Tuhan Tidak akan Membiarkanmu Merana dan Mati

“Bila Roh Allah ada di dalam hati ini, maka yang sakit akan diobati bukan dilukai; yang lemah akan dikuatkan bukan dimatikan; yang sedih akan dihibur bukan dikuburkan; dan yang berkesusahan akan ditolong bukan ditindas.”
Ketika melaksanakan misi-Nya di dunia ini, Yesus benar-benar melaksanakan yang dikatakan oleh Nabi Yesaya, “Buluh yang patah terkulai tidak diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya.” Hal ini terbukti dalam mukjizat-mukjizat-Nya; yang lumpuh dijadikan berjalan, yang sakit disembuhkan, yang buta melihat, yang tuli mendengar, yang bisu berbicara, bahkan yang mati pun dihidupkan kembali.
Kita disadarkan, bahwa:
- 1) Tuhan adalah Bapa yang baik, yang tidak pernah meninggalkan dan membiarkan kita mati merana, karena serangan sakit dan penyakit serta karena tindihan masalah-masalah yang kita hadapi;
- 2) Masyarakat kita saat ini adalah masyarakat yang sakit, cemas, dan takut, karena berbagai krisis. Kita diutus ke dan di lingkungan kita masing-masing untuk memberikan harapan kepada mereka, bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan mereka;
3) Izinkan dan bukalah diri ini agar Roh Allah datang, tinggal dan merajai hati, jiwa serta pikiran kita.
Akhirnya berusahalah agar ke mana pun pergi dan di mana pun kita berada selalu membawa sukacita, harapan, kegembiraan, ketenangan, dan kedamaian kepada mereka yang di sekitar kita.
Monsignor Inno Ngutra, Pr
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.