Kategori: MAS REDJO

Hidup adalah Belajar

“Dengan memudahkan urusan orang lain, kita meringankan beban hidup sendiri.” -Mas Redjo Inti nasihat bijak Bapak itu teramat dalam bagi kami, anak-anaknya. Bapak mengajarkan kepada kami akan anugerah Allah yang dahsyat. Dengan peduli dan berbagi ikhlas hati pada sesama, kita membuka pintu rezeki-Nya. Mensyeringkan pengalamannya sebagai pekerja bangunan, Bapak...

Tahan Uji untuk Jadi Bijaksana

“Selalu merendah agar kita tidak jatuh, karena pujian. Ketika dikritik agar kita tahan uji dan makin bijaksana.” -Mas Redjo Salah alamat dan silakan lewat itu yang saya katakan pada diri ini, setiap kali pujian itu datang merayu dan membius hati ini agar saya tidak lupa diri. Saya mengucapkan terima...

Penggarap Kebun Anggur

“Berbahagialah orang yang taat dan setia melaksanakan tugas perutusan Tuhan.” -Mas Redjo Percaya dan mengimani Yesus berarti hidup ini tidak untuk diri sendiri, tapi untuk Tuhan dan sesama. Syarat utama dan mutlak untuk bekerja di Kebun Anggur Tuhan adalah, kita harus menanggalkan keakuan diri (ego) dengan melayani sesama ikhlas...

Belas Kasih itu Mahkota Jiwa Orang Beriman

“Mengasihi sesama hingga ego ini terluka agar jiwa kita makin kuat dan sehat.” -Mas Redjo Semangat pengorbanan itu harus dimiliki umat Kristiani, karena kita meneladani pengorbanan Yesus. Kita adalah murid-murid-Nya. Selalu memohon berkat dan belas kasih Tuhan agar kita jadi pribadi yang tabah, sabar, rendah hati, dan hidup berkenan...

Hidup untuk Berhikmat

“Rumah orangtua itu berarti rumah anaknya juga. Tapi rumah anak itu tidak identik rumah orangtuanya.” -Mas Redjo Realita dan alasannya sederhana. Anak menikah, karena pihak ketiga, dan mungkin juga telah dikaruniai putera. Semula saya tidak sependapat dengan Ibu, ketika Ibu memutuskan tinggal bersama Mas, ketimbang dengan Mbak yang lain...

Bahagia itu Hikmat dan Anugerah Allah

“Fakta: Orang yang senang gaduh itu menulikan hati, dan sekaligus membutakan jiwanya sendiri.” -Mas Redjo Tidak harus terkaget-kaget dan menyumpah serapah. Lebih bijak itu bertanya pada diri sendiri: “Apakah kita hidup tenang, damai, dan bahagia?” Dijamin: tidak! Orang yang hobi nyinyiran dan berkonflik itu hatinya selalu gelisah dan tiada...

Rezeki dari Delapan Penjuru

“Berbuat baik itu ada maunya…? Oh, maaf! Kebaikan adalah kebaikan. Tapi sifat pamrih itu datang dari si Jahat.” -Mas Redjo … Perbuatan baik itu mengajar kita untuk berani melepas tanpa merasa kehilangan agar kita ikhlas hati. Saya terinspirasi dengan pepatah Cina kuno, “Orang yang berbuat baik, walaupun rezeki belum...

Tetaplah Rendah Hati dan Ikhlas

“Ketika perbuatan baik itu dibalas dengan hal-hal buruk dan jelek berarti Setan tidak berkenan dan menolaknya. Tetaplah sabar, rendah hati, dan ikhlas.” -Mas Redjo… Hal itu saya alami, tidak sekali dua, tapi hingga menguji kesabaran hati ini. Maksud baik saya disepelekan dan tidak ditanggapi oleh pekerja bengkel di depan...

Tidak Seindah Kenyataan

“Sawang sinawang, karena kenyataan itu tidak seindah yang dibayangkan!” -Mas Redjo … Saya diam, mendengarkan cerita AP, tapi tidak percaya. JD yang adalah sahabat kami seperti mempunyai masalah dan sedang galau. “Cobalah lihat kedalaman mata JD,” saran AP. Mungkinkah JD yang tajir melintir dan selalu tampak gembira itu sedang...

Merintis Jalan Baru

Menghitung ulang kenaikan harga bahan-bahan, kemasan, dan biaya produksi itu adalah prioritas utama, ketimbang kita mengeluh, ngomel, menyalahkan pihak lain, dan stres. “Apakah cara berjualan kita selama ini sudah benar?” Sebagai pelaku umkm, kita kaget dan shock berat. Khususnya harga kemasan plastik yang melambung di luar nalar hingga 100%....

Gengsi, oh, Gengsi

“Jangan meninggikan gengsi agar tidak ditelanjangi dan dipermalukan oleh keakuan diri.” -Mas Redjo Sadar dan pengendalikan diri itu adalah resep cespleng agar kita tidak jadi pribadi yang sombong dan tinggi hati. Tapi hidup secara bersahaja dan membumi. Sering kali saya melihat orang yang terpeleset oleh lidahnya sendiri. Mereka berbicara...

Panjang Akal vs Akal-akalan

“Panjang akal itu cerdik. Pandai mencari solusi. Jika digunakan untuk mengakali pelanggan itu suloyo.” -Mas Redjo Mendengar cerita dari sahabat GP di TK, saya hanya tersenyum. Saya tidak berkomentar, apalagi untuk menanggapinya. Saya tersenyum, ternyata banyak orang mengepankan bicara dulu, tapi berpikir belakangan. Jadinya konyol, mringis, dan saya terpaksa...

Jangan Statis, tapi Jadilah Kreatif dan Inovatif

“Pernahkah kita berpikir, suatu saat harga barang kebutuhan itu melejit tak terkendali? Atau bahkan hilang dari pasaran?” Tidak harus kaget, menyumpah serapah, atau menyalahkan pihak lain. Sejatinya kita sendiri yang salah, karena tidak berpikir jauh ke depan untuk mengantisipasinya. Coba dicermati dengan seksama peralihan bungkus suatu barang, variasi makanan...

Seindah Pengharapan, Seterang Api Jiwa

“Hormat dan bakti pada orangtua itu membuka pintu rezeki. Percaya dan mengimani Tuhan, anugerah-Nya luar biasa!” -Mas Redjo … Tidak cukup sekadar percaya, tapi saya ainul yaqin, orangtua itu selalu ingin memberi yang baik dan tidak ingin anaknya menderita. Apalagi Tuhan yang Mahabaik, Pengasih, dan Penyayang. Saya sungguh yakin-seyakinnya,...

Harga Barang Peseduluran

“Berdagang mencari keuntungan semata itu rezekinya bakal susut. Bagi yang memprioritaskan persaudaraan, dijamin rezekinya berkelimpahan.” -Mas Redjo Ketika harga barang melonjak di luar nalar dan tidak terkendali, PO barang hilang alias digaibkan oleh importir atau pabrik itu hal biasa. Tapi yang luar biasa itu adalah mereka yang mempunyai komitmen...