Serpihan Jejak Musyafir – 312
Aneka Kisah Minggu Pagi di Metropolitan

Simply da Flores

1.
Menyusuri Subuh Sambut Pagi

Baru pertama kali kusaksikan langsung
Lewati gang dan jalanan kecil
menyusuri subuh menyambut pagi
Ingin melihat kesibukan warga kota
Mau menyaksikan aktivitas penghuni metropolitan
Pada hari Minggu pagi
di jalanan utama Thamrin ke Sudirman
Juga di pelataran Monumen Nasional

Ternyata ada aturan bebas kendaraan
karena jalanan digunakan untuk olahraga dan kegiatan warga Metropolitan
Sangat ramai pejalan kaki bersemangat
Ada yang lari sendiri, berpasangan, berkeluarga dan berkomunitas
Ada yang membawa binatang peliharaan
Tak ketinggalan para penjual jajan dan minuman
Juga hilir mudik para pemulung serta petugas kebersihan kota

2.
Kagum dan Keheranan

Wajah kehidupan modern di kota Metropolitan
memang sangat berbeda dengan suasana kampung
Aku heran karena baru pertama saksikan
ribuan orang penuhi jalanan kota
pada hari Minggu pagi
untuk aneka kegiatan santai
Berbeda dengan hari kerja Senin hingga Sabtu
Bahkan
kendaraan bermotor dilarang pada areal kegiatan warga
dari subuh hingga siang hari

Pengalaman menyaksikan kegiatan di hari Minggu pagi
bagi warga kota Metropolitan di areal Monas, jalan Thamrin hingga Sudirman
Sungguh mengagumkan bagiku yang datang dari kampung udik
Hingar bingar deru kendaraan sirna
Ribuan manusia bebas beraktivitas
Udara terasa lebih lega
Ada suasana sungguh berbeda
bahwa dalam keragaman pribadi, keluarga dan kelompok
Ada kesamaan kebutuhan untuk santai relaks
Panorama perjumpaan kemanusiaan di luar waktu kerja

3.
Ibadah Agama dan Perayaan Kehidupan

Bagi umat Kristiani
hari Minggu dikhususkan untuk beribadah
Pergi ke gereja sesuai dengan ajaran agama
untuk berdoa dan merayakan syukur
serta saling menguatkan sebagai satu umat

Bagi yang bukan umat Kristiani
Hari Minggu adalah kesempatan liburan
dengan aneka agenda acara
Entah secara pribadi atau keluarga
Entah secara kelompok dan komunitas
Entah sesuai hobi atau tempat kerja
Berbagai agenda acara dapat dilakukan

Waktu digunakan untuk aneka kepentingan
Waktu bisa menjadi saat perayaan kehidupan
Waktu dapat dimanfaatkan untuk beribadah
Waktu terus berjalan dengan hukumnya
Manusia mengubah diri dan memberi makna bagi hidupnya
dalam roda waktu dan tempat
sesuai pilihan dan keputusan

4.
Komunitas Hobi Bertemu

Menyusuri trotoar Thamrin ke Sudirman
di antara banyak yang hilir mudik
di antara mereka yang berolahraga
di antara yang menjual aneka jajanan
di antara aksi para pemulung
Ternyata ada pandangan istimewa
Para kelompok hobi berkumpul

Ada kelompok pencinta binatang reptil
mereka membawa aneka jenis ular, biawak, iguana
Ada juga komunitas pencinta kucing
Ada lagi kelompok penyayang anjing
Ada kelompok penggemar burung
Ada kelompok penggemar batu akik
Dan
masih ada kelompok hobi lainnya
yang menggunakan kesempatan hari Minggu pagi
untuk berkumpul dan merayakan perjumpaan sesuai hobi

5.
Alunan Musik di Jalanan dan Taman

Nada dan irama menggema di jalanan
Ada musik mengalun di taman kota
Rupanya musik diputar bagi yang bersenam ria
nada dan irama memberi semangat berolahraga

Ada lagi yang memainkan musik di taman
mereka ternyata seniman yang beraksi
Mungkin ada yang sedang mengamen
Mungkin ada yang latihan pribadi dan kelompok
Mungkin ada penampilan grup orkestra

Musik, alunan nada dan irama
Kumandang suara dan instrumen bergema
semarakkan suasana hari Minggu pagi
Warna pesona kota Metropolitan
yang dilukis para warga penghuni
untuk merayakan kehidupan memaknai waktu