Kategori: SIMPLY DA FLORES

Serpihan Jejak Musyafir – 290
Lenggak Lenggok Jakarta 497

Simply da Flores … 1. Pesona Metropolitan Ribuan botol plastik, tisue dan kemasan makanan minumanberpesta ria dari pelataran Monas dan jalanan IbukotaRezeki emas bagi para pemulungbeban kerja bagi petugas kebersihan Ribuan masyarakat hilir mudik berjubelmata diterpa pesona gemerlap lamputangan ingin meraih emas di puncak MonasLelah dahaga, lara lapar dibawa...

Serpihan Jejak Musyafir -289
Seberkas Cahaya Fajar

Simply da Flores … Sekelompok generasi muda coklat keritingmemamah fajar seperti pinang sirihsambil memasak gula air menjadi arak sophiTifa ditabuh sasando dibelai berdentingSeribu angan membara di tungkubersama pisang dan singkongLagu kampung terus didendangkaniringi perut yang keroncongdibakar bara api dan terik mentari Ketika santapan lokal mengusir laparbocah-bocah telanjang badan tibakeringat...

Serpihan Jejak Musyafir – 288
Antara Tahta Kuasa dan Hak Rakyat

Simply da Flores … Di bawah panji-panji NKRIsegenap rakyat titipkan rindu dambaseluruh masyarakat berdoa dan berharapMandatkan hak pada para wakilnyaBerikan kuasa kepada para pejabatUndang-undang dan aturan dibuatHukum diyakini menjadi panglimaSemua sumber daya alam dikelolaWarisan spiritual dan kebijaksanaan diakuiAgar cita proklamasi menjadi nyataPembangunan nasional menjamin hak-hak asasi segenap warga negara...

Serpihan Jejak Musyafir – 287
Derap Roda Pilkada 2024

Simply da Flores … Palu kebijakan politik diketokaturan pemilu sudah diputuskanmaka kendaraan politik bergerakroda-roda kepentingan berputarSeluruh negeri dijelajahi kegiatanbahkan hingga ke manca negarademi pesta demokrasi yang digelarPilpres, Pileg dan Pilkada tahun 2024yang sudah dan sedang berprosesdengan segala warna-warni dinamikaAda penyelenggara pemiluAda pengawas pemiluAda parpol peserta pemiluAda para caleg, dan...

Serpihan Jejak Musyafir – 286
Menyimak Fakta Menjadi Pengemis

Simply da Flores … Ada banyak kisah menjadi pengemisyang mengembara beratap langityang berkelana berteman debu tanahyang bersahabat angin dan cuacayang bernafas dalam lara nestapayang berbusana terik dan dinginyang hidupnya dari remah belas kasihanyang menyantap cibiran caci makiyang meneguk ejekan dan hinaanKarena menadah tangan memintakarena mengarahkan wajah memohonKarena tak ada...

Serpihan Jejak Musyafir – 285
Meraih Berkah Kurban Ritual

Simply da Flores … Sejarah peradaban mencatat beragam fakta ritualada aneka sesaji dan hewan kurbandalam setiap tradisi adat budayadalam aliran kepercayaan dan agamadengan masing-masing konteks pengalamandengan alasan dan tujuan khusus ritualMakalahirlah tata cara kurban ritualdengan sesajen pendampingnyadengan tata doa dan mantranyadengan tempat pelaksanaannyadengan pemimpin ritual dan pesertanyaSehingga para pelaksana...

Serpihan Jejak Musyafir – 284
Koruptor yang Kabur Menjadi Pahlawan

Simply da Flores … Seorang nenek memungut kayu jatiuntuk keperluan di pondoknyaLantas ditangkap dan disidangkandengan tuduhan mencuri kayu di perkebunanLalu dipenjarakan tanpa pembelaanmeskipun umurnya sudah rentadan sudah sujud memohon dengan bayaran air mataSedangkan di tempat lain berbedakoruptor trilyunan uang rakyatdiberikan perlakuan istimewa dan ada yang bisa bangun istana di...

Serpihan Jejak Musyafir – 283
Proklamasi di Bar, Cafe, Diskotik

Simply da Flores … Orang-orang merdeka berkumpulada yang di bar dan cafeBotol-botol minuman satukan merekadalam rindu damba pembebasanAda yang di lantai diskotikmusik dan lampu disko memandudalam irama hadapan yang sama“Kami ada, kami bebas, kami berharga” Orang-orang merdekamelukis proklamasi“Kami putra-putri kehidupandengan ini menyatakan kemerdekaanKami memilih makanan dan minumansesuai selera dan...

Serpihan Jejak Musyafir – 282
Asap Panas Kobar Membara

Simply da Flores … Asap berlari sambil tertawatinggalkan kobar nyala membaradi padang ilalang gersangdi jiwa raga yang malangAda tangan yang menyulut apiiri dengki dendam pikiran kelamEntah di kampung udik negeriEntah di kota-kota kecilEntah di gedung-gedung metropolitanBahkan dari tempat sakral ibadahkarena mengkalim diri pemilik kebenarandan dirinya penguasa kehidupan Di zaman...

Serpihan Jejak Musyafir – 281
Serpihan Puing Sujud Sanubari

Simply da Flores … 1.Sang Maha Nafas Wahai, Sang Maha Diamtelingaku tak mampu dengar suara-MuDesah nafasku fakta ada-Mumerangkul jiwa ragaku abadiEntah hidup atau matiEntah aku sadari atau abaikanEntah bersyukur atau hujat mencaciEntah aku baik atau jahatEntah aku kelola diri atau membiarkan saja Ya, Sang Maha Nafas…terima kasih aku bisa...

Serpihan Jejak Musyafir – 280
Ketika Bulan Juni Hujan

Simply da Flores … Ketika bulan Juni hujan lebatada tanya dan lara melandadi hamparan gersang sanubariyang biasa musim kering panjangmulai akhir Februari hingga awal Desember“Ada apa ya, bulan Juni koq hujan lebatApakah alam sedang sedih menderitaAtaukah ini perubahan musim globalDan petani ladang harus belajarmenyesuaikan saat menanam benihkarena musim pancaroba”Para...

Serpihan Jejak Musyafir – 279
Catatan Harian dalam Diam

Simply da Flores … 1.Nyanyian Sendal Jepit Laguku bangga gembira dan baladaGembira karena setiap hari dipakaiSedih balada karena terus diinjakBangga karena tahu ke mana langkah tuanku Sahabat karibku hanya debu tanahkami catat ke mana pergi sang pemakaidengan siapa dia bertemuapa yang dibuat di bawah meja dan tempat gelapTetapiharus diam...

Serpihan Jejak Musyafir – 278
Catatan Harian yang Terabaikan

Simply da Flores … 1Kejujuran Kaca Cermin Kami digunakan di mana-manadi dalam ruang kamar dan area toiletdi lokasi umum dan gedung mewahdi hotel dan salon kecantikanBahkan ada yang bawa di tas“Kami memantulkan apa adanya wajah dan sosok pribadiKami tak pernah mampu berbohongTetapisering dimarahi bahkan kami dibanting pecah”Banyak orang tidak...

Serpihan Jejak Musyafir – 277 Pertemuan Akbar di Warung Pojok

Simply da Flores … Warung pojok ada di mana-manadi kampung udik dan desadi kota-kota kecil hingga metropolitandi area perkebunan dan lahan tambangdi lingkungan pabrik dan proyekdi area pasar, pertokoan dan perkantorandi terminal, pelabuhan dan bandaraAda yang hanya pagi hingga soreAda yang sepanjang siang dan malamWarung pojok menjadi pertemuan orang...

Serpihan Jejak Musyafir – 276
Bersepeda Memahat Malam Metropolitan

Simply da Flores … Dua roda memutar nasib jiwa ragakukudayung nafas berkali-kalimenawarkan minuman bagi dahagaagar aku kenyangkan rasa lapardan lebihnya bagi rezeki keluargaRoda nasib terus kuputar bersemangatDi antara gedung megah menjulangditerpa gemerlap cahaya modernitasSenyum para pejabat dan konglomeratberbinar padamkan terik dan halau gelapKami di kota yang sama tapi berbeda...