Kategori: MAS REDJO

Kita adalah Tuan atas Hidup Sendiri

“Memagari diri sendiri itu lebih aman dan bijaksana, sebelum hidup kita dipagari si Jahat.” -Mas Redjo Saya tidak mau peristiwa pagar laut itu terulang dan terjadi dalam hidup saya. Saya tidak mau diatur, dikendalikan, dan apalagi dikuasai orang lain demi rente. Saya bekerja dengan mentaati peraturan, tatib, dan tidak...

Jangan Takut Untuk Berbagi

“Jangan berhitung dagang dengan Tuhan, karena kita rugi sendiri.” -Mas Redjo Melayani sesama, karena pamrih itu membuat hidup kita jadi berbeban berat. Tapi melayani dengan hati sebagai ungkapan syukur, hidup ini jadi damai dan berlimpah sukacita. Saya melihat banyak bukti. Orang pamrih itu bekerjanya setengah hati, ogah-ogahan, dan berharap...

Berdoa Untuk Memahami Kehendak Tuhan

“Menghidupi semangat doa dengan aksi nyata. Anugerah Tuhan luar biasa!” -Mas Redjo Tuhan itu murah hati! Meski Tuhan tidak selalu mengabulkan doa kita. Tapi Dia selalu memberi kita yang terbaik. Fakta itu saya percayai dan imani dengan sepenuh hati. Peristiwa ini terjadi pada 1997 akhir. Semula jabatan saya adalah...

Menolak Ingat

“Perbuatan baik itu tidak untuk diingat agar tidak mengotori pikiran sendiri.” -Mas Redjo Sejak semula saya mengingatkan diri sendiri. Ikhlas itu tanpa sekat, syarat, dan tidak berbekas. Tapi perbuatan baik yang diterima itu harus diingat agar kita tahu diri. Bahwa anugerah Tuhan luar biasa dan diberikan kepada kita lewat...

Kita adalah Alat-Nya

“Berani membuka hati untuk peduli, karena kita adalah kepanjangan tangan kasih Tuhan.” -Mas Redjo Peka hati, peduli, dan diwujudkan dengan aksi nyata, dijamin hasilnya tidak mengecewakan! Spontan! Hal itu yang dilakukan oleh ketiga OMK (Orang Muda Katolik) yang hatinya tergerak untuk memanggil seorang pengamen, setelah ia selesai melantunkan suara...

Mitra Kebersamaan

-Menikmati kebersamaan itu dari hati untuk merasakan kebahagiaan sejati.” -Mas Redjo Pengalaman ditelikung pabrik itu terus berulang kembali, tapi saya menanggapi hal itu tanpa emosi atau tendensi. Saya senantiasa bersyukur untuk berbesar hati dan sabar. “Silakan, jika kau mau mengambil langsung ke pabrik,” jawab saya sambil tersenyum menanggapi cerita...

Tidak Diteror, tapi Diingatkan dan Disemangati

“Selalu berpikir positif untuk melihat hikmat Tuhan, karena anugerah-Nya luar biasa.” -Mas Redjo Ketika berpikir negatif, kita mudah melihat kekurangan dan kelemahan orang lain, juga kita mudah korslet. Sebaliknya, ketika berpikir positif, hati kita dicerahkan oleh belas kasih Tuhan! Pengalaman itu terjadi pada saya, 15 tahunan yang lalu. Tepatnya...

Jadilah Garam dan Terang Dunia

“Pikiran jadi gelap itu datang dari si Jahat. Pikiran ini dicerahkan, karena kemurahan hati Tuhan.” -Mas Redjo Ketika pikiran ini makin menggelap, secepatnya kita sujud di hadapan Tuhan, memohon agar kegelapan itu sirna dan diubah-Nya jadi terang. Selalu, selalu mengandalkan Tuhan! Semangat totalitas itu yang harus dimiliki umat beriman....

Puasa Bisu

“Kendalikan mulut ini. Tidak untuk bicara. Tapi kita dituntut banyak mendengar agar rendah hati dan bijaksana.” -Mas Redjo Karena kita mempunyai dua buah daun telinga dan sebuah mulut. Tujuannya agar kita sedikit bicara, tapi banyak mendengar. Ketimbang banyak bicara, lebih bijak banyak bekerja untuk memaknai hidup ini. Karena itu...

Di Kepung Banjir

“Dilihat dari segi bisnis, dikepung banjir itu rugi, karena gagal kirim barang. Tapi selalu ada hikmat-Nya.” -Mas Redjo Lebih bijak melihat hikmat Tuhan, ketimbang saya menyesali keadaan banjir yang mengepung Ciledug, dan di banyak daerah lainnya. Pertama-tama yang saya lakukan adalah, saya meminta maaf pada pelanggan. Karena banjir, saya...

Merawat Kebiasaan Baik

“Kebiasaan baik itu harus dirawat, karena memudahkan hidup mereka yang menerapkannya.” -Mas Redjo … Sederhana, mudah, dan itu realitas, ketika kebiasaan baik itu dijadikan sebagai gaya hidup. Modal utama gaya hidup kebiasaan baik adalah kita dituntut untuk menerapkan hidup disiplin itu dalam keseharian. Ketika kecil, kita diminta bangun pagi...

Doa Ikhlas Mengubah Hati

“Jika kita selalu sukses menipu diri sendiri. Siapa yang sanggup untuk mengingatkan kita?” -Mas Redjo … Tidak ada! Bahkan aib juga tidak mempan! Bagaimana tidak. Ketika hendak berbuat hal-hal buruk dan jahat, sejatinya kita telah diingatkan oleh nurani sendiri. Faktanya banyak orang yang tidak peduli, abai, dan nekad, sehingga...

Dari Nol Kembali ke Nol

“Memulai dari nol, saya berakhir ke nol lagi.” -Mas Redjo … Sebahagia-bahagianya orang yang kaya raya, lebih berbahagia itu mereka yang sadar diri dan mudah bersyukur. Sejatinya, di dunia ini kita tidak memiliki apa-apa! “Sadar diri dengan tujuan hidup ini!” Hal itu yang saya ingat-tekankan pada diri sendiri agar...

Tek-Tok Cuan

“Pergi dan pulang kembali itu harus membawa rezeki.” -Mas Redjo Orientasi dalam berbisnis, saya terinspirasi tentang lahir matinya manusia. Kita dilahirkan suci, dan kembali kepada Tuhan juga harus suci. Intinya, hidup bermakna dan kudus. Dalam berbisnis mencari untung itu biasa. Memperoleh dobel untung itu luar biasa. Tidak berarti mencari...

Kepedulian untuk Penderita Sakit

“Setiap kali bezok orang sakit, saya menemukan hidupku yang hilang itu.” -Mas Redjo Ternyata, disadari atau tidak, kita sering abai dan tidak peduli dengan tubuh sendiri. Akibat kurang peduli dan perhatian pada tubuh ini, kita mudah terserang sakit. Abai dan bersikap masa bodoh itu yang saya simak dari cerita...