Tidak Antipati, tapi untuk Diantisipasi
“Peraturan dan perundangan yang dibuat untuk dilanggar itu datang dari si Jahat. Tapi untuk ditaati, karena kita ingin hidup disiplin, tertib, teratur, nyaman, dan damai.” -Mas Redjo … Apa pun motivasi dan alasannya, jika peraturan dan perundangan itu dibuat untuk dilanggar, berarti ada udang di balik batu. Bermain pat...
Memaafkan, Melupakan, dan Mendoakan
“Jangan menelanjangi aib sesama, karena kita tidak bisa menutupi aib sendiri di hadapan-Nya.” -Mas Redjo Alangkah bijak, seberat apa pun kesalahan sesama pada kita, lebih baik itu dimaafkan dan dilupakan agar tidak membebani hidup kita sendiri. Sederhana, tapi faktanya itu tidak semudah berteori dengan yang kita ucapkan. Karena dibutuhkan...
Mengasihi itu Memerdekakan Jiwa
“Jauhi konflik agar tidak disesatkan yang jahat. Utamakan dan dulukan belas kasih, karena kita meneladani Yesus.” -Mas Redjo Memilih diam, karena mengasihi itu saya lakukan untuk meminimalisasi perdebatan, percekcokkan, konflik, dan apalagi permusuhan. Karena semua itu datangnya dari yang jahat. Saya menjauhi perdebatan dengan siapa pun dan apa pun...
Menyemai Kebiasaan Baik
“Membangun karakter anak itu dimulai sejak dini agar mengakar di hati dan kelak menghasilkan buah-buah kebaikan.” -Mas Redjo Diterapkan sejak dini adalah pilihan yang tepat dan bijak. Anak itu ibarat buku putih yang mudah ditulisi atau dilukisi oleh orangtuanya. Anak juga mudah diarahkan untuk mencontoh teladan orangtuanya dalam berkata-kata,...
Samudra Kasih Allah
“Mengasihi dan mendoakan mereka yang bersalah itu anugerah Allah agar kita menjalani hidup ini ikhlas hati.” -Mas Redjo Tidak membalas, mendendam, dan menghakimi. Kita mengasihi mereka yang bersalah, karena meneladani Yesus agar kita pun murah hati. Semangat mengasihi, karena hidup kita tidak berpusat pada diri sendiri, tapi bersumber pada...
Menata Hidup
“Hidup yang terencana dengan baik dan rapi itu enak untuk dijalani dan diwujudkan jadi nyata.” -Mas Redjo … Tidak harus kaget dan melongo, jika ternyata kita belum menata hidup sendiri. Sesungguhnya, hidup adalah jalan kejelasan atau tidaknya dalam mengisi dan menyongsong masa depan itu sepenuhnya bergantung pada kita sendiri...
Sikap Hati
“Jangan mengeritik sesamamu, bila perilakumu lebih buruk dari mereka.” -Inno Ngutra Tidak sekadar menohok, bahkan nasihat bijak Mgr Inno Ngutra, Pr itu seperti menggugat jiwa ini. Bagaimana tidak. Jujur, saya biasa mengomentari di hati, umat yang terlambat ke Gereja, berpakaian kurang pantas dan seenaknya. Misalnya bersandal jepit, pakaian minim...
Semangat Berkorban
“Pribadi yang berbahagia itu adalah mereka yang ikhlas hati berkorban untuk keluarganya.” -Mas Redjo Tanpa semangat pengorbanan dalam keluarga, hidup berumah tangga itu ibarat sayur tanpa garam, kehilangan rasa dan tidak enak! Saya terinspirasi dan termotivasi dengan pengorbanan Yesus yang rela menanggung derita dan wafat disalib bagi sahabat-sahabat-Nya, yaitu...
Yang Kecil dan Mengganggu, Tolong yang Keliru itu Diingatkan
“Maaf! Apa pun reaksi kita pada mereka yang makan/minum sambil berjalan itu menunjukkan cermin kepedulian kita pada keluarga.” -Mas Redjo Jangan pernah bilang, bahwa pemandangan tersebut hal biasa dan urusan masing-masing pribadi. Padahal sejatinya menunjukkan jatidiri kita yang egois dan individualis. Tidak harus tersinggung dan sakit hati pula, karena...
Berpantang dan Pengendalian Diri
“Stop… berkasak-kusuk agar kita tidak jadi busuk!” -Mas Redjo … Jika ada hal yang tidak berkenan di hati atau tidak sependapat, ya, kita tidak harus kasak-kusuk dan bicara di belakang. Karena itu bukan sifat kesatria. Lebih baik dikemukakan dengan bijak. Tapi alangkah bijak, jika kita tidak berprasangka buruk kepada...
Menguji Batas Kemampuan
“Tidak harus menurunkan target pencapaian! Jika kita komitmen, konsisten, dan fokus untuk mewujudkannya.” -Mas Redjo Selalu membiasakan diri berefleksi itu saya lakukan untuk mencari solusi, jika usaha dan perjuangan saya tidak mencapai target. Dengan menelusuri secara cermat, saya menggali kekurangberhasilan itu untuk dibenahi dan diperbaiki agar pengalaman pahit itu...
Pohon Cinta Kasih
“Ambillah bibit cinta dari pikiran yang jernih untuk disemai di ladang hati agar kelak panenan kasih-Nya berkelimpahan.” -Mas Redjo Menanam di musim semi itu umum, tapi menanam di ladang hati setiap keluarga untuk saling mengasihi itu anugerah Allah yang luar biasa. Ketika memutuskan berkeluarga itu diibaratkan kita menanam pohon...
Belajar Memahami Rencana dan Kehendak Allah
“Ketika sulit menuangkan gagasan ke dalam tulisan, lebih baik saya membaca. Dengan berpuasa bisu, saya mendengarkan rencana dan memahami kehendak-Nya.” -Mas Redjo Jujur, semula saya sangat tertekan, meski telah berusaha menuangkan gagasan itu ke dalam tulisan, tapi selalu gagal. Padahal saya sudah berlama-lama di depan laptop. Tapi pikiran ini...
Menghidupi Kasih Sayang Setiap Hari
“Merayakan Hari Kasih Sayang itu mudah, tapi yang teramat berat dan sulit itu adalah menghidupinya.” -Mas Redjo … Jujur dan tidak terbayangkan, apa saya sanggup menghidupi kasih sayang dan mengungkapkannya kepada sesama? Pikiran, perkataan, dan perilaku kita dalam keseharian itu harus sinkron, seia-sekata, dan tulus! Ketimbang membayangkan suatu hal...
Allah Sejauh Doa, Sedekat Realita
“Allah serasa jauh dan menjauh, karena tiada rasa bersyukur. Allah makin dekat dan menyatu dengan kita, ketika hidup ini disyukuri sebagai anugerah-Nya.” -Mas Redjo Allah sejauh doa? Faktanya, Allah bertahta di hati ini, dan hembusan nafas-Nya adalah udara yang kita hirup. Bagi saya pribadi, doa adalah nafas hidup orang...