“Pernahkah kita berpikir, suatu saat harga barang kebutuhan itu melejit tak terkendali? Atau bahkan hilang dari pasaran?”
Tidak harus kaget, menyumpah serapah, atau menyalahkan pihak lain. Sejatinya kita sendiri yang salah, karena tidak berpikir jauh ke depan untuk mengantisipasinya.
Coba dicermati dengan seksama peralihan bungkus suatu barang, variasi makanan atau masakan, penggunaan energi dari minyak ke listrik, bidang pekerjaan atau profesi, dan seterusnya itu seiring perkembangan zaman.
Jika kita berdiam diri, statis, dan malas… bersiaplah dilindas zaman dan dicampakkan ke lorong gelap penyesalan serta tidak berujung!
Camkan! Apa pun bidang usaha, profesi, atau keahlian kita itu sudah seharusnya diasah terus menerus agar insting kita makin peka, jeli, dan terampil dalam mengantisipasi sikon ke depan, sehingga kita tetap eksis!
Semangat pembaharuan itu harus dimunculkan dan dibangkitkan kembali, karena kita sadar diri. Tujuannya jelas, kita bukan seorang pemalas, pengekor, dan hobi dinina-bobokan dalam aneka fasilitas, kemudahan, dan kenyamanan yang membuat kita tidur mendengkur! Melainkan kita adalah sang inovator dan kreator itu!
Semangat mendobrak kestatisan diri itu andalah landasan utama kita untuk bergerak maju menapaki tantangan zaman yang kian kompetitif agar kita jadi pemenang kehidupan!
Sejatinya, dengan selalu mencoba dan berkreasi hal-hal yang baru, dijamin kita tahan uji, ulet, dan tangguh.
Selalu berjuang untuk memberikan kemampuan terbaik dari diri ini. Jadilah pribadi pembaharu sejati yang mandiri untuk memberi solusi!
Mas Redjo

