Kemuliaan Sejati dengan Pemberian Diri
Paulus menggambarkan Yesus yang mengosongkan diri hingga wafat di salib. Sikap ini bukan sekadar kepasrahan, melainkan juga kebesaran jiwa, karena mengutamakan kepentingan Allah dan sesama di atas keinginan pribadi. Dalam dunia yang sering mengagungkan pencapaian individu, teladan Yesus mengingatkan, bahwa kemuliaan sejati justru lahir dari pengosongan diri dan pemberian...
Mencicipi Menu Surgawi di Dunia
“Bila di dunia ini Anda tidak membiasakan lidah ini mengecap menu surgawi, maka sesungguhnya Anda akan kelaparan di tengah kelimpahan santapan surgawi.” Gambaran Yesus tentang Perjamuan surgawi yang kita dengar dari cerita perumpamaan dalam Injil menjelaskan secara tepat yang kita sebut sebagai Ekaristi Kudus. Bahwa setiap saat Tuhan mengundang...
Refleksi Filosofis:
Keterbatasan Manusia‘Errare Humanum est’
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Manusia yang baik bukanlah karena ia tidak pernah bersalah, melainkan lewat kesalahannya, dia justru akan semakin bijaksana”(Didaktika Hidup Sadar) Manusia itu adalah makhluk yang tergolong aneh. Mengapa? Ya, bukankah manusia itu tahu, bahwa dia akan mati; tapi hidupnya justru memperlihatkan seolah-olah dia tidak akan...
Renungan Harian Katolik
UNDANGAN KASIH TUHAN
Selasa, 03 November 2026 Oleh Romo Agus CSsR Karya keselamatan Allah adalah inisiatif Allah dengan memanggil dan mengundang manusia untuk ambil bagian dalam persekutuan, kebersamaan penuh sukacita dengan manusia yang digambarkan sebagai perjamuan. Diundang adalah bentuk perhatian, penghargaan dan kebersamaan dengan Allah sendiri. Terhadap undangan Kasih Tuhan itu selayaknya...
Doa Bagi Para Arwah
Hari ini Gereja kita memperingati para arwah semua orang beriman. Kegiatan kita yang utama ialah berdoa bagi para arwah. Para Imam diminta otoritas liturgi Gereja untuk merayakan tiga kali misa kudus. Umat dapat menghadirinya sekaligus menyampaikan intensi-intensi doa bagi arwah anggota keluarga mereka. Untuk memahami peringatan dan tugas doa...
Doa Bagi Jiwa-jiwa yang telah Berpulang
“Disuruhnyalah mengadakan korban penebus salah untuk semua orang yang sudah mati itu, supaya mereka dilepaskan dari dosa mereka” (2Mak 12: 45b). Ayat ini menceritakan kisah seorang pemimpin Yahudi bernama Yudas. Pada saat itu, ia sedang berperang. Setelah pertempuran, pasukannya menemukan, bahwa beberapa prajurit yang gugur membawa jimat-jimat yang dilarang...
Setia dalam Iman dan Kasih
“Mereka yang meninggal dalam rahmat-Nya dijamin memperoleh keselamatan kekal. Kasih-Nya memurnikan mereka untuk memasuki Surga. Kematian tidak pernah menempatkan mereka di luar jangkauan kasih-Nya.” Allah yang Maha Rahim,Kematian sering meninggalkan luka dan kerinduan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Kami merindukan orang-orang yang kami kasihi dan terkadang bertanya-tanya, bagaimana keadaan...
Ziarah Nalar – Kelana Pikiran
Mosaik Serpihan Kelana -93Pemburu Jejak AnginSimply da Flores 1 Ziarah nalarku melintas faktaKelana pikiranku mengembara lewati ruang dan waktu,Aku berpikir tentang pikirankuAku bernalar tentang aktivitas otakkuBertanya tentang ada dan tiadaMenggugat tentang realita dan misteriMengapa begini mengapa begituDan…Ketika kesehatan dan kecerdasan nalarku matangSaat kewarasan dan kesadaran pikiranku dewasaAda banyak makna...
Tidak Ada yang Hilang
Awal November, makam-makam mendadak ramai. Orang datang mencabuti rumput, menyalakan lilin, menabur bunga. Orang Jawa menyebutnya nyekar. Ada yang berdiri lama sekali tanpa berkata apa-apa. Sebenarnya kepada siapa kita datang? Kepada batu bertulis nama, atau kepada seseorang? Gereja hari ini menjawab dengan tenang: kepada seseorang. Hari Arwah bukan hari...
Merawat Solidaritas dan Nilai Kemanusiaan
Yudas Makabe berdoa dan mempersembahkan kurban untuk arwah orang-orang yang telah meninggal. Doa dan persembahan bagi saudara-saudari yang telah meninggal ini bukan sekadar praktik ritual melainkan juga ungkapan kasih dan penghargaan terhadap mereka; suatu praktik untuk merawat solidaritas dan menguatkan kepedulian agar dalam duka sekalipun kita tetap saling menguatkan...
Engkau adalah Penghuni Surga yang masih Hidup di Dunia
“Tempat kita yang sesungguhnya adalah Surga. Sekarang kita diizinkan hidup di dunia ini untuk mempersiapkan tempat kita di Surga.” Pertanyaan mendasar yang dihadapi oleh manusia dalam setiap generasi adalah “Ke manakah jiwa setelah kehidupan di dunia ini?” Dari jawaban banyak orang, tentunya kita kembali kepada Yesus yang memberikan kepastian...
Refleksi Filosofis:
Bak Kerakap di Atas Batu, Hidup Enggan, Mati pun tak Mau
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Karena Kerakap akan kembali hidup bukan karena batunya hilang, melainkan karena airnya datang lagi.”(Didaktika Misteri Hidup) Inilah sebuah kondisi yang ‘menggantung’ di antara. Ia tidak bahagia, tapi tidak juga menderita. Sekali lagi, ia sedang sepi berada di tengah-tengah. ‘Kerakap’ itu adalah sejenis hewan yang...
Renungan Harian Katolik
MENGENANG ARWAH ORANG BERIMAN
Senin, 02 November 2026 Oleh Romo Agus CSsR Setiap tanggal 02 November, Gereja mengenang Arwah semua orang beriman. Sebuah momen penuh doa, keheningan sekaligus pengharapan. Sabda Yesus dalam injil Yohanes datang sebagai jangkar iman yang sanga kokoh: “Semua yang diberikan Bapa kepadaKu akan datang kepadaKu, dan barangsiapa datang kepadaKu,...
Melihat Keadaan Tuhan Sebenarnya
Hari ini seluruh Gereja merayakan Hari Raya Semua Orang Kudus. Keberadaan semua orang kudus ialah di Surga. Mereka adalah anggota Gereja yang mulia, dibandingkan dengan anggota-anggota lain, yaitu yang berziarah seperti kita yang masih hidup di dunia, dan mereka yang sedang dalam pemurnian di api penyucian. Anggota Gereja yang...
Putih Hasil Cucian
Ibu-ibu yang biasa mencuci tahu satu hal: kain putih itu paling jujur. Noda kecil saja langsung kelihatan. Karena itu banyak orang memilih baju gelap. Aman. Kotornya tersimpan rapi. Hari ini Gereja merayakan Semua Orang Kudus, dan Kitab Wahyu membuka tirai Surga: kumpulan besar yang tidak dapat terhitung, dari segala...