Hidup sebagai Pantulan Kasih Allah
“Jangan pernah mempermalukan orang lain agar kita tidak tidak dipermalukan diri sendiri.” -Mas Redjo Sadar diri untuk memaafkan dan mendoakan mereka yang bersalah itu lebih bijak agar kita tidak terluka dan sakit hati. Dengan mengasihi dan memaafkan orang yang bersalah, saya melepas beban pikiran dan tidak menyimpan luka, apalagi...
Perempuan, Jutaan Lilin dan Kembang Bunga
Mosaik Serpihan Kelana -81Pemburu Jejak AnginSimply da Flores 1. Jemari-jemari itu membakar rindu dambapada lilin-lilin yang diam membisulalu ditempatkan di hadapan arca seorang perempuanTelapak-telapak tangan memegang aneka bungasuka duka jiwa raganya dipersembahkanlalu diletakkan dengan khidmat kepada arca seorang wanitaArca perempuan dan wanita itu bernama Maria dari NazaretSosok perempuan sahaja...
Seni Ikhlas
Menjadi orang tua adalah seni ikhlas: kita menebar benih terbaik, lalu membiarkan angin membawanya tumbuh di tanah pilihan mereka sendiri. Setiap anak memiliki musimnya masing-masing untuk mekar. Tugas mulia kita hanyalah menjadi akar yang kokoh dan pelita yang teduh, tanpa perlu memaksakan ke mana arah mereka harus melangkah. “Kita...
Siap Sedia
“Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan” (Luk 12: 40). Pernahkah Anda membayangkan, jika saat ini Tuhan memanggil Anda kembali ke hadirat-Nya? Ketika berhadapan dengan Tuhan secara pribadi, apa yang akan kita katakan kepada-Nya? Mungkinkah kita menyesali banyak hal baik yang...
Hari Baru
“Yang biasa akan menjadi luar biasa, bila ada syukur dalam hati kita.” -Rio, Scj. Hargailah hari ini. Katakanlah kalimat ini dengan kesungguhan hati. Hari ini adalah hari yang baru. Saya akan memberikan yang terbaik, karena yang saya lalui itu tidak akan terulang lagi. Hari ini saya akan membuat pilihan...
Bekerjalah bukan demi Sebuah Pujian
“Identitas dan karakter diri ini akan hilang, bila kita mengizinkan kemunafikan merenggutnya. Karena itu, bekerjalah bukan demi sebuah pujian, melainkan demi menegaskan identitas dan karakter kita sebagai orang baik.” Yesus menegaskan tentang karakter kesetian seseorang dalam Injil, “Berbahagialah hamba yang didapati Tuannya melakukan tugasnya itu, ketika Tuannya datang. Aku...
Konsistensi sebagai Hamba
Seorang murid SD berhasil memperbaiki nilai-nilai merahnya menjadi bagus. Selama upaya perbaikan itu, Ibu dan Bapaknya ikut berperan mendampinginya belajar. Sadar akan tanggung jawab tersebut, suami-istri itu mulai terlihat kurang bertengkar. Ketika terbukti nilai rapor anak berubah menjadi bagus, pertengkaran Ibu dan Bapak itu semakin menghilang. Mereka berubah menjadi...
Setia Mengasihi dan Melayani Sesama
“Kita tidak menantikan Yesus dengan berpangku tangan, melainkan dengan setia mengasihi dan melayani sesama.” Allah yang Maha Rahim,Putra-Mu adalah Damai Sejahtera kami. Melalui salib-Nya, Ia meruntuhkan tembok pemisah antara kami dan Engkau, juga di antara kami sendiri. Ia mendekatkan kami kepada-Mu dan menjadikan kami anggota keluarga-Mu. Kami bukan lagi...
Lampu Teras
Di banyak rumah ada kebiasaan kecil yang hangat: lampu teras dibiarkan menyala, kalau ada anggota keluarga yang belum pulang. Lampu itu bahasa tanpa kata. Artinya: kami menunggumu, pintu ini belum selesai dengan kamu. Yesus meminta murid-murid-Nya hidup seperti itu: hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala. Seperti hamba...
Jeritan Lara di Tugu Proklamasi
Mosaik Serpihan Kelana -80Pemburu Jejak AnginSimply da Flores 1. Anak-anak negeri yang galau meranamenyalakan lilin-kilin kecil harapanDatang menjerit di pelataran tugu proklamasiDatang daraskan doa lintas agama di tengah gemerlap kekuasaan dan kerakusanDatang menggugat proklamator dan para leluhur bangsaMengapa hutan negeri ini terus dibakar ketamakan hartaMengapa langit tanah air dipenuhi...
Refleksi Filosofis:
Tiada Rotan, Akar pun Berguna
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Ia tumbuh sebagai taruk di hadapan Tuhan dan sebagai akar dari tanah kering”(Yesaya 53: 2) Inilah sebuah adagium Melayu yang tergolong sebagai filsafat duka khas Nusantara. Mari kita kupas tuntas tidak hanya sebagai sebuah peribahasa, tapi juga sebagai sebuah jalan rohani. Filsafat modern mengajarkan...
Bijak Terhadap yang sering ‘Mak Bedunduk’
Dalam pelayanan sosial, pendidikan, bahkan rohani, menghadapi rekan yang pasif atau tiba-tiba ‘mak bedunduk’, mengambil keputusan sendiri memang menguji iman kita. Menegur dengan kasih jauh lebih berbuah daripada respons menghakimi, karena komunikasi terbuka adalah cara kita menjaga kesatuan komunitas agar semua orang berjalan dalam terang. Ketika kita mengajak mereka...
Dihapusnya Tembok Pemisah oleh Kristus
“Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu jauh, sudah menjadi dekat oleh darah Kristus” (Ef 2: 13). Sering kali kita merasa sendirian, tidak dimengerti, atau bahkan jauh dari Tuhan. Dalam situasi seperti itu, Surat Efesus mengingatkan, bahwa Allah tidak pernah membiarkan manusia tinggal dalam keterasingan. Melalui Yesus...
Siap Sedia Setiap Saat
“Mereka yang selalu waspada dan berjaga-jaga itu bukan hanya siap untuk menerima tugas, melainkan bahkan kematian pun akan disongsong dengan sukacita.” Intisari pesan Sabda Tuhan adalah: Bila tidak seorang pun tahu kapan kematian itu akan menjemputnya, maka hendaklah ia tidak terlena menikmati hidup, melainkan menyiapkan hati dan dirinya menyambut...
Renungan Harian Katolik
MAKNA BERJAGA-JAGA DALAM HIDUP
Selasa, 20 Oktober 2026 Oleh Romo Agus CSsR Yesus mengajar dan mengajak para muridNya untuk selalu berjaga-jaga dengan mengatakan: Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap bernyala. Di sinilah kita temukan makna berjaga-jaga. Berjaga-jaga berarti tekun melaksanakan tugas, tanggung jawab, perutusan dengan sebaik-baiknya dengan sepenuh hati di sepanjang waktu...