Hidup Bersama yang Lain
“Sebab tidak ada seorang pun di antara kita yang hidup untuk dirinya sendiri, dan tidak ada seorang pun yang mati untuk dirinya sendiri” (Rm 14: 7). Manusia diciptakan Allah untuk hidup bersama yang lain. Dengan demikian, kodrat manusia adalah makhluk sosial. Oleh karena itu, manusia akan selalu berusaha untuk...
Mengasihi Tanpa Batas
“Kita mengampuni bukan karena lukanya kecil. Melainkan karena belas kasih yang kita terima jauh lebih besar.” Allah yang Maha Rahim,“Berapa kali aku harus mengampuni saudaraku?”Petrus merasa tujuh kali sudah cukup murah hati. Tapi Yesus menjawab, “Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.” Tidak perlu menghitung-hitung,...
Nyanyian Seorang Pengamen
Mosaik Serpihan Kelana -43Pemburu Jejak AnginSimply da Flores Aku mengetuk pintu harkat sesamakudengan nada dan iramaAku menyapa wajah telinga saudaradengan alunan lagu dan syairkuEntah hadirku berarti bagi kebutuhan pribadimuEntah tegur sapaku justru menjadi sampah bagimuApakah lagu dan syairku menarik untukmuMungkinkah nada dan iramamu layak bagi jiwa ragamuHanya kalian yang...
Mengasihi Tulus sebagai Citra Allah
Ketidakmampuan seseorang untuk mengampuni kesalahan sesama itu menandakan hati yang penuh dengan kebencian. Hati yang demikian memang membuat kita sulit untuk mengampuni seseorang yang menyakiti kita. Putra Sirakh menyampaikan, bahwa dendam dan amarah itu sangat mengerikan, karena akan berakibat kejahatan, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Hati yang...
Berbagi itu Indah
“Menerima itu berkah, memberi itu anugerah.” -Rio, Scj. Menerima itu berkah, memberi itu anugerah. Banyak anugerah gratis telah kita terima, bahkan berlimpah. Tapi kita sering sulit dan pelit untuk berbagi. Ingatlah 4 hal sederhana ini untuk ikhlas berbagi. _ Kedua: “Help people even when you know the cant help...
Selalu ada Ruang Ampunan di Hatiku Untukmu
“Manfaat pengampunan pertama-tama selalu diperuntukan bagi dia yang mengampuni, bukan dia atau mereka yang diampuni, karena terlepas atau terikatnya dirimu dengan amarah dan dendam ditentukan oleh kerelaanmu untuk mengampuni.” Ketika memberikan jawaban kepada Petrus, Yesus memberi harapan kepadanya, bahwa kendatipun Petrus adalah manusia biasa, tapi akan menjadi sangat serupa...
Homo Viator Mundi
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Kami diciptakan untuk-Mu, ya, Tuhan dan hati kami gelisah sampai beristirahat pada-Mu.”(Santo Agustinus) “Urip Iku Mung Numpang Ngombe”“Hidup itu ibarat numpang minum kopi”(Bahasa Jawa) Ya, Tuhan, kini kami sungguh sadar, bahwa kami diciptakan bukanlah untuk suatu keabadian, melainkan untuk suatu kesementaraan di bumi ini....
Kebaikan ke luar dari Hati yang Baik
Seorang bocah berusia enam tahun dapat menentukan pilihannya terhadap pemberian Bapak dan Ibunya. Suatu hari, kedua orangtuanya memberikan dia oleh-oleh. Dengan tersenyum gembira ia menerima hadiah itu dari Ibunya. Sebaliknya terjadi hal yang berbeda, ketika datang kepada Bapaknya. Ia tersenyum, tapi tidak mengambil hadiah itu dari Bapaknya. Ketika ditanya...
Allah yang Meraja
“Sepahit apa pun realitanya, jangan kehilangan harapan dan putus asa. Karena Allah selalu memberi kita yang terbaik.” -Mas Redjo Untuk yang kesekian kali pula saya diam merefleksikan peristiwa itu dengan tenang dan berpikir jernih untuk mengambil hikmat-Nya. Bersyukur, untuk selalu bersyukur, karena saya memprioritaskan Allah di atas segalanya. Seberat...
Urip sing Nguripi
Hidup terbaik adalah saat kita mampu menjadi ‘urup’ sekaligus ‘oase’ bagi sesama. Menjadi ‘urup’ berarti menyalakan cahaya kepedulian dan kehangatan yang menuntun di kala gelap. Tapi cahaya itu tidak boleh membakar, melainkan harus mengalir teduh sebagai ‘oase’. Menjadi mata air ketenangan yang membasuh lelah dan menyegarkan jiwa-jiwa yang dahaga...
Menghasilkan Buah Kebajikan
“Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik” (Luk 6: 45a). Apakah saya sudah menghasilkan banyak buah yang baik? Dalam Injil, Tuhan menegaskan, bahwa hanya pohon yang baik yang menghasilkan buah yang baik. Meski terkadang pengaruh dari luar dapat membuat buah yang dihasilkan tampak kurang...
Menghidupi Sabda-Nya dengan Kasih
“Buah menunjukkan akar. Badai menunjukkan dasar.” Allah yang Maha Rahim,Sabda-Mu mengajak kami melihat lebih dalam, bukan hanya pada yang tampak dari luar, melainkan pada yang sedang berakar di dalam hati kami. Yesus berkata, “Setiap pohon dikenal dari buahnya.” Apa yang ke luar dari hidup kami menunjukkan yang berakar di...
Sajak Seorang Pengembara
Mosaik Serpihan Kelana -42Pemburu Jejak AnginSimply da Flores Angin mengajariku mengembara merajut jejakAku berjalan dengan energi rasa dan nalaraku melangkah dengan tanya nuraniAku berkelana dengan damba sanubari jiwaEntahsampai ke mana saja pergiEntah untuk berapa lama nantiEntah menjadi apa dan siapaEntah mengapa dan untuk apa terlahir ada di dunia Cahaya...
Pohon Dikenal dari Buahnya
Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Kalimat bijak ini mengandung makna, jika orangtua itu baik, maka anak-anak pun akan baik adanya. Anak yang baik adalah cerminan nyata dari orangtua yang baik. Tidak heran, jika sering kali kita mendengar pengakuan yang berbunyi, “Tidak beda jauh sama Bapak/Ibunya,” entah itu menyangkut...
Waktu untuk Tuhan
“Tuhan selalu punya waktu untuk kita, sediakanlah waktu kita untuk Tuhan.” -Rio, Scj. Paus Fransiskus pernah meminta semua orang Katolik mempunyai waktu untuk Tuhan tiga menit setiap hari. Satu menit mengucap syukur atas berkat, mukjizat, dan anugrah hari ini. Satu menit untuk memohon ampun atas kerapuhan kita hari ini....