Hidup yang Terindah itu dalam Terang Tuhan
“Peristiwa terindah dalam hidup ini adalah dengan memperlakukan orang lain seperti pada diri sendiri.” -Mas Redjo Orientasi untuk mengasihi sesama itu adalah dasar dan nafas hidup Kristiani, karena kita murid-murid Tuhan Yesus. Hidup dalam terang-Nya. Pijakan kita untuk memperlakukan sesama seperti pada diri sendiri itu cara bijak untuk mempresentasikan...
PO Gaib
“Ketika menomor-satukan materi, ternyata kita kehilangan Yang Ilahi.” -Mas Redjo… Syok berat! Realitas itu yang terjadi di sekitar kita, ketika harga barang-barang kebutuhan melonjak drastis! Pelaku usaha rumahan kaget, syok, limbung, dan bahkan banyak yang berhenti produksi, alias tutup! Miris! Imbas dari harga kebutuhan yang melonjak drastis itu tidak...
Anakku Bukan Robot!
“Karena bukan robot, tidak seharusnya kita mengkloning anak untuk jadi robot. Melainkan karena kita adalah manusia ciptaan-Nya yang berakal dan berbudi luhur.” -Mas Redjo Zaman boleh berkembang maju, tapi kita harus teguh dalam prinsip untuk mendidik anak dengan baik agar anak jadi pribadi yang percaya diri, mandiri, dan bertanggung...
Jangan Panik dong…!
“Buat apa panik… buat apa panik… Panik itu tak ada gunanya.” Jika panik itu tak ada gunanya, ya, tidak seharusnya kita jadi uring-uringan, emosian, dan stres. Pikiran tambah kusut. Tubuh jadi lungkrah, dan kita pun mudah jatuh sakit. Ingat, situasi dan kondisi sulit ini tidak dialami sendiri. Tapi, bahkan...
Salib:
Simbol Kemanusiaan Sejati
“Pandanglah salib itu dan hidupi di pikiran serta hati agar ucapkan dan perilaku kita mencerminkan Pribadi yang di salib.” -Mas Redjo … Dengan selalu membiasakan dan mendisiplinkan diri memandang salib Yesus, saya berusaha untuk mengurai dan memahaminya, lalu menerapkannya dalam hidup keseharian. Intinya adalah agar tragedi “Orang benar dan...
Memurnikan Hati di Lingkungan Orang yang Menyakiti
“Diremehkan dan direndahkan orang lain itu jangan membuat kita tertekan dan stres. Lebih baik kita mengasihinya agar jadi kuat dan bijak.” -Mas Redjo … Hal itu saya sampaikan ke istri agar tidak berprasangka buruk dan sensi terhadap tetangga, karena kita ini warga baru di komplek perumahan. Meski saya merasakan...
Tidak Ambisi, tapi Didasari Kualitas Hati
“Memasang target demi ambisi itu ibarat balon yang menggelembung, dan mudah pecah. Tapi hidup yang selalu disyukuri itu membuat kita lindap dalam belas kasih Allah.” Jujur, semula orientasi hidup saya sekadar untuk mewujudkan target demi target. Dengan meraih sukses itu saya merasa puas dan bangga. Karena perjuangan saya tidak...
Papan Nama
“Dipasang, bisa sebagai penunjuk arah, pengenal, atau profesi itu biasa. Tapi papan nama digunakan sebagai identitas iman, karena kita bangga jadi murid-Nya.” Papan nama itu terpasang jelas di tembok sebelah kiri pintu rumah saya: Yuventius Mas Redjo, Ketua RT O13 (Bolong-Ji-Lu). Bangga, karena saya ini minoritas, tapi dipercaya sebagai...
Mari Melihat Sisi Baik Orang Lain
“Makin mudah melihat keburukan dan kejelekan orang lain, ternyata kita ini kian buruk, jika dibandingkan dengan orang itu!” Realitas itu tidak harus disangkal, tapi lebih bijak diakui dengan jujur dan dari kedalaman hati. Karena pribadi yang baik hati itu tidak mau berprasangka buruk dan jelek, serta menghakimi orang lain....
Peduli dan Rasa Memiliki
“Kompak, guyup, gayeng, dan menginspirasi itu adalah apresiasi dari lubuk hati ini melihat umat yang bahu membahu bebersih Gereja.” Semula saya bermaksud ke rumah sahabat AW di bilangan GS. Karena AW sedang bebersih Gereja, yang bakal dilalui, saya diminta mampir untuk menyerahkan berkas laporan yang dibutuhkannya, dan itu lebih...
Tidak Antipati, tapi untuk Diantisipasi
“Peraturan dan perundangan yang dibuat untuk dilanggar itu datang dari si Jahat. Tapi untuk ditaati, karena kita ingin hidup disiplin, tertib, teratur, nyaman, dan damai.” -Mas Redjo … Apa pun motivasi dan alasannya, jika peraturan dan perundangan itu dibuat untuk dilanggar, berarti ada udang di balik batu. Bermain pat...
Memaafkan, Melupakan, dan Mendoakan
“Jangan menelanjangi aib sesama, karena kita tidak bisa menutupi aib sendiri di hadapan-Nya.” -Mas Redjo Alangkah bijak, seberat apa pun kesalahan sesama pada kita, lebih baik itu dimaafkan dan dilupakan agar tidak membebani hidup kita sendiri. Sederhana, tapi faktanya itu tidak semudah berteori dengan yang kita ucapkan. Karena dibutuhkan...
Mengasihi itu Memerdekakan Jiwa
“Jauhi konflik agar tidak disesatkan yang jahat. Utamakan dan dulukan belas kasih, karena kita meneladani Yesus.” -Mas Redjo Memilih diam, karena mengasihi itu saya lakukan untuk meminimalisasi perdebatan, percekcokkan, konflik, dan apalagi permusuhan. Karena semua itu datangnya dari yang jahat. Saya menjauhi perdebatan dengan siapa pun dan apa pun...
Menyemai Kebiasaan Baik
“Membangun karakter anak itu dimulai sejak dini agar mengakar di hati dan kelak menghasilkan buah-buah kebaikan.” -Mas Redjo Diterapkan sejak dini adalah pilihan yang tepat dan bijak. Anak itu ibarat buku putih yang mudah ditulisi atau dilukisi oleh orangtuanya. Anak juga mudah diarahkan untuk mencontoh teladan orangtuanya dalam berkata-kata,...
Samudra Kasih Allah
“Mengasihi dan mendoakan mereka yang bersalah itu anugerah Allah agar kita menjalani hidup ini ikhlas hati.” -Mas Redjo Tidak membalas, mendendam, dan menghakimi. Kita mengasihi mereka yang bersalah, karena meneladani Yesus agar kita pun murah hati. Semangat mengasihi, karena hidup kita tidak berpusat pada diri sendiri, tapi bersumber pada...