Setia dalam Iman dan Kasih

“Mereka yang meninggal dalam rahmat-Nya dijamin memperoleh keselamatan kekal. Kasih-Nya memurnikan mereka untuk memasuki Surga. Kematian tidak pernah menempatkan mereka di luar jangkauan kasih-Nya.”

Allah yang Maha Rahim,
Kematian sering meninggalkan luka dan kerinduan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Kami merindukan orang-orang yang kami kasihi dan terkadang bertanya-tanya, bagaimana keadaan mereka sekarang. Tapi Sabda-Mu mengajak kami untuk tidak larut dalam kesedihan, melainkan menaruh harapan pada kerahiman-Mu yang tak pernah berkesudahan.

Melalui Kitab Kebijaksanaan, Engkau meyakinkan kami, bahwa “jiwa orang-orang benar ada di tangan Allah.” Sungguh suatu janji yang menghibur! Meskipun kematian seolah memisahkan kami, mereka tidak pernah berada di luar pemeliharaan kasih-Mu. Sebagai Gembala yang Baik, Engkau tetap menuntun umat-Mu melewati lembah kekelaman menuju kediaman-Mu yang kekal.

Bapa, harapan kami tidak bersandar pada kebaikan atau jasa kami sendiri. Santo Paulus mengingatkan, bahwa Engkau telah membuktikan kasih-Mu kepada kami, ketika Kristus wafat bagi kami, bahkan ketika kami masih berdosa. Kasih-Mu mendahului segalanya, dan kerahiman-Mu tidak pernah berhenti memanggil kami untuk pulang. Melalui Roh Kudus, kasih itu telah Engkau curahkan ke dalam hati kami, memberikan harapan yang tidak mengecewakan.

Dalam Injil, Yesus memberikan jaminan yang lebih besar lagi: “Barang siapa datang kepadaKu, ia tidak akan Kubuang.” Ia menyatakan kehendak-Mu agar tidak seorang pun yang dipercayakan kepada-Nya hilang, melainkan setiap orang yang percaya kepada-Nya memperoleh hidup kekal dan dibangkitkan pada akhir zaman.

Bapa, hari ini kami menyerahkan orang-orang terkasih yang telah meninggal ke dalam kerahiman-Mu. Kami berdoa bagi mereka yang masih menjalani pemurnian, agar kasih-Mu yang sempurna menghapus segala sisa dosa dan mempersiapkan mereka untuk memasuki kepenuhan hadirat-Mu. Dalam persekutuan para Kudus, kasih dan doa kami tetap bersatu dengan mereka dalam Kristus.

Ajarilah kami untuk berdoa bukan karena takut, seolah-olah kami harus meyakinkan Engkau agar berbelas kasih, melainkan dengan keyakinan akan kasih yang telah Engkau nyatakan melalui Putra-Mu. Semoga kami pun menjalani hidup setiap hari dengan kesiapan untuk menghadap-Mu, percaya bahwa Gembala Baik yang menyambut kami sekarang tidak akan pernah meninggalkan kami.

Bapa, semoga semua orang yang telah meninggal dalam rahmat-Mu menemukan rumah abadi di dalam Engkau. Semoga kelak kami dipersatukan kembali dengan mereka dalam sukacita Kerajaan Surga.

Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami. Amin.

HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)