Semangat Hidup untuk Melayani
“Siapa pun yang ingin sukses dan bahagia, hendaknya dia memiliki semangat hidup untuk melayani.” –Mas Redjo Nasihat bijak Guru Agung itu oase kasih di padang gersang jiwaku. Ia berdenyut mengaliri nadiku agar di hati saya jadi sumber sukacita. Semangat melayani dengan hati itu saya terapkan dalam keseharian agar hidup...
Menanamkan Kepedulian
“Budaya ‘sapa aruh’ itu makin bermakna, ketika kita berbagi pada sesama untuk menemukan Allah yang bertakhta di hati.” –Mas Redjo Sekadar ‘sapa aruh’ itu tidak cukup, tapi makin bermakna, ketika kita kian peduli untuk memanusiawikan sesama. Semangat untuk mengasihi sesama seperti mengasihi diri sendiri itu harus dihidupi. Kita tidak...
Menghidupi Budaya ‘Sapa Aruh’
“Dimulai dari keluarga. Dengan menghidupi budaya ‘sapa aruh’ agar kita tidak asing di rumah sendiri.” -Mas Redjo Sederhana, jika diterapkan dengan hati dan konsisten, dijamin hasilnya luar biasa. Faktanya, tidak sedikit, bahkan masyarakat kita sudah kehilangan budaya ‘sapa aruh’ itu di dalam keluarganya. Tidak harus malu untuk mengakui. Adalah...
Bersyukur: Sumber Hidup Bahagia
“Selalu bersyukur agar hidup kita makin dimudahkan dan bahagia.” -Mas Redjo Bersyukur itu sumbernya dari hati. Apa pun peristiwa atau kejadian dalam hidup ini, baik itu suka-duka, sehat-sakit, dan hingga bencana. Jika semua peristiwa itu disyukuri dan dimaknai, hidup kita berlimpah sukacita. Tidak sekali dua, tapi setiap kali saya...
Renungan Harian Katolik
PAHAMI APA YANG PERLU BAGI DAMAI SEJAHTERAMU
Kamis, 20 November 2025 Oleh Romo Agus CSsR Andaikan kau tahu apa yang perlu bagi damai sejahteramu, demikianlah nada prihatin Yesus atas situasi yang akan menimpa Yerusalem yaitu kehancuran. Yerusalem berarti kota damai, namun tidak demikianlah kenyataannya apada jaman Yesus. kota Yerusalem yang jadi pusat hidup religius bangsa Israel...
Akal-akalan dan Panjang Akal
“Akal-akalan dan mengakali orang untuk mencari keuntungan itu curang dan jahat. Tapi panjang akal untuk menyiasati hidup yang berat dan sulit itu solusi bijak.” -Mas Redjo Mengakali dan mencurangi orang untuk memperkaya diri itu sejatinya tidak membuat orang itu jadi makin kaya, tapi sebaliknya kian miskin rohani. Bukti itu...
Berpikir Sederhana Untuk Jadi Hebat (13)
Menikmati Hari Tua di Hotel Bintang Lima
“Tidak harus melongo, wow, apalagi takjub. Siapa pun bisa menikmati hari tua itu dengan tinggal di hotel bintang lima!” -Mas Redjo Syarat utama dan penting adalah kita harus menyiapkan hati ini untuk hidup ikhlas dan bahagia. Itulah obsesi saya untuk menikmati hidup di hari tua. Saya juga tidak bermaksud...
Berpikir Sederhana Untuk Jadi Hebat (12) Menata Hati Mengelola Rezeki
“Hidup ini harus dikelola secara baik dan ditata rapi agar masa depan jadi cerah dan pasti.” -Mas Redjo … Hari ini adalah realita, hari esok itu harapan, dan masa depan adalah kepastian, ketika “kita percaya, mengimani, dan mengandalkan Allah.” Pengalaman hidup di lingkungan Tionghoa itu mengajarkan saya makna gaya...
Berpikir Sederhana Untuk Jadi Hebat (11)
Mengelola Hidup Bahagia
“Menua itu pasti, tapi hidup bahagia itu pilihan dan anugerah Allah.” -Mas Redjo Coba bertanya pada diri sendiri dan dijawab dengan jujur. Apakah kita bahagia? Lho?! Tidak harus kaget termehek-mehek. Karena kita sendiri yang dapat merasakan dan menikmati hidup bahagia itu dengan tulus ikhlas. Bahagia itu tidak muncul lewat...
Berpikir Sederhana Untuk Jadi Hebat (10)
Ditenggelamkan dalam Senyap
“Jangan gaduh dalam kegelapan dunia. Tapi senyapkan pikiran di keheningan hati untuk diterangi Ilahi.” -Mas Redjo Bertanya, selalu bertanya ke mana kita harus melangkah pergi untuk menemukan tujuan dan jawaban pasti dari yang Ilahi. Selalu mohon semangat rendah hati kepada Allah adalah jawaban agar saya tidak gaduh sendiri dan...
Berpikir Sederhana Untuk Jadi Hebat (9)
Rekonsiliasi, Jalan Damai Kembali ke Jati Diri
“Sekecil apa pun ganjalan di hati itu harus segera diobati agar sembuh. Jika dibiarkan bakal jadi penyakit kronis dan berbahaya.” –Mas Redjo Awalnya saya, kau, dan kita sering menyepelekan, meremehkan, dan tidak peduli dengan perilaku yang suka mengumpat, mencemooh, dan nyinyiran pada teman. Disadari dan diakui, atau tidak, ternyata...
Berpikir Sederhana Untuk Jadi Hebat (8)
Rajin Pangkal Pandai, Malas Sumber Sengsara
“Tidak ada orang bodoh, tapi yang ada itu mereka yang malas dan tidak mau berubah.” -Mas Redjo Guru Bijak menegaskan, ketimbang menuntut orang lain untuk berubah, lebih baik kita yang berubah sendiri untuk hidup makin baik dan bahagia. Intinya, kita tidak boleh menyerah, meski menghadapi sikon yang berat dan...
Berpikir Sederhana Untuk Jadi Hebat (7)
Hukum Tabur Tuai
“Siapa menanam, pasti memanen. Buah yang dipanen itu tidak mengingkari pohon yang ditanam.” -Mas Redjo Karena bersikap jujur dan benar itu melapangkan jalan umat beriman, saya menjauhi perilaku kamuflase dan pura-pura. Saya memilih hidup sederhana dan bahagia. Hidup (alm) Bapak yang bersahaja itu tidak sekadar menginspirasi, tapi saya hidupi...
Berpikir Sederhana Untuk Jadi Hebat (6)
Hidup Jujur, karena Takut akan Tuhan
“Semujur-mujurnya orang yang berbuat curang, lebih hebat, sehat, dan bahagia itu orang yang hidup jujur.” -Mas Redjo Nasihat bijak Bapak sebelum saya merantau ke Jakarta adalah agar saya berperilaku hidup jujur. Selain tanpa beban, perilaku jujur adalah pilar kepercayaan yang harus dijaga. Karena memudahkan kita diterima dan dalam membangun...
Berpikir Sederhana Untuk Jadi Hebat (5)
Semua Disiapkan Allah untuk Kebaikanmu
“Jangan gelisah dan takut, tapi percayalah kepada Allah. Karena yang terbaik itu sudah disiapkan-Nya untukmu.” -Mas Redjo Jangan ragu dan tidak percaya. Tapi selalu mengandalkan Allah adalah pijakan orang beriman. Saya sadar diri akan kemampuan dan keterbatasan saya agar tidak sombong, tapi untuk rendah hati dan mengandalkan Allah! Setiap...