Kelana Kampung dan Kota -44
Simply da Flores
Memberi Judul Pengalaman
1.Diam dan Saat Ini Ketika pulang dan datang menyatu dalam waktuKetika suka dan duka bercampur dalam rasa Ketika datang dan pergi melebur dalam ruangKetika ada dan menjadiadalah fakta dan misteri Maka…diam merangkul berpadu satutanya dan jawaban membisuharapan dan kenyataan pasti bertemuSemua kepada pribadi dan waktu Hari ini akuHari ini...
Kelana Kampung dan Kota -43
Simply da Flores
Denting Balada Sape dan Jerit Lara Mandau
1.Kudengar…Sayup mendayu denting sapeterbawa angin mengalirkan air mata lumpurLintasi bukit gundul dan lubang-lubang mengangaAda nyanyian lara baladakehabisan kata kisahkan harkat martabatBukan hanya berkurangnya generasi pewaris terampil memainkan sapeTetapi perlahan sirna rumah adat budayakarena masyarakat Dayak dirampok kekayaan alamnyakarena adat budaya pun perlahan digusurEntah oleh deru mesin alat beratEntah oleh...
Kelana Kampung dan Kota -42
Simply da Flores
Menghitung Jejak Langkahku
1.Menjelang peringatan lahirkuaku coba jeda rehatkan jiwa ragaagar bisa mendapat energi dirimenghitung jejak langkah pribadidalam mengisi deretan hari-hariTernyata tidak teringat semua kisah ceritasejak nafas pertama hadir di duniahingga umur 60 menjelang senjaMungkin hanya serpihan remahdari kisah cerita suka dukaYang bisa dijadikan mosaik makna dengan warna kreasiAda tanya yang terus...
Kelana Kampung dan Kota -41
Simply da Flores
Jatuh Cinta pada Literasi
1.Tercengang mempesona namanya Literasikarena wajahnya mendengar dan bicarakarena sosoknya membaca dan menuliskarena nafasnya berdesah berkomunikasi karena gelora energinya relasi pribadiAku harus tahu siapakah dirikuAku perlu sadar apa dan siapa sesamakuAku perlu paham alam lingkungankuSehingga aku siap berkelana membaca dan menulis jejak langkahku 2.Dari desah nafas aku belajarternyata hadirku adalah...
Kelana Kampung dan Kota -40
Simply da Flores
Bermimpi 1000 Bioskop Pelangi
1.Kudengar kisah tentang dikibarkan merah putih di seluruh negeriAda terlahir Koperasi Merah Putihdemi kemajuan ekonomi anak bangsaKoperasi yang artinya terlahir dari anggota yang bersama musyawarah dan mufakatdalam gelora zaman menjelma sosok wajahnyaIni program nasional untuk kemajuan desauntuk menggerakkan kemandirian ekonomi keluargadengan dukungan modal dan sarana produksiAda wana semangat merah...
Kelana Kampung dan Kota -39
Simply da Flores
Gelora Samudra Tanya
1.Pada mulanya tanyaIni apa itu apaIni siapa itu siapaDanMama adalah Guru serba bisadalam senyum membalut laradengan ceria membungkus dukaterus meramu air mata dan darahjadi senyum dan tawa ceriaberbekal mantra tanya dan doa sahajaPara Ayah berburu jawaban di ladang dan hutan belantaraagar jadi rezeki keluargaMereka memancing harapan dengan kalo dan...
Kelana Kampung dan Kota -38
Simply da Flores
Pada Tiang Sasi dan Salib Merah
1.Tiang Sasi ini dari kayu hutan tanah Papua iniRitual adat budaya ini kami terima sebagai warisan adat budaya leluhurKami tidak meminta terlahir di tanah iniKalian orangtua leluhur pun samatidak meminta menjadi pewaris suku di tanah iniMaka …ketika suara kami tak mampu bergema mengetuk kesadaran sesamaKetika kekuatan tangan kami tak...
Kelana Kampung dan Kota -37
Simply da Flores
Aku, Rindu dan Dendam
1.Sedemikian kuat dendamku padanyakarena kuyakin dialah penghalang hasratkuSebegitu dasyat amarahku pada merekakarena kupercaya bahwa kegagalanku diupayakan merekaMaka…aku ingin membalaskan dendam pada diaaku mau lampiaskan amarah pada merekaAgar aku merasa terpuaskan hasratkuDan aku yakin demikianlah harkat martabatkuharus dipulihkan dengan membalas dendam dan lampiaskan amarah 2.Ketika ada rindu bergelorauntuk mendapatkan perhatian...
Kelana Kampung dan Kota -36
Simply da Flores
Di hadapan Cermin Semesta
1.Pada mulanya cermin itu adaBukan karena manusia ingin melihat mukanyaBukan karena diri ingin mengenal wajahnyaBukan juga agar bisa menghitung jumlah rambutBukan pula agar seluruh sosok kelihatanNamun…debu tanah menyusun seluruh raga asaliUdara hembuskan nafas bagi jiwa ragaLalu…debu tanah dan udara adalah cermin jiwa ragaTak peduli diminta atau tidakTak berhenti disukai...
Kelana Kampung dan Kota -35
Simply da Flores
Antara Merauke dan Aceh
1.Kudengar cerita tentang saudarakuMereka dibangunkan mentari Fajar Timurkarena ada di Monumen Titik Nol MeraukeBurung kasuari, cendrawasih dan marga satwa lain makin senyaplantaran rumah mereka dibongkar dan musnahPenduduk pewaris tanah juga galau merana tak berdayakarena tak mampu bersuara saat tanahnya diambil untuk proyek strategis nasional Suara rakyat saat berburu dan...
Kelana Kampung dan Kota -34
Simply da Flores
Virus dan Predator di Dunia Rohani
1.Aku, engkau, diaterlahir sebagai pribadi rohani jasmaniMereka dan kita semua manusiapasti mempunyai pengalaman religiusTak peduli latar adat budayanyaTak pandang suku bangsanyaTak tergantung agama kepercayaannyaBahkanjika tidak punya organisasi agama dan atheisPribadinya tetap ada aspek rohaniyang sudah terwariskan secara alamiOleh kuasa kebesaran Sang Ilahi 2.Aku, engkau, dia, merekaKita semua datang ke...
Kelana Kampung dan Kota -33
Simply da Flores
Kucing Metropolitan
1.Meong-meong…Kami kucing di MetropolitanAnak generasi wajah kemajuanyang digunakan para penguasaUntuk membuat kebijakan politikUntuk menjalankan tampuk kekuasaanUntuk memutar roda ekonomiUntuk mengubah wajah alam lingkunganUntuk berbuat apa saja pada rakyatdengan kewenangan jabatan kekuasaanAtas nama rakyat dan NKRIDankami kucing-kucing di Metropolitanbelajar menonton perubahan dan mengalami suka duka sebagai binatang 2.Meong… meong…Kami kucing...
Kelana Kampung dan Kota -32
Simply da Flores
Bertanya pada Babi-babi
1.Wahai babi-babi di hutanKalian bisa makan segalaEntah ubi dan buah-buahanEntah daun dan rerumputanEntah baru dan akar kayuKami sebut kalian itu omnivorayang mampu lari berpacu di padang dan hutanyang bisa melintasi lembah gunung dan bukitYang bermandi kubangan dan berpesta lumpurTetapi…Kami biasa memburu demi nikmati dagingmuKami menganggapmu hama perusakApa dan siapakah...
Kelana Kampung dan Kota -31
Simply da Flores
Kuda-kuda Bergaya
1.Padang rumput menulis kisahKuda-kuda liar beranak pinakBerkaca di aliran sungai sambil segarkan ragaMenari di rerumputan hijau seraya bernyanyiDerap langkah kebebasan mengukir musimAlam telah mengajari cara berkelanaLintasi padang, lembah, bukit dan gunungTidak harus merusak alamTidak perlu membangun istana dan gedungTidak berlomba membunuh sesama demi tahta kekuasaan 2.Sejarah manusia mencatat ceritaManusia...
Kelana Kampung dan Kota -30
Simply da Flores
Dari Tutur Lisan ke Literasi Digital
1.Suara tutur luhur itu bergemaada yang terpatri di batu-batu sakralada yang terlukis di pohon-pohon keramatada yang tertulis di mata air, sungai dan danauAngin selalu membaca melintasi musim yang silih bergantiDebu tanah setia mendengar bersama jejak sejarah kehidupanCahaya mentari menyaksikan penuh bijak bestarikarena tutur insani adalah percikan suara IlahiDan pasti...