Penulis: Admin

Dibentuk jadi Berharga

“Apabila bejana yang sedang dibuatnya dari tanah liat di tangannya itu rusak, maka tukang periuk itu mengerjakannya kembali jadi bejana lain menurut yang baik pada pemandangannya” (Yer 18: 4). Pernahkah kita memandang pekerjaan tertentu, seperti pemulung, sebagai sesuatu yang rendah? Padahal, seorang pemulung mengumpulkan barang-barang yang dianggap tidak berguna...

Puas di Dunia, Punah di Akhirat

“Allah tidak hanya menciptakan dan mencintai kita, tapi Ia juga sabar terhadap salah dan dosa kita sambil menunggu waktu pertobatan kita. Bila akhirnya ada yang tidak bertobat maka itulah pilihan bebasnya untuk puas di dunia, tapi punah di akhirat.” Kesabaran Allah itu bagaikan tukang periuk yang dikisahkan oleh Nabi...

Refleksi Filosofis – Simbolis:
Anak Kecil dan Sebuah Buku

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Lakukan apa yang dapat Anda lakukan dan berdoalah untuk apa yang tidak dapat Anda lakukan.”(Santo Agustinus) Siapakah Pengangkut Beban Hidupmu? Seorang Pelayan Tuhan sangat sibuk memindahkan perpustakaan pribadinya ke lantai atas rumahnya. Tampak juga Putra kecilnya yang juga ingin membantunya. “Ya, engkau boleh membantu...

Renungan Harian Katolik
SAMPAI AKHIR ZAMAN, ALLAH BERTINDAK ADIL

Kamis, 30 Juli 2026 Oleh Romo Agus CSsR Akhir zaman itu nyata. kabar baiknya adalah bahwa Pada masa kini hingga akhir zaman, Allah bertindak penuh belas kasih dan adil. Allah memberi kesempatan yang sama pada setiap orang dari segala suku dan bangsa, entah yang baik atau yang jahat, entah...

Yang Penting itu Cuan

“Apa pun pekerjaan dan profesinya, jika orientasinya sekadar mencari cuan, dijamin bakal bo cuan!” -Mas Redjo Fakta di atas itu suatu bukti nyata, apalagi, jika bidang pekerjaan dan jasa pelayanan kita orientasinya demi ‘cuan’ (untung) semata, dan tanpa hati. Coba lihat fakta itu di sekitaran kita. Kita tentu pernah...

Mengatasi Kekhawatiran

Seorang wanita bernama Marta, menikah dengan seorang suami yang sangat sabar, penyayang, dan bertanggung jawab. Mereka dikaruniai tiga anak. Marta bercerita, bahwa tahun-tahun pertama hidup berkeluarga, suaminya yang sangat baik itu sangat membantunya untuk mengatasi sikap bawaannya yang selalu khawatir. Banyak hal yang dikhawatirkannya itu membuat dirinya sangat tertutup....

Kekudusan bertumbuh, ketika Kita Membuka Hati bagi Yesus

“Di setiap dukacita, Allah datang mendekat; berbicara dengan belas kasih dan membentuk iman.” Allah yang Maha Rahim,Terima kasih, karena Engkau mengingatkan kami, bahwa kekudusan itu tidak selalu lahir di tempat yang megah. Kekudusan bertumbuh di dalam keluarga yang membuka pintunya bagi Yesus. Marta melayani, Maria mendengarkan, Lazarus mengalami kuasa-Mu,...

Kasih yang Berasal dari Allah

Inilah kasih itu: “Bukan kita yang telah mengasihi Allah, melainkan Allah yang telah mengasihi kita” (1 Yoh 4: 10a). Banyak situasi di dunia saat ini bertolak belakang dengan kasih: peperangan, kekerasan, kebencian, dan saling menghancurkan. Bahkan, membalas kejahatan dengan kejahatan sering dianggap hal yang wajar. Dalam keadaan seperti ini,...

Gula

“Hidup ini tetap manis, meski terbalut dengan ratap dan tangis.” -Rio, Scj Hidup itu seperti gula. Kalau kopinya pahit yang disalahin gula, kurang gulalah, pelit gulalah. Tetap yang salah itu gula. Sebaliknya, jika kopinya manis banget. Gula lagi yang disalahkan. Jika takarannya pas itu yang dipuji kopinya. Kopinya enak,...

Keseimbangan dalam Hidup Rohani

Kita melihat dua sisi pelayanan kepada Yesus melalui kisah Marta dan Maria. Marta sibuk dengan berbagai pelayanan, sedangkan Maria memilih untuk duduk di dekat kaki-Nya dan mendengarkan perkataan-Nya. Marta merasa terbebani dan meminta Yesus menegur Maria. Tapi Yesus dengan lembut berkata, “Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak...

Sisa Waktumu pun Tuhan Terima

“Kesibukan tanpa berpaut pada Tuhan sesungguhnya hanya akan menyebabkan hidupmu kering dan layu.” Yang seharusnya terjadi adalah kita menyisikan waktu untuk selalu berdoa setiap saat, bukan saja untuk bersyukur, melainkan lebihnya dari itu adalah menimba kekuatan dari Tuhan. Akibat kesibukan, kadang kita lupa menyediakan watu untuk berdoa; bersujud di...

Refleksi Spiritual dan Filosofis:
Tentang Sang Asketis Sejati

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Asketisme adalah seni mengikis segala sesuatu yang bukan dirimu, sehingga yang tersisa hanyalah dirimu yang sejati di hadapan Tuhan”(Suara Sang Kebenaran) “Asketisme,” itu sering disalahpahami sebagai “penyangkalan diri” (menyiksa tubuh dan menjauhi kehidupan). Asketis, berasal dari kata ‘askesis’ (Yunani), yang berarti ‘latihan’ atau ‘disiplin’...

Dunia Nyata adalah Medan Kita Berjuang

Seorang mahasiswa yang kuliah di kota menelepon orangtuanya di kampung. Ia bercerita tentang banyaknya godaan yang mengganggunya, seperti pergaulan bebas, perkelahian antara teman, malas atau bosan belajar, dan banyak pengaruh jahat lainnya. Bapanya yang berbicara di telepon menanggapi, “Kami di kampung juga banyak gangguan seperti bertengkar dengan Ibumu, Adik-adikmu...

Jadilah Pembawa Terang

“Temukan dulu kehadiran Tuhan. Karena rahmat-Nya selalu lebih besar daripada kegelapan.” Allah yang Maha Rahim, begitu mudah bagi kami merasa cemas. Berita buruk datang silih berganti. Kebohongan sering terdengar lebih nyaring daripada kebenaran. Juga banyak kejahatan, perpecahan, dan penderitaan, sehingga kadang kami bertanya-tanya: apakah kegelapan sedang menang? Melalui Injil,...

Tetap Jadi Gandum yang Baik

“Maka seperti lalang itu dikumpulkan dan dibakar dalam api, demikian juga pada akhir zaman” (Mat 13: 40). Dunia bagaikan sebuah ladang, tempat kebaikan dan kejahatan tumbuh berdampingan. Melalui perumpamaan tentang lalang di antara gandum, kita diingatkan, bahwa Tuhan memberi waktu bagi setiap orang untuk bertumbuh. Ia tidak segera melenyapkan...