“Mengeluh itu tidak menyelesaikan masalah, tapi melemahkan diri sendiri dan cengeng!” -Mas Redjo … “Jangan mengeluh!” Itu mantra sakti yang selalu saya rapalkan setiap kali saya disodori persoalan yang harus segera untuk diatasi dan diselesaikannya. Saya tidak mau menundanya lagi. Selain membuang-buang waktu, persoalan jadi menumpuk dengan yang lain, dan makin berlarut-larut. Sehingga kepala ini…
Kategori: MAS REDJO
Kontemplasi Salib
“Perubahan itu abadi. Hidup harus selalu diperbarui untuk jadi makin baik.” -Mas Redjo “Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian” itu benar. Saya telah membuktikan adagium itu dalam berwirausaha untuk mandiri dan hidup mapan. Sejalan dengan berbisnis, saya juga menerapkan tantangan, usaha, dan kerja keras itu untuk praktik hidup spiritual dengan “kontemplasi salib.” Yaitu, saya melewati…
Bahagia itu Hidup untuk Berhikmat
“Orang yang menderita itu mereka yang menyia-nyiakan hidupnya. Orang yang berbahagia itu adalah, mereka yang hidupnya untuk berhikmat.” -Mas Redjo Kita tidak harus kamuflase dan berpura-pura. Hidup bahagia itu pilihan, sumbernya dari hati dan anugerah Tuhan! Coba bertanya pada diri sendiri dan dijawab dengan jujur, “Apakah kita bahagia atau tidak?” Menjawab jujur dan dengan hati…
Hobi kok Nyinyiran dan Gaduh …!
“Menanggapi nyinyiran orang itu tiada selesainya. Tapi pribadi yang rendah hati dan bijaksana itu membebaskan diri dari konflik.” -Mas Redjo Melalui jalan sunyi dengan bekerja dan bekerja itu saya menanggapi nyinyiran orang yang meremehkan dan merendahkan saya. Tidak membalas dengan cacian, tapi lewat perilaku baik dan karya nyata! Saya sadar-sesadarnya, bahwa konflik dan kegaduhan itu…
Semangat Hidup untuk Melayani
“Siapa pun yang ingin sukses dan bahagia, hendaknya dia memiliki semangat hidup untuk melayani.” –Mas Redjo Nasihat bijak Guru Agung itu oase kasih di padang gersang jiwaku. Ia berdenyut mengaliri nadiku agar di hati saya jadi sumber sukacita. Semangat melayani dengan hati itu saya terapkan dalam keseharian agar hidup saya dimudahkan untuk meraih sukses dan…
Menanamkan Kepedulian
“Budaya ‘sapa aruh’ itu makin bermakna, ketika kita berbagi pada sesama untuk menemukan Allah yang bertakhta di hati.” –Mas Redjo Sekadar ‘sapa aruh’ itu tidak cukup, tapi makin bermakna, ketika kita kian peduli untuk memanusiawikan sesama. Semangat untuk mengasihi sesama seperti mengasihi diri sendiri itu harus dihidupi. Kita tidak cukup sekadar ‘sapa aruh’, tapi dengan…
Menghidupi Budaya ‘Sapa Aruh’
“Dimulai dari keluarga. Dengan menghidupi budaya ‘sapa aruh’ agar kita tidak asing di rumah sendiri.” -Mas Redjo Sederhana, jika diterapkan dengan hati dan konsisten, dijamin hasilnya luar biasa. Faktanya, tidak sedikit, bahkan masyarakat kita sudah kehilangan budaya ‘sapa aruh’ itu di dalam keluarganya. Tidak harus malu untuk mengakui. Adalah langkah bijak dan tidak ada istilah…







