Melalui Nabi Yesaya, Tuhan menegur umat yang berpuasa secara lahiriah, tapi tetap hidup dalam ketidakadilan. Tuhan rindu puasa yang membebaskan orang tertindas, membagikan roti kepada yang lapar, dan membuka ikatan belenggu (bdk. Yes. 58: 1-9a). Puasa sejati itu bukan sekadar menahan diri dari makanan, melainkan menyentuh kehidupan sesama. Dalam konteks kita sekarang, puasa berarti melawan…
Penulis: Admin
Jejak Kelana Nafas-48
Bocah Angin-545
Korupsi Menggugat Jiwa Raga
1.Korupsi sudah menggurita dan membudayaDibanggakan pelaku dengan senyum tawameskipun tangan dirantai dan berbaju oranyedi hadapan wartawan dan di kamera sosmedHukum sepertinya tumpul tak berdayakarena oknum penegaknya bisa butaoleh kekuatan kuasa dan senjataapalagi kalau kebagian jatah uangnyaEntah siapa menangkap siapaEntah ini salah siapaTetapifaktanya korupsi terus merajalelamengisap nasib generasi bangsa 2.Korupsi itu maling uang rakyatKorupsi itu merampas…
Terpental pada Tembok yang Dibangun Sendiri
“Kebenaran tidak akan bisa masuk ke dalam pikiran ini, jika kita sudah membangun tembok tebal yang kokoh kuat, sehingga mementalkannya.” Memang susah bagi orang yang sudah membangun tembok di dalam otak dan hatinya, alias hati mengeras, sehingga tidak mau menerima pendapat orang lain. Lebih mengerikan lagi, bila Anda telah menghidupi sesuatu yang salah, yang dianggap…
Datang kepada Tuhan yang Mengasihi
“Kasihanilah aku, ya, Allah menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar” (Mzm 51: 3). Kita semua pasti pernah jatuh dalam dosa. Bahkan Daud, seorang Raja besar yang sangat dekat dengan Tuhan, pernah melakukan kesalahan besar dalam hidupnya. Tapi, dengan berani, ia datang kembali kepada Tuhan dengan hati yang hancur dan tulus. Daud tidak…
Ada Jendela Terkuak Lebar
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Quando Claudit Deus, Aperit Alius”“Kala Tuhan Menutup Pintu, Dia Membuka yang Lain.”(Adagium Latin) Fakta Historis Sejarah membuktikan banyak orang gagal di satu bidang, tapi berhasil di bidang lain. Kita tidak inginkan, bahwa selamanya akan berkubang dan tenggelam dalam lumpur kesedihan dan kegagalan? Karena itu, ubahlah fokus pandangan kita dari pintu…
Memilih Berkat
Setelah Rabu Abu, liturgi hari pertama mengajak kita untuk merenungkan tentang berkat Allah. Masa Prapaskah ini sangat spesial mengenai disiplin beriman dengan tuntutan volume dan kualitas yang lebih kuat, dibandingkan dengan masa-masa liturgi lainnya. Berkat Tuhan sangat kita perlukan demi terwujudnya proses pendisiplinan diri, karena Tuhan berkenan dengan berkat-Nya bagi setiap orang yang mengharapkan keselamatan…
Lembar Kertas Kehidupan
“Jangan takut menuliskan kisah perjalanan dalam lembar buku kehidupan.” -Rio, Scj. Selembar kertas, kalau hanya dikosongkan itu tidak mempunyai nilai apa-apa. Kertas yang sama di tangan anak kecil itu jadi coretan, di tangan pelajar jadi catatan, di tangan pebisnis jadi kontrak, dan di tangan pihak pembuat uang jadi nilai tukar. Singkatnya di tangan yang tepat…







