Renungan Haruan Katolik
SALIB TANDA KASIH
Senin, 14 September 2026 Oleh Romo Agus CSsR Setiap tanggal 14 September, gereja katolik merayakan Pesta Salib Suci atau Pesta Pemuliaan Salib. Apa makna salib untuk kita? Salib adalah tanda kasih. Kasih itu berpuncak pada pengorbanan. Perikop injil hari ini justru tidak mengisahkan penyaliban Yesus, tetapi berkisah tentang begitu...
Menunggu, oh, Menunggu…
Menunggu itu ada seninya. Jika kita menunggu dengan kemarahan, cemas, dan gelisah, maka ‘gelaplah semuanya’. Jika kita menunggu dengan sukacita, tenang, dan sabar, maka ‘teranglah semuanya’. Jika kita menunggu dengan tidak berbuat apa-apa, diam, bengong, dan melamun, maka didapatkan adalah ‘nothing’. Menjadi berbeda hasilnya, jika di saat menunggu itu...
Perbuatan Kasih sebagai Gaya Hidup
“Siap tidak siap itu harus disiapkan. Karena cepat atau lambat, kita harus kembali kepada Tuhan.” -Mas Redjo Api sadar diri itu tidak cukup, jika sekadar menyala. Cepat atau lambat api itu akan meredup, dan padam. Nyala api itu harus dijaga terangnya untuk menuntun kita pulang ke rumah Allah. “Dari...
Ketika Cinta Mengalahkan Luka
Berdasar kisah nyata. “Anak polah bapa kepradah!” Ada sebuah kekuatan yang tidak bersuara, tapi mampu mengguncang langit. Kekuatan itu ada di dalam dada seorang orangtua yang memilih untuk menelan sendiri racun kepedihan demi melihat anaknya tetap bernapas lega. Ketika anak ‘polah’, bertingkah, berbuat salah, bahkan menorehkan luka yang menyayat...
Hidup Bersama yang Lain
“Sebab tidak ada seorang pun di antara kita yang hidup untuk dirinya sendiri, dan tidak ada seorang pun yang mati untuk dirinya sendiri” (Rm 14: 7). Manusia diciptakan Allah untuk hidup bersama yang lain. Dengan demikian, kodrat manusia adalah makhluk sosial. Oleh karena itu, manusia akan selalu berusaha untuk...
Mengasihi Tanpa Batas
“Kita mengampuni bukan karena lukanya kecil. Melainkan karena belas kasih yang kita terima jauh lebih besar.” Allah yang Maha Rahim,“Berapa kali aku harus mengampuni saudaraku?”Petrus merasa tujuh kali sudah cukup murah hati. Tapi Yesus menjawab, “Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.” Tidak perlu menghitung-hitung,...
Nyanyian Seorang Pengamen
Mosaik Serpihan Kelana -43Pemburu Jejak AnginSimply da Flores Aku mengetuk pintu harkat sesamakudengan nada dan iramaAku menyapa wajah telinga saudaradengan alunan lagu dan syairkuEntah hadirku berarti bagi kebutuhan pribadimuEntah tegur sapaku justru menjadi sampah bagimuApakah lagu dan syairku menarik untukmuMungkinkah nada dan iramamu layak bagi jiwa ragamuHanya kalian yang...
Mengasihi Tulus sebagai Citra Allah
Ketidakmampuan seseorang untuk mengampuni kesalahan sesama itu menandakan hati yang penuh dengan kebencian. Hati yang demikian memang membuat kita sulit untuk mengampuni seseorang yang menyakiti kita. Putra Sirakh menyampaikan, bahwa dendam dan amarah itu sangat mengerikan, karena akan berakibat kejahatan, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Hati yang...
Berbagi itu Indah
“Menerima itu berkah, memberi itu anugerah.” -Rio, Scj. Menerima itu berkah, memberi itu anugerah. Banyak anugerah gratis telah kita terima, bahkan berlimpah. Tapi kita sering sulit dan pelit untuk berbagi. Ingatlah 4 hal sederhana ini untuk ikhlas berbagi. _ Kedua: “Help people even when you know the cant help...
Selalu ada Ruang Ampunan di Hatiku Untukmu
“Manfaat pengampunan pertama-tama selalu diperuntukan bagi dia yang mengampuni, bukan dia atau mereka yang diampuni, karena terlepas atau terikatnya dirimu dengan amarah dan dendam ditentukan oleh kerelaanmu untuk mengampuni.” Ketika memberikan jawaban kepada Petrus, Yesus memberi harapan kepadanya, bahwa kendatipun Petrus adalah manusia biasa, tapi akan menjadi sangat serupa...
Homo Viator Mundi
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Kami diciptakan untuk-Mu, ya, Tuhan dan hati kami gelisah sampai beristirahat pada-Mu.”(Santo Agustinus) “Urip Iku Mung Numpang Ngombe”“Hidup itu ibarat numpang minum kopi”(Bahasa Jawa) Ya, Tuhan, kini kami sungguh sadar, bahwa kami diciptakan bukanlah untuk suatu keabadian, melainkan untuk suatu kesementaraan di bumi ini....
Kebaikan ke luar dari Hati yang Baik
Seorang bocah berusia enam tahun dapat menentukan pilihannya terhadap pemberian Bapak dan Ibunya. Suatu hari, kedua orangtuanya memberikan dia oleh-oleh. Dengan tersenyum gembira ia menerima hadiah itu dari Ibunya. Sebaliknya terjadi hal yang berbeda, ketika datang kepada Bapaknya. Ia tersenyum, tapi tidak mengambil hadiah itu dari Bapaknya. Ketika ditanya...
Allah yang Meraja
“Sepahit apa pun realitanya, jangan kehilangan harapan dan putus asa. Karena Allah selalu memberi kita yang terbaik.” -Mas Redjo Untuk yang kesekian kali pula saya diam merefleksikan peristiwa itu dengan tenang dan berpikir jernih untuk mengambil hikmat-Nya. Bersyukur, untuk selalu bersyukur, karena saya memprioritaskan Allah di atas segalanya. Seberat...
Urip sing Nguripi
Hidup terbaik adalah saat kita mampu menjadi ‘urup’ sekaligus ‘oase’ bagi sesama. Menjadi ‘urup’ berarti menyalakan cahaya kepedulian dan kehangatan yang menuntun di kala gelap. Tapi cahaya itu tidak boleh membakar, melainkan harus mengalir teduh sebagai ‘oase’. Menjadi mata air ketenangan yang membasuh lelah dan menyegarkan jiwa-jiwa yang dahaga...
Menghasilkan Buah Kebajikan
“Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik” (Luk 6: 45a). Apakah saya sudah menghasilkan banyak buah yang baik? Dalam Injil, Tuhan menegaskan, bahwa hanya pohon yang baik yang menghasilkan buah yang baik. Meski terkadang pengaruh dari luar dapat membuat buah yang dihasilkan tampak kurang...