Di Salib-Mu Kutemukan Cinta Sejati
Posted On 14 September 2026

“Setiap kali derita dan bebanmu terasa berat, pandanglah di salib Tuhanmu, karena Ia masih tetap terpaku di sana, karena dosa-dosamu.”
Sungguh menjadi luar biasa, bahwa Tuhan menyatakan cinta sejati-Nya kepada kita melalui jalan salib. Kita mendengar ungkapan terdalam kasih Bapa kepada kita lewat Injil, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya kita yang percaya kepada-Nya memperoleh hidup yang kekal.”
Ketika kita merayakan Pesta Salib Suci, kita disadarkan, bahwa:
- Ia tetap tergantung pada salib agar kita sadar akan dosa-dosa kita, sehingga pertobatan harus kita lakukan;
- Ia tetap tergantung di sana agar kita yang memiliki masalah dan beban, juga merasa dikuatkan, karena sesungguhnya beban kita tidak sebanding beban dosa kita yang dipikul-Nya sehingga tersalib;
- Ia tetap di sana agar kita memiliki harapan, bahwa hanya melalui jalan derita karena nama-Nya, maka kita bisa diselamatkan.
Akhirnya biarlah Dia tetap di salib agar kita tahu, bahwa Yesus yang kita sembah di salib dan bukan kayunya.
Monsignor Inno Ngutra, Pr
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.