“Dipasang, bisa sebagai penunjuk arah, pengenal, atau profesi itu biasa. Tapi papan nama digunakan sebagai identitas iman, karena kita bangga jadi murid-Nya.” Papan nama itu terpasang jelas di tembok sebelah kiri pintu rumah saya: Yuventius Mas Redjo, Ketua RT O13 (Bolong-Ji-Lu). Bangga, karena saya ini minoritas, tapi dipercaya sebagai Ketua RT. Nama baptis itu membuat…
Kategori: MAS REDJO
Mari Melihat Sisi Baik Orang Lain
“Makin mudah melihat keburukan dan kejelekan orang lain, ternyata kita ini kian buruk, jika dibandingkan dengan orang itu!” Realitas itu tidak harus disangkal, tapi lebih bijak diakui dengan jujur dan dari kedalaman hati. Karena pribadi yang baik hati itu tidak mau berprasangka buruk dan jelek, serta menghakimi orang lain. Ketika kita senang mencari-cari dan mudah…
Peduli dan Rasa Memiliki
“Kompak, guyup, gayeng, dan menginspirasi itu adalah apresiasi dari lubuk hati ini melihat umat yang bahu membahu bebersih Gereja.” Semula saya bermaksud ke rumah sahabat AW di bilangan GS. Karena AW sedang bebersih Gereja, yang bakal dilalui, saya diminta mampir untuk menyerahkan berkas laporan yang dibutuhkannya, dan itu lebih dekat. Menurut AW, bebersih total Gereja…
Tidak Antipati, tapi untuk Diantisipasi
“Peraturan dan perundangan yang dibuat untuk dilanggar itu datang dari si Jahat. Tapi untuk ditaati, karena kita ingin hidup disiplin, tertib, teratur, nyaman, dan damai.” -Mas Redjo … Apa pun motivasi dan alasannya, jika peraturan dan perundangan itu dibuat untuk dilanggar, berarti ada udang di balik batu. Bermain pat gulipat untuk mencari kemudahan, memperkaya diri…
Memaafkan, Melupakan, dan Mendoakan
“Jangan menelanjangi aib sesama, karena kita tidak bisa menutupi aib sendiri di hadapan-Nya.” -Mas Redjo Alangkah bijak, seberat apa pun kesalahan sesama pada kita, lebih baik itu dimaafkan dan dilupakan agar tidak membebani hidup kita sendiri. Sederhana, tapi faktanya itu tidak semudah berteori dengan yang kita ucapkan. Karena dibutuhkan sikap kebesaran jiwa, kerendahan hati, dan…
Mengasihi itu Memerdekakan Jiwa
“Jauhi konflik agar tidak disesatkan yang jahat. Utamakan dan dulukan belas kasih, karena kita meneladani Yesus.” -Mas Redjo Memilih diam, karena mengasihi itu saya lakukan untuk meminimalisasi perdebatan, percekcokkan, konflik, dan apalagi permusuhan. Karena semua itu datangnya dari yang jahat. Saya menjauhi perdebatan dengan siapa pun dan apa pun yang jadi pokok bahasannya, jika untuk…
Menyemai Kebiasaan Baik
“Membangun karakter anak itu dimulai sejak dini agar mengakar di hati dan kelak menghasilkan buah-buah kebaikan.” -Mas Redjo Diterapkan sejak dini adalah pilihan yang tepat dan bijak. Anak itu ibarat buku putih yang mudah ditulisi atau dilukisi oleh orangtuanya. Anak juga mudah diarahkan untuk mencontoh teladan orangtuanya dalam berkata-kata, bersikap, dan berperilaku baik. Sederhana, tapi…







