“Kita dikenalkan orangtua dengan calon pasangan itu biasa, tapi dipersatukan dalam kasih Allah itu anugerah terindah.” -Mas Redjo … Ketika dikenalkan dengan calon pilihan orangtua, saya menghargai pilihan dan etiket baik mereka. Hal ini tidak identik saya langsung acc. Karena kecocokan itu soal hati, dan Allah yang menyatukan. Jika saya lalu ke luar bersama Mas…
Kategori: MAS REDJO
Bermakna dalam Terang-Nya
“Hidup sebagai ungkapan syukur untuk jadi makin baik dan berkenan bagi Tuhan.” Selalu bertanya pada diri sendiri, “Apakah hidup ini menuju arah yang benar dan makin baik?” Jika kita ragu menjawab dan belum merasa yakin dengan diri ini, berarti kita hidup dalam dunia yang abu-abu, kelam, atau bahkan bisa jadi dalam kegelapan. Lho?! Tidak harus…
Diribeti oleh Pikiran Sendiri
“Jangan menilai orang dari tampilan luar agar kita tidak dipermalukan oleh realita.” -Mas Redjo … Untuk kedua kali ini saya melihat tetangga rumah, Pak AA memesan nasi goreng memakai nasi sendiri. Istilahnya, nitip menggoreng supaya harga jadi murah? Kasak-kusuk tetangga beberapa hari lalu itu mendenging di telinga saya lagi. Saya segera membuang anggapan dan prasangka…
Permohonan Terakhir
“Seandainya menjelang akhir hidup kita diberi kesempatan oleh Allah untuk sebuah permohonan, apa yang mau diminta?” Maaf, jika pertanyaan itu dianggap lancang. Tapi tidak ada salahnya, jika direfleksikan dalam hidup ini. Karena sesungguhnya hidup adalah kesempatan terbaik yang diberikan Allah untuk mewujudkan cita-cita, impian, dan harapan kita. Bagi orang sakit, apalagi yang kritis dan menahun,…
Antri? Di-Online saja…
Ada sebagian orang bilang, budaya antri itu kuno dan sudah tidak zamannya. Katanya, mengantri itu membuang-buang waktu dan energi. Lebih keren itu ‘online’. Tidak ribet, cepat, dan praktis. Apa pun barang yang dibutuhkan, di jagat maya itu mudah ditemukan dan diperoleh. Barang yang kita terima itu juga bisa dikomplain dan ditukarkan, jika tidak sesuai pesanan,…
Ikhlas Hati itu Meluaskan Rezeki
“Pekerjaan yang dijalani ikhlas hati itu meluaskan rezeki.” -Mas Redjo … Saya salut sesalutnya dengan Pak TP pelanggan toko. Usianya menjelang 70 tahun, tapi semangat hidupnya luar biasa. Setiap dua-tiga hari sekali, Pak TP belanja plastik ke toko untuk membungkus peyek, lalu peyek buatan istrinya itu dititipkan ke warung-warung dengan menggunakan sepeda. “Untuk kesibukan, menganggur…
Jangan Dianggurkan Gudang itu
“Melihat gudang yang berantakan bagai kapal pecah itu adalah cerminan hati saya sendiri.” -Mas Redjo … Jangan kaget! Jujur, fakta itu real dan benar! Karena ketidakpedulian, gudang itu dipenuhi banyak barang keluarga dan ‘tetek bengek’. Selain berdebu, sumpek, dan juga ngap! Saya membuka gudang itu, karena mau dibenahi, setelah Doggy kesayangan mati. Barang itu untuk…







