkapan ini mencerminkan cinta Agatis/Ilahi yang hadir melalui sosok sahabat. Sahabat yang baik adalah jawaban doa dan berkah nyata yang menemani...
Oase Pentakosta:Menembus Pintu Terkunci
“Ketika hari sudah malam… berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci, karena mereka takut…” (Yohanes 20: 19). Mari kita membawa pertanyaan ini ke dalam aktivitas kita sepanjang hari: “Pintu apa di dalam hidup saya yang saat ini masih terkunci rapat, karena rasa takut atau ego?” Serahkanlah...