Cinta-Mu Mengobarkan Rinduku pada-Mu

“Cinta Sang Guru Yesus kepada Maria Magdalena telah membuatnya melupakan masa lalu dan menatap masa depan dengan sebuah rindu yang berkobar-kobar.”

Membaca dan merenungkan kisah Maria Magdalena membuat kita melihat sebuah cerita perjalanan seseorang dari kegelapan menuju terang; dari seorang pendosa jadi orang kudus; dan dari dunia menuju Surga. Kita menemukan gambaran tentang seorang wanita berdosa dalam diri Magdala jadi seorang Maria yang disapa oleh Yesus di kubur, “Maria, Maria.”

Dari kisah Maria Magdalena ini, kita disadarkan, bahwa:

  • 1) Setiap orang berarti di mata Tuhan, siapa pun dia dan apa pun dosa-dosanya, asalkan orang itu mau bertobat dan kembali kepada Tuhan;
  • 2) Ketika seseorang bertobat, maka ia berani meninggalkan masa lalu yang terikat oleh dosa dan jadi manusia berkat yang terhias dengan rahmat;
  • 3) Akan ada sebuah kerinduan yang tidak terpadamkan, ketika engkau telah dicintai dan mencintai Yesus. Apa yang Anda lakukan hanyalah ingin agar selalu dekat dengan-Nya dalam hari-harimu.

Ingatlah kata-kata bijak ini, “Para Martir memiliki masa lalu, tapi para pendosa mempunyai masa depan di dalam Yesus, ketika bertobat.”

Monsignor Inno Ngutra, Pr