Serpihan Jejak Musyafir – 320
Menanti Kereta Rindu dari Yogya
Simply da Flores … Sudah seringkali dia menumpang keretaantara Yogyakarta dan Jakartaantara harapan dan kepastianantara perjuangan dan kebutuhanantara mimpi dan fakta realitaantara suka duka dan rindu dambaYogyakarta dapur jiwa raga dimasakuntuk merenda harapan masa depanJakarta kanvas melukis kehidupanuntuk terus ada dan menjadiuntuk menoreh warna-warni makna Sudah ribuan rindu ditabur...
Serpihan Jejak Musyafir – 319
Para Bocah, Pasir Pantai dan Samudra
Simply da Flores … 1.Bermain Kepolosan Sang Nenek dan orangtua para bocahdatang berekreasi ke pantaiAngin samudra sepoi menari membelaipara bocah telanjang badan sukacitaBadannya dilumuri pasir lautananeka angan dilukis di hamparan pasirMereka berkejaran memeluk ombaksamudra dianggap bentangan kasurTak peduli gelombang datang menghempasKreasi bocah dalam energi kepolosanTetapiSang Nenek dan orangtua menghadang...
Serpihan Jejak Musyafir – 318
Merekam Amanah Ibu Pertiwi
Simply da Flores … Wahai manusia sekalianYang menjadi pejabat pemerintahandengan kuasa dan senjataYang menjadi pemodal dan pengusahadengan kekayaan uang dan iptek dengan sistem dan kepintaranmuKalian bekerjasama menguasai sumber daya alamlalu membabat hutan mengoyak perut bumiKalian mengatur rakyat bangsa ini dengan sumpah palsu janji bohongdemi kelanggengan kursi kekuasaandemi keuntungan modal...
Serpihan Jejak Musyafir – 317
Memoar Tujuh Pertemuan -3
Memaknai Arti Kelana Hidup
Kami bertemu di kebun raya BogorSrikandi Penjelajah itu turun dari arah puncak setelah menjelajah lintas pegunungan di tatar SundaAku datang dari deru metropolitanbelajar merasakan derap perjuangan hidup modernSejuknya Kebun Raya dengan aneka kisahdari zaman Kerajaan hingga Kompenidari zaman awal merdeka NKRI hingga zaman milenialterpatri di sungai yang mengalir jernihtercatat...
Serpihan Jejak Musyafir – 316
Berguru pada Hutan Bambu
Simply da Flores … Berjalan menjelajahi warna-warni nasibhari ini sampai di hutan bambuAda angin memetik melodi di dedaunanAda burung bernyanyi di tangga pepohonanAda satwa berlarian di dada semakAda riuh gemericik air sungai mengalirHamparan batu diam tenang menyimakAku rebahkan lelah di antara bebatuanBeberapa sahabat bersandar di pelukan akar berjejerYang lain...
Serpihan Jejak Musyafir – 315
Ketika Paus Mempesona Seniman -3
Simply da Flores … Sang hamba para hamba itu‘Servus Servorum Dei’yang meneruskan tugas kegembalaan PetrusDihormati para pemimpin duniaDidoakan umat Katolik seduniaKarena Paus itu pemimpin umat KatolikKarena Paus itu Kepala Negara VatikanBahkanSering disebut “Bapa Suci”karena kesahajaan iman dan doanyakarena setiap hari didoakan umatnya Dari publikasi sosial mediaternyata ada juga karya...
Serpihan Jejak Musyafir – 314
Ketika Paus Mempesona Seniman -2
Simply da Flores … Sang hamba para hamba itu‘Servus Servorum Dei“yang meneruskan tugas kegembalaan PetrusDihormati para pemimpin duniaDidoakan umat Katolik seduniaKarena Paus itu pemimpin umat KatolikKarena Paus itu Kepala Negara VatikanBahkanSering disebut “Bapa Suci”karena kesahajaan iman dan doanyakarena setiap hari didoakan umatnyaTermasuk para Pastorsaat mempersembahkan Ekaristi setiap hari Beberapa...
Serpihan Jejak Musyafir – 313
Ketika Paus Mempesona Seniman -1
Simply da Flores … Sang hamba para hamba itu“Servus Servorum Dei“yang meneruskan tugas kegembiraan PetrusDihormati para pemimpin duniaDidoakan umat Katolik seduniaKarena Paus itu pemimpin umat KatolikKarena Paus itu Kepala Negara VatikanBahkanSering disebut “Bapa Suci”karena kesahajaan iman dan doanyakarena setiap hari didoakan umatnya Dia dipercaya umat Katolik seduniameneruskan kepemimpinan Yesus...
Serpihan Jejak Musyafir – 312
Aneka Kisah Minggu Pagi di Metropolitan
Simply da Flores … 1.Menyusuri Subuh Sambut Pagi Baru pertama kali kusaksikan langsungLewati gang dan jalanan kecilmenyusuri subuh menyambut pagiIngin melihat kesibukan warga kotaMau menyaksikan aktivitas penghuni metropolitanPada hari Minggu pagidi jalanan utama Thamrin ke SudirmanJuga di pelataran Monumen Nasional Ternyata ada aturan bebas kendaraankarena jalanan digunakan untuk olahraga...
Serpihan Jejak Musyafir – 311
Memoar Tujuh Pertemuan _2
Anak Putri Semata Wayang Belalang terbang merana di padang gersangTerik perlahan tinggalkan bukit dan lembahHari terasa semakin lengang dan sepiSenja kembali lewat menuju pelukan samudraDankembali aku jumpai Srikandi Penjelajahdi bawah rindang sejuknya beringinDia datang membawa beberapa buah segardengan kembang kuning bunga mentari cilikAku menjamunya dengan kelapa mudaSepoi angin menghalau...
Serpihan Jejak Musyafir – 310
Mengejar Kepastian
Simply da Flores … Api membakar hasrat dan kerinduanBara memandu jejak langkah perjuanganAda saat mengikuti arah anginAda waktu menerjang ombak gelombangTak kenal saat siang dan malamkarena hamparan perubahan dan Medan ketakpastianadalah lagu abadi mengalun realitas Ke sawah ladang bersama petanimengolah tanah semaikan benihmerawat dan menjaga tanamanDanharapkan kepastian pada alamyang...
Serpihan Jejak Musyafir – 309
Memoar Tujuh Pertemuan – 1
Simply da Flores … Kisah Masa Kecil Kami bertemu di bukit gersang itusenja melangkah perlahan pulangangin sepoi berhembus lirihAku jumpai seorang gagah penuh senyumdengan sepasang mata elang rajawalidengan raga perkasa seorang Srikandidengan wajah cantik putri ratupenuh kesahajaan berpenampilan alamidengan sosok mempesona rupawan Dansetelah bersalaman dan berkenalankami rehat nikmati rindang...
Serpihan Jejak Musyafir – 308
Pesona Energi Dahsyatnya Uang
Simply da Flores … Hari iniUang memang bukan segala-galanyatetapifaktanya berbeda bahwa segalanya perlu uangBahkan demi uangsegalanya bisa dipertaruhkantermasuk iman, harga diri dan tubuh Zaman dahulujasa ditukar dengan jasabarang dibarter dengan barangkarena kesepakatan para pihakasal kebutuhan bisa terpenuhidan sering karena relasi sosialdalam komunitas yang berdekatan Zaman berubah hingga sekarangmasuk era...
Serpihan Jejak Musyafir – 307
The Magic Power of Music
Simply da Flores … Jemari tangan dan kaki menari-nariPada dawai yang dipetikPada gong gendang yang ditabuhPada tuts yang diketuk dan dibelaiPada kayu bambu yang diketukPada tali senar yang digeseklalu hasilkan aneka bunyi dan nadaHembusan nafas meniup rasapada seruling trompet dan saxophonepada trombone flute dan recorderpada bilah bambu dan pipa...
Serpihan Jejak Musyafir – 306
Menghitung Hari Mencatat Waktu
Simply da Flores … 1.Sang Gulita Malam Selimut hitam dan semakin pekatengkau tutupi jiwa raga putra-putrimuDalam diam seribu bahasameski musim silih berganti menikammubiar laskar langit mencakar wajahmuEngkau setia menjadi gelap gulitamengandung rahasia tabir hitampasangan sakral Sang Siang terang Engkau peluk erat jiwa raga anak-anak semestahembuskan nafas doamu di ubun-ubun...