Yesus Hadir di Tengah Badai Hidup
Tapi segera Yesus berkata kepada mereka: “Tenanglah! Aku ini, jangan takut!” (Mat 14: 27). Penginjil Matius menggambarkan pergolakan yang dialami para murid di tengah bahaya. Mereka berlayar tanpa kehadiran Yesus, lalu perahu mereka diterjang badai yang dahsyat di tengah danau. Kepanikan muncul, dan mereka pun merasa hidup terancam. Tapi...
Menjadi Manusia Hantu yang Menghantui
“Mungkin lebih baik jadi hantu benaran, sehingga siapa pun bisa takut pada kita daripada jadi manusia berlagak hantu yang menghantui sesama. Bila itu terjadi, maka betapa menakutkan diri ini di hadapan anak-anak manusia.” Kita keliru, bahkan salah menilai orang, bila kita kurang atau tidak mengenal dia/mereka yang dinilai, atau...
Jangan Padamkan Lampu Suarmu
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Lampu suarmu adalah ekspresi isi jiwamu yang bersinar”(Didaktika Hidup Sejati) Kisah Lampu Mercusuar yang Padam Ayah dari seorang pelaut yang bekerja di kapal itu bertugas di mencusuar. Ia risau menantikan putranya yang seharusnya sudah pulang. Di suatu malam ada badai dasyat. Saat itu, sang...
Iman Sebesar Biji Sesawi
Adalah fakta, setelah sekian waktu mengikuti Sang Guru, Yesus Kristus, terbukti para Rasul tidak dapat menyelesaikan suatu masalah yang mereka hadapi. Orang yang sakit itu tidak dapat mereka sembuhkan dan yang kerasukan roh jahat itu tidak dapat mereka bebaskan. Mereka menyadari ada yang tidak beres dengan iman mereka, tapi...
Hidup Benar, karena Iman
“Iman itu tidak diukur dari besarnya, tapi dari kebesaran Allah yang kita percayai.” Allah yang Maha Rahim,Nabi Habakuk dan Yesus sama-sama bertanya, “Sampai kapan?”Habakuk bertanya, mengapa kejahatan seolah menang. Yesus bertanya, mengapa para murid masih begitu sulit percaya. Sering kali pertanyaan itu juga muncul dalam hatiku. Mengapa doaku terasa...
Api Iman
Pernahkah Anda mencoba menyalakan api unggun dengan korek, tapi kayunya basah? Tentu sulit. Jika kayunya kering dan disusun baik, api itu akan cepat membesar. Begitulah juga iman; tanpa kesiapan hati dan kepercayaan yang sungguh, iman tak akan ‘menyalakan’ kuasa Allah dalam hidup kita. Para murid Yesus gagal menyembuhkan seorang...
Ultimate Good
“Vita est brevis.” Tetaplah baik, meski rasanya sia-sia. Membantu orang, meski tidak ada yang melihat. Tetaplah jujur, meski sering dibohongi. Tetaplah adil, meski sering dicurangi. Tetaplah kuat meski sering diremehkan. Tetaplah mengampuni, meski sering dilukai. Tetaplah hidup, meski rasanya sulit. Di tengah dunia yang gelap, tetaplah jadi terang. Semua...
Merangkul Jarak dan Waktu
Mosaik Serpihan Kelana -8Pemburu Jejak AnginSimply da Flores Hidup itu kelana dalam tanyamengembara merangkul jarak dan waktuJarak tempat yang tak bertepiJarak waktu yang tak pernah usaiBagi raga yang terbatasuntuk berada di mana sajaBagi jiwa yang tak bebasuntuk melintas tanpa batasKita selalu ada dan menjadidalam waktu dan tempat terbataskarena memang...
Iman yang Memindahkan Gunung
Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: “Pindah dari tempat ini ke sana, maka gunung ini akan pindah” (Mat 17: 20b). Dalam Injil, kita diajak merenungkan kekuatan iman yang sejati. Yesus berkata, bahwa iman sebesar biji sesawi saja dapat memindahkan gunung,...
Hukum Kasih
“Hukum Tabur Tuai itu mengajar kita untuk sadar diri agar tidak jatuh ke dalam kegelapan dosa. Dengan Hukum Kasih agar kita jadi pribadi yang murah hati.” -Mas Redjo Tidak cukup sekadar membaca dan merenungkan kedua hukum itu. Kita diajak untuk meresapi, menghidupi, dan memaknai dalam keseharian. Dengan mempraktekkannya agar...
Kekurangpercayaan Melahirkan Keraguan
“Kekurangpercayaan melahirkan keraguan, dan keraguan menyebabkan seseorang kurang yakin akan yang diminta, dipikirkan, dan dikerjakannya, sehingga ia hanya mengharapkan semoga mujur mendapatkan hasil.” Para murid akhirnya mendapati dirinya, bahwa mereka tidak mampu mengusir setan yang merasuki anak seseorang yang memohon belas kasih Yesus. Ketika mereka bertanya alasannya tidak dapat...
Pada Sekeping Wajah
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Tuhan tidak melihat wajahmu, tapi dunia mengenal dan menilaimu dari ekspresi sekeping wajahmu. Maka, jadikan wajahmu sebagai sebuah alasan agar orang-orang pun bisa mengingat Tuhan.”(Para Sufi) “Wajahmu, Wajahku, Wajah Kita” adalah seutas ‘kanvas’ yang jujur, tulus, dan otentik. I. Dari Sudut Antropologi: Wajah adalah...
Teka-teki Kehidupan
“Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tapi kehilangan nyawanya?” (Mat 16: 26). Jujur, yang diajarkan oleh Tuhan Yesus ini tidak bisa dibaca sekali atau dua kali, tapi harus berulang kali, untuk direnungkan dan diresapi agar kita menemukan maknanya. Tuhan Yesus berbicara tentang ’salib penebusan’ yang harus jadi tanda bagi...
Jika Hidup ini Bisa Ditukar
Pertukaran barang di zaman dahulu itu terjadi dengan sistem barter. Misalnya pisang dibawa dari gunung ditukar dengan ikan dari pantai. Zaman telah berubah dan sistem pertukaran ikut berubah, sehingga istilahnya bukan lagi tukar menukar barang, tapi membeli barang. Kita memakai uang untuk membeli barang yang dijual di pasar, toko,...
Memikul Salib
“Salib itu bukan tujuan akhir, melainkan jalan yang mendekatkan kita pada Yesus.” Allah yang Maha Rahim,Saat mendengar Yesus berkata, “Setiap orang yang mau mengikuti Aku harus menyangkal dirinya, memikul salibnya, lalu mengikuti Aku,” hati ini kadang gentar. Aku lebih suka jalan yang mudah, nyaman, dan aman. Tapi Engkau mengingatkanku,...