1.Anomali Keadilan Hutan belantara dan kadang sakralkini gundul dan berlobang meranaIsinya sudah terbang melayangdengan kata pembangunan dan kesejahteraanRakyat pewarisnya merana dan meregang nyawaDi manakah hukum alam dan adat budaya Di gedung pengadilan yang megahDihiasi sumpah demi nama Sang Pencipta“Keadilan berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa”Jemari rakyat jelata mengemis fakta kebenaranHukum tumpul ke tas dan tajam ke…
Kategori: SIMPLY DA FLORES
Kelana Kampung dan Kota -8
Kelana Kampung dan Kota -7
Simply da Flores
Warisan Adat Budaya
1.Antara Kampung dan Kota Ajaran dari leluhur kampungAmanah kearifan adat budayaKita adalah bagian dari solusiMaka…Masalah besar harus jadi kecil dan sirnaPersoalan berat harus jadi ringan dan tak adaAgar damai hadir dan harmoni bersemi Hal yang baik dan bergunaharus dijaga dan dilestarikanHal yang salah dan problemamesti diperbaiki dan dicegahMakaperlu berpikir waras dan bertindak bijakHarus bicara tepat…
Kelana Kampung dan Kota -6
Simply da Flores
Kisah Cerita Orangtua
1.Aku, engkau, diaadalahPutra-putri pengembara abadiKita dan mereka semuaadalah anak-anak musafir sejatiDanpara orangtua dan pendahulunyaadalah salah satu tonggak persinggahanSang Maha Energi Semesta berkreasidalam fakta tanya dan misteridengan dinamika perubahan dan inkarnasiyang terjadi seperti pelangiMempesona dan ajaib berwarna-warni 2.Para orangtua wariskan kisah ceritatentang rindu damba dari generasi sebelumnyatentang pengalaman suka duka karena tanyatentang mimpi dan imajinasi untuk…
Kelana Kampung dan Kota -5
Simply da Flores
Pada Mulanya Kampung
1.Ribuan kampung tersebar di Tanah Air iniingatkan aku pada tanah lahirku sendiriMaka…Debar jantung menuntunku kembaliuntuk menelusuri tanah tumpah darahkuDesah nafas menemani aku pulangmenelisik puing jejak di kampung 2.Berjalan pulang ternyata tak mudahbukan soal jarak waktu dan biayabukan juga karena tak ada saranaNamun…kembali membaca buku memoriyang mencatat jejak sejarah pribadiTentang fakta pengalaman suka dukayang belum tentu…
Kelana Kampung dan Kota -4
Simply da Flores
Warung Kopi Pojok
1.Sudah sekian gelas hitam kopisaya nikmati di warung pojok iniMerek kopinya selalu samatetapi…rasanya ternyata berbeda-bedaAntara harapan dan faktaantara selera dan tanyaantara warung pojok, ruang dan waktu berbicara 2.Entah karena berbeda waktunya aku datangEntah karena cuaca yang sedang berubahEntah karena pengunjung ramai atau sepiMungkin juga karena dengan siapa aku mengopiAtau soalnya ada di pikirankuAtau juga pada…
Kelana Kampung dan Kota -3
Simply da Flores
Adakah Harmoni setelah Hujan
Kulihat Ibu Pertiwibasah kuyup diguyur air mataHujan senja mengguyur alam jiwa ragaentah balita, anak remaja dan orangtuaapalagi galau kaum perempuan dan para IbuMalam sudah tiba dihiasi bintangterasa segar sejuk setelah hujanEntah cuaca berpengaruh pada rasa manusiakarena sejatinya insan hanya bagian kecil dari semesta Melangkah menyusuri lorong sunyiraungan perut memaksa mencariseteguk air dan sesuap nasiRupanya bagi…
Kelana Kampung dan Kota -2
Simply da Flores
Dari Betawi ke Metropolitan
1.Duduk di trotoar menunggu kerak telortempatnya dekat pelataran Monumen Nasionaldi depannya ada Istana NegaraDeru kendaraan hilir mudik berpacusepanjang siang hingga senja berlaluKisah cerita terpatri di museum MonasRindu damba berkilau emas di puncak tuguFakta dan tanya mengusik jiwa raga 2.Hingar bingar lampu kota gemerlapmeski pengemis dan gelandangan nasibnya gelapIni bumi Betawi tanah Salaka NagaraSekarang Jakarta Ibukota…







