Jangan Jadi Pecundang di Negeri Tercinta ini

“Kita tidak mengangkat senjata untuk berperang melawan penjajah. Kita pun tidak harus mengucurkan darah demi mempertahankan Negeri Indonesia yang elok permai ini. Kita hanya diminta untuk mengisi kemerdekaan ini dengan berbuat baik, menjalin persatuan, dan menjaga keamanan serta kedamaian.”

Hari ini ketika kita merayakan hari kemerdekaan bangsa Indonesia, kita fokus pada dua tipe akhlak manusia; di satu pihak, ada mereka yang selalu berpikir dan berbuat baik demi banyak orang, yang diwakili oleh Yesus dan para murid-Nya; di lain pihak, ada tipe manusia yang hanya berpikir dan berbuat jahat kepada orang lain, yang diwakili oleh orang-orang Farisi. Kelompok inilah yang disebut sebagai pecudang sesama.

Jeratan untuk mempersalahkan Yesus dijawab dengan jitu oleh Yesus, “Berilah kepada Kaisar yang jadi hak Kaisar dan kepada Tuhan yang jadi hak Tuhan.”

Dengan anjuran Yesus, kita disadarkan, bahwa:

  • 1) Kemerdekaan adalah adalah anugerah Tuhan yang harus diperjuangkan;
  • 2) Jangan jadi pecundang di negeri yang indah ini; bila tidak bermanfaat bagi negeri ini, maka janganlah menghancurkan dan mematikan orang lain;
  • 3) Tetap setia kepada Tuhan dan berbakti kepada Ibu Pertiwi

Masing-masing dari kita adalah pahlawan, bila kita memberi yang terbaik dalam tugas dan tanggung jawab kita.

Monsignor Inno Ngutra, Pr