1.Udara berlari pergi dan datangsinggah di wajah, hidung dan paru-paruAda segelintir peduli menyapadan berjuang memeluk bersahabatNamun umumnya tak pedulikarena bernafas itu biasa-biasa sajabagi yang hidup dan berkaryaberjibaku meraih aneka kebutuhanNada dan irama nafas mengalunsyair desahnya kisahkan energi“Pribadi panik ketika nafas tergangguHidup berakhir saat nafas berhenti”Adakah itu nada lagu perdamaian? 2.Sampah semakin menggerogoti alamhasil karya kelakuan…
Kategori: SIMPLY DA FLORES
Secercah Cahaya Semesta -26
Secercah Cahaya Semesta -25
Bocah Angin-545
Menggugat Iman Pribadi
1.Jedah di tepi senja harimengantar cahaya mentari pergiKutitipkan tanyaku pada nafas yang lelahBerapa banyak jejak langkahyang telah terpatri di bawah terik mentariAda berapa ayat tentang iman pribadiyang terbang bersama debu ditiup anginAda berapa bait cerita direkam Ibu bumiAda berapa kata amal yang dipotret angkasaAdakah syair senyum kepada sesama saudaraApakah kita butuh sepotong terima kasih dan…
Secercah Cahaya Semesta -24
Bocah Angin-545
Makna Sumpah Pemuda vs Generasi Digital
1.Sejarah mencatatkan sebuah faktaSumpah Pemuda 28-10-1928yang jadi tonggak perjuangan pahlawanAgar terlahir kemerdekaan dari penjajahPara putra-putri bersatusepakati tekad bulatkan perjuanganMenjadi Satu tanah air IndonesiaMenjadi Satu bangsa IndonesiaMenjadi Satu bahasa IndonesiaDi hadapan bangsa asing yang menjajahdengan catatan panjang kisah ceritaKarena harta bangsa dan harkat martabatterus dikuras dan dicaplokterus mendera dan membelengguMendorong untuk berdaulat dan merdekamenjadi bangsa dan…
Secercah Cahaya Semesta -23
Bocah Angin-545
Menelisik Sosok Keadilan
1.Membuka lembaran kisah lampauada samar wajah keadilantergores dalam warisan tradisiBahwa Sang Ratu Adil pasti datangmenegakkan hukum amanah semestamenjamin hak dan kewajiban asasibagi setiap insan di bumisebagai putra-putri cahaya Ilahidengan tongkat kasih sayang persaudaraandengan takhta wibawa cinta hakikiManusia terlahir untuk membawa damaiManusia adalah Nur Ilahi 2.Terpatri dalam ritual adat budayadengan seribu sosok sejuta wajahmempunyai harkat martabat…
Secercah Cahaya Semesta -22
Bocah Angin-545
Komunikasi Bunyi dan Irama Musik
1Bunyi dan irama ternyata bicaraEntah dengan syair atau instrumen sajaAda kisah sedih duka laraAda kisah cinta yang romantisAda cerita heroik perjuanganAda cerita patriotik kebangsaanAda aliran energi kehidupanAda rindu damba sejati insaniAda mantra doa jiwa raga pribadiKomunikasi dalam nada dan irama musik 2.Alat musik yang hasilkan bunyidan irama yang berbicaraTernyata mengalir dari sang pemusiknyayang alirkan sungai…
Secercah Cahaya Semesta -21
Bocah Angin-545
Dialog Ajaib Gerak Penari
1.Mata nanar memandang takjubRasa terpesona saksikan gerakAda mantra apa wahai penaridalam lincah gesit tubuhnmudalam balutan rias dan kostummudalam pesona gemerlap energimuAku kagum menyaksikanbahkan ingin belajar menari 2.Ketika terbius aksi penariEntah di atas panggung pentasEntah di acara adat budayaEntah dalam ritual sakralEntah dalam tayangan sosial mediaEntah tari individu atau berkelompokAda tanya menari-nariberlari dalam pikiran penasaranMengapa tarian…
Secercah Cahaya Semesta -20
Bocah Angin-545
Ayat-ayat Makna Air Mata
1.Aku kehabisan kata-kataKetika jiwa raga tak berdayaseperti sehelai kapas terbang tinggiterbawa angin beliung entah ke manaSaat fakta masa lalu dan damba hari esokmelebur dalam luasnya samudraterbawa ombak gelombang berkelanaWaktu pengalaman suka duka dihadirkanseperti menonton wajahku di depan cermintak mampu aku mendustai faktaAir mata menetes berlinangEntah rasa bersalah tak berdayaEntah rasa malu tak bisa bersembunyiEntah rasa…







