Jujur Melukai, Berani Beresiko
“Kejujuran itu akan melukai mereka yang mencintai kebohongan, dan keberanian itu mengandung resiko dibenci, bahkan ancaman terhadap diri ini. Tapi hanya orang yang menaruh percaya pada Tuhan yang tetap berdiri tegar melakukan keduanya.” Baik Yeremia maupun Yohanes Pembaptis diancam sampai dibunuh, karena kejujuran dan keberanian mereka. Tubuh mereka mati,...
Gampang Menghakimi, tapi Sulit Menerima Fakta
“Kadang kita terjebak menghakimi sesama, karena masa lalu mereka, sehingga menutup mata terhadap perubahan dan perkembangan mereka pada masa kini. Semuanya itu terjadi, karena kita memeluk erat kejahatan di dalam diri, tapi menolak kebaikan dalam diri sesama. Sadar atau tidak, Iri hati itu adalah penyebabnya.” Iri hati dan kecemburuan...
Puas di Dunia, Punah di Akhirat
“Allah tidak hanya menciptakan dan mencintai kita, tapi Ia juga sabar terhadap salah dan dosa kita sambil menunggu waktu pertobatan kita. Bila akhirnya ada yang tidak bertobat maka itulah pilihan bebasnya untuk puas di dunia, tapi punah di akhirat.” Kesabaran Allah itu bagaikan tukang periuk yang dikisahkan oleh Nabi...
Sisa Waktumu pun Tuhan Terima
“Kesibukan tanpa berpaut pada Tuhan sesungguhnya hanya akan menyebabkan hidupmu kering dan layu.” Yang seharusnya terjadi adalah kita menyisikan waktu untuk selalu berdoa setiap saat, bukan saja untuk bersyukur, melainkan lebihnya dari itu adalah menimba kekuatan dari Tuhan. Akibat kesibukan, kadang kita lupa menyediakan watu untuk berdoa; bersujud di...
Sampai Jumpa di Meja Pengadilan Ilahi
“Anda boleh berbuat apa pun di dunia ini, boleh jadi pemeluk agama apa saja, dan boleh tidak percaya akan keberadaan Allah. Tapi satu hal yang diyakini sebagai Kebenaran Ilahi, bahwa pada akhir hidup ini, Yesus menanti kita di meja Pengadilan Ilahi dan Dia sendirilah Hakim Tunggalnya.” Dalam Injil, Yesus...
Seperti Apakah Pohonmu Saat ini?
“Jika pohon dirimu tidak lagi berbuah kebaikan, maka periksalah, mungkin sudah lapuk akarnya berpaut pada Tuhan sebagai Pemberi hidup sehingga tidak lagi mensuplai gisi ke batang, dahan, dan rantingnya sehingga tidak bisa berbuah.” Dalam Injil, Yesus mengumpamakan hal Kerajaan Surga itu seperti biji sesawi atau ragi. Walaupun nampak kecil...
Mutiara Surgawi yang Jatuh ke Bumi
“Apa pun bisa Anda perjual-belikan, juga bisa Anda miliki atau singkirkan dari hidup ini. Tapi ingatlah agar jangan menyingkirkan Sang Pemilik tubuh dan jiwa ini dari dalam hatimu, karena di akhir hidupmu hanya Dialah yang bisa menyelamatkanmu sementara yang lain akan pergi meninggalkanmu sendirian.” Dalam Injil, Yesus berbicara tentang...
Bukan di mana Anda Berada, melainkan apa yang Anda dapat Perbuat
“Besar kecilnya jumlah barang yang diberikan itu tergantung pada barang yang Anda miliki dan kedudukanmu, tapi kualitas pelayanan tergantung pada hati dan kerelaanmu.” Ketika kedua bersaudara Yohanes dan Yakobus serta Ibunya berbicara tentang kedudukan dan kuasa, maka Yesus menanggapinya dengan menunjuk pada yang harus diperbuat oleh seorang murid dalam...
Menjadikan Hatiku sebagai Tanah yang Subur
“Tanah yang subur itu tidak akan memilih jenis benih yang ditaburkan di atasnya, karena apa pun jenisnya pasti akan tumbuh subur dan menghasilkan banyak buah. Demikian pula hati yang tenang, suci, dan damai itu memungkinkan kebaikan dapat mengalir tanpa henti kepada mereka yang ada di sekitarmu.” Dalam Injil, Yesus...
Karena Menerima, maka Harus Memberi agar Anda Menerima lagi
“Bila Anda percaya, bahwa Tuhan itu Pemilik segala rahmat, maka sadarlah, semua yang Anda miliki saat ini adalah pemberian Tuhan. Inilah kebenarannya, sesaat ketika engkau kekurangan karena memberi dan berbagi, maka engkau sedang memberi ruang bagi Allah untuk memberkatimu secara melimpah sehingga Anda tidak pernah kekurangan.” Yesus menegaskan tentang...
Cinta-Mu Mengobarkan Rinduku pada-Mu
“Cinta Sang Guru Yesus kepada Maria Magdalena telah membuatnya melupakan masa lalu dan menatap masa depan dengan sebuah rindu yang berkobar-kobar.” Membaca dan merenungkan kisah Maria Magdalena membuat kita melihat sebuah cerita perjalanan seseorang dari kegelapan menuju terang; dari seorang pendosa jadi orang kudus; dan dari dunia menuju Surga....
Berbeda, karena Darah. Bersatu, karena Firman
“Hubungan darah mengingatkan dari mana kita datang, tapi kadang memisahkan. Hanya Firman Tuhanlah yang mampu menyatukan dan menyelamatkan jiwamu.” Dengan pernyataan Yesus, bahwa “Sebab siapa pun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di Surga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dan dialah Ibu-Ku.” Bukan menolak hubungan darah, melainkan memperlebar dan memaknai...
Jadilah Mukjizat Bagi Sesamamu
“Manusia memerlukan mukjizat sebagai bukti cinta Tuhan dan agar percaya, tapi Tuhan selalu bertanya, seberapa besarkah imanmu?” Akibat dari keragu-raguan, bahkan ketidakpercayaan, maka Ahli Taurat dan Orang Farisi meminta Yesus memberi tanda dan mukjizat agar meyakinkan mereka, bahwa Dia adalah Mesias. Bagi Yesus, sejuta mukjizat itu tidak ada artinya,...
Allah Sangat Sabar Terhadap Kita
“Bila Anda sadar, bahwa akibat dari pelanggaran, kejahatan, dan dosa-dosa itu adalah kematian. Tapi faktanya kota masih hidup sampai saat ini dan esok, maka itu bukan karena hebat atau sucinya diri ini, melainkan semuanya tentang karakter Allah yang sangat sabar dan ingin agar kita bertobat di dunia dan selamat...
Tuhan Tidak akan Membiarkanmu Merana dan Mati
“Bila Roh Allah ada di dalam hati ini, maka yang sakit akan diobati bukan dilukai; yang lemah akan dikuatkan bukan dimatikan; yang sedih akan dihibur bukan dikuburkan; dan yang berkesusahan akan ditolong bukan ditindas.” Ketika melaksanakan misi-Nya di dunia ini, Yesus benar-benar melaksanakan yang dikatakan oleh Nabi Yesaya, “Buluh...