Simply da Flores 1.Kepulan asap hitam membubungselimuti wajah tanah airTak tahu sosok siapakah yang hitamBara api menyala dan membakarsampah yang mengotori harkat negeriEntah siapa yang ciptakan sampahnyaEntah siapa pemilik apinyaDan apakah harus dengan asap dan kobaran apiInikah kado HUT 80 Proklamasi NKRI? 2.Dalam asap hitam dan ganasnya bara api menyalaTak tahu itu wajah siapa di…
Kategori: SIMPLY DA FLORES
Secercah Sajak Semesta – 169
Secercah Sajak Semesta – 168
Kepak Sayap Jiwa
Simply da Flores … Kulihat garuda mengepakkan sayap melerai awanTerjang seribu badai raih harapanKupandangi rajawali terbangmenyibak luas angkasa biruMencakar wajah mentari kalbu Kukepakkan sayap-sayap dambalintasi belantara misteri rambutkuIngin kuhitung berapa jumlahnyadan kupandangi wajahku tanpa cermin Kuterbang dengan sayap-sayap jiwaIngin meraih jawaban di dasar samudramemetik bulir cahaya angkasaagar kusemat dalam nalarku Sayap-sayap jiwamembawaku meraih relung sesamatemui…
Secercah Sajak Semesta – 167
Badai Suara Rakyat Menggugat
Simply da Flores 1.Sudah delapan puluh tahun kita merdekaHasil perjuangan para pahlawan bangsaAda yang dikenal dan diingat jasanyaNamun sangat banyak yang jadi pahlawan tanpa namaKita semua rakyat dan pemilik NKRIKita warisi negara dan bangsa inikarena ingin merdeka, adil makmur sejahtetaApakah prokamasi sudah tidak bermakna lagiDi manakah kemerdekaan dari penjajah ituApa bedanya dengan aklamasi dan deklarasi…
Secercah Sajak Semesta – 166
Pendemo, Pemulung dan Wakil Rakyat
Simply da Flores 1.Rakyat dan mahasiswa berdemo di berbagai kantor pemerintahEntah di desa dan KabupatenEntah di Propinsi dan Tingkat PusatAda aneka ragam tuntutan penderitaanTentang kasus korupsi pejabat publikTentang eksploitasi sumber daya alamTentang hak atas tanah, adat budaya dan nasib yang tergusur atas nama pembangunanTentang PHK dan kesempatan kerjaTentang upah buruh dan aneka aturan yang membelengguDan…
Secercah Sajak Semesta – 165
Mengais Puing Kedaulatan Rakyat
Simply da Flores 1.Rakyat ibarat burung-burung liarditangkap, dibungkam dan dipasungKedaulatan adalah sangkar emasyang membatasi segala harkat martabatkarena kata-kata maha dayadijadikan alat mencaplok seluruh jiwa raga“Kemerdekaan dan patriotismeKedaulatan dan keadilanKesejahteraan dan kemakmuranPembangunan bangsaDan lain-lain… “Semua berkilau dalam kata-katatetapi berbeda dalam fakta pengalaman 2.Lahirnya negara ini diperjuangkandengan jiwa raga, darah dan hartaRibuan para pahlawan kusuma bangsaBerkorban demi…
Secercah Sajak Semesta – 164
Keputusan Peran dalam Roda Waktu
Simply da Flores 1.Harimau-harimau itu mengaumdari mulut-mulut tak bernamakarena wajahnya ditutupi aneka topengMungkin mulutku karena laparMungkin mulutmu karena ada harapanMungkin mulutnya karena ada dambaMungkin mulut mereka karena marah berontakLalu…ada yang lirih berteriak ingatkan“Mulutmu, harimaumu”Tetapi aku sejenak terhentak“Bukankah mulut itu dikomando otakBukankah tindakan dikendalikan pikiranKemanakah hati nurani dan sanubari jiwa?” 2.Madu, lipstik dan racun berebutanmenghiasi bibir-bibir…
Secercah Sajak Semesta – 163
Perahu Kertas dan Digital
Simply da Flores 1.Anak-anak membuat perahu kertasdengan sukacita penuh keyakinantitipkan mimpi dan imajinasiuntuk berlayar melintasi tujuh samudraDengan senyum tawa penuh kreasibermain lumpur bermandi hujanperlombakan kebodohannya dalam perahu kertasDiterpa hujan dan dibasahi air selokanmenguji idenya mengalahkan sahabatDanberkali-kali perahu kertas lunglai hancur terendam airtetapi keceriaan tak terkalahkan fakta kebodohantetapi tekad keyakinan tak tunduk kepada fakta alam 2.Bocah-bocah…







