1.Teringat ramalan seorang tokoh leluhuryang dibagikan dalam cerita lisanBahwa nanti ada zaman terbolak-balikPerempuan ingin jadi lelakidan lelaki jadi seperti perempuanitu terlihat dari cara berbicara dan berperilakudari cara berpakaian dan penampilan diriPara orangtua seperti anak remaja dan balitaAnak remaja dan balita seperti orangtuaAda banyak yang tertawa sendiridan lebih mencintai sepotong besiAda besi besar yang terbang di…
Kategori: SIMPLY DA FLORES
Secercah Cahaya Semesta -12
Secercah Cahaya Semesta -11
Bocah Angin-545
Terbang Menyusuri Pijar Kreasi -2
1.Jarak yang jauh kini jadi dekatkarena sarana transportasi memudahkanGambar dan suara makin mudah dipertemukankomunikasi lintas wilayah dan pribadi tersediaKegiatan berbagai bidang makin efisien dilakukankarena sarana canggih mampu menyediakanPerpindahan uang dan pasar terjadi di dunia mayaPertemuan jarak jauh mampu dilaksanakanUrusan kantor dan administrasi dapat dilayani dengan komputerPijar kreasi pikiran melintas ruang dan waktudemi kemudahan keperluan manusia…
Secercah Cahaya Semesta -10
Bocah Angin-545
Terbang Menyusuri Pijar Kreasi -1
1.Keagungan cahaya warna warnimembias dari wajah mentarisiang malam tak pernah berhentiAda yang abadikan dalam memorinyaterpatri dalam album hati sanubariEntah keindahan saat fajar pagidari atas gunung dan bukitlemah hijau bersorak gembiraaneka bunga bermadah sukacitaBurung-burung bernyanyi membahanaDan manusia sujud menyembah Sang Pencipta 2.Kreasi zaman berganti wajahnyaIlmu dan teknologi serba menjelmapikiran manusia ciptakan inovasi saranaMaka rekaman nalar sanubari…
Secercah Cahaya Semesta -9
Bocah Angin-545
Serpihan Sosok Generasi Milenial
1.Dinamika kreasi semesta bergemuruhdalam roda waktu berputarPenuh misteri bagi akal pikirantak pernah tuntas dikaji tersingkapMengapa manusia terus terlahirtidak meminta dan mengusulkanUntuk apa hidup dan berkelanaMengapa harus mati dan sirnaZaman berjibaku merumuskan jawabanPeradaban berkreasi menentukan kepastiandalam kata bahasa kisah ceritaBeraneka ragam berbeda-bedadalam fakta keterbatasan dan keterpaksaanWarna-warni peradaban silih bergantiHingga kini bagi generasi digital milenialEntah jadi apa…
Secercah Cahaya Semesta -8
Bocah Angin-545
Melukis Surga dan Neraka
1.Semesta lahirkan putra-putri Surgamenyebar ke delapan penjuru bumiterbang berkelana ke angkasa rayaberenang melintasi tujuh samudraberziarah ke alam gaib sembilan lapisSemua menghadirkan pesona Surgalokamenari tak henti di hadapan mentariTetapi…peradaban insan menulis dalam pikirananeka kisah cerita Surga dan Nerakakarena yakin bahasa bisa merangkul faktadan kata-kata mampu penjarakan misteriMisteri diri semua manusiaMisteri alam jagat rayaMisteri dari Sang Maha…
Secercah Cahaya Semesta -7
Bocah Angin-545
Berjalan Pulang ke Dalam Diri
1.Langkah kaki mengajak berhentimenyapa angin di bawah rindang pepohonanKeringat perlahan rehat berlaridipeluk raga yang rapuh galauAku telah berkelana mengejar waktumengais cahaya antara bayangan dambaTernyata harapan tak sesuai kenyataanPikiran tak mampu menangkap gebyar gemerlapantara layar gadged dan fakta pengalamanMungkin perlu rehat dan pulang sejenakmenengok nurani dan sanubariyang terkulai terkapar larakarena sering ditinggalkan saat berkelanaSering terlupa tentang…
Secercah Cahaya Semesta -6
Bocah Angin-545
Perempuan dan Ziarah Tanya
1.Kepada matahari perempuan berkelanameniti tangga cahaya pagimenabur doa sepanjang harihingga senja meninggalkan ruangDia telah terbiasa dipanggang api tungkudemi hidangkan rezeki bagi keluargaDia sudah bersahabat dengan api lilin, lampu dan kobaran bara kebakaranDia sudah ditikam petir kilat dan disiram letusan gunung apiApakah aku putri cahayayang hanya memberi tanpa menerimaMengapa aku terlempar ke bumiuntuk mengandung putra-putri peradabantetapi…







