Duri Dalam Daging
“Didiamkan atau dicabut, duri dalam daging itu menimbulkan rasa sakit.” -Mas Redjo … Bagi saya pribadi, didiamkan atau dicabut duri itu ibarat makan buah simalakama. Saya memutuskan untuk mencabutnya agar luka sakit itu segera diobati dan sembuh. Duri dalam daging itu adalah suatu hal yang tidak menyenangkan hati, menyakitkan...
Si Jahat Tidak Senang Melihat Keluarga Bahagia
“Bujuk rayu si Jahat itu dilapisi madu. Ketika dijilat, isi dalamnya sepahit empedu.” -Mas Redjo … Bersikap tegas pada anak, karena peduli itu yang saya lakukan agar tidak kebablasan dan jadi penyakit yang membuat hubungan antar anggota keluarga jauh, bahkan jadi renggang serta asing satu dengan yang lain. Ketika...
Ini Aku, Utuslah Aku…!
“Jangan mengecewakan orang yang memberi kepercayaan. Tapi wujudkan kepercayaan itu dengan dedikasi dan tanggung jawab.” -Mas Redjo… Alasan saya sederhana. Jika kita tidak mau dikecewakan, ya, jangan mengecewakan orang lain. Apalagi, ketika dipercaya, meski untuk melakukan hal kecil, remeh, dan sederhana. Dipercaya itu adalah suatu kehormatan yang harus diwujudnyatakan...
Mengingatkan Diri Sendiri
“Orang jahat itu tidak harus dibenci, tapi dikasihi. Yang wajib dibenci itu adalah perbuatannya.” -Mas Redjo… Karena itu, jika ada salah, tolong diingatkan atau ditegur agar saya tidak kebablasan dan salah arah. Berani berbuat itu harus berani bertanggung jawab. Berani untuk meminta maaf dan memperbaiki pula, karena itu sikap...
Semangat itu Jangan Dipatahkan
“Tidak asal melarang. Lebih bijak dipahami maksud dan tujuannya agar semangat muda itu tidak patah.” -Mas Redjo Selama maksud dan tujuannya itu baik serta tidak merugikan orang lain atau membahayakan diri sendiri, saya tidak asal melarang terhadap aktivitas dan kegiatan anak. Jika ragu, lebih bijak hal itu dirembug bersama...
Agenda Kerja Harian
“Tidak banyak orang yang mempunyai agenda kerja harian, apalagi untuk mewujudkannya jadi nyata.” -Mas Redjo Karena kesannya sederhana dan sepele, banyak orang meremehkan agenda kerja harian. Bahkan tidak memilikinya. Tidak heran, jika hari demi hari itu berlalu tanpa greget, statis, alias monoton. Waktu berlalu seperti tiada guna dan sia-sia....
Jika Saatnya Tiba
“Lepas kelekatan pikiran kita dari prasangka, karena hanya melukai diri sendiri. Bahagia itu tanpa prasangka.“ -Mas Redjo Ketika satu persatu pelanggan itu diambili sales pabrik, saya tidak reaktif dan langsung menyalahkan. Saya tidak berprasangka buruk, bahwa sales itu tidak mempunyai etika bisnis. Atau juga menyalahkan para pelanggan itu. Sebaliknya...
Nyanyian Jiwa
“Bernyanyilah, hai, jiwa. Pujian dan kemuliaan kepada Tuhan untuk selama-lamanya.” -Mas Redjo Hidup ini untuk bernyanyi, memuji, dan memuliakan Tuhan adalah kredo yang dipercaya dan diimani, ketika kita dibaptis. Kita harus meninggalkan manusia lama itu untuk jadi manusia baru. Hidup baru yang berlimpah suka cita. Untuk bernyanyi, memuji, dan...
Berinvestasi untuk Antisipasi
“Perencanaan yang matang itu harus ditindaklanjuti. Berinvestasi itu untuk mewujudkan masa depan yang cerah dan pasti.” -Mas Redjo… Orientasi hidup saya adalah, “Pola pikir itu harus selalu diperbarui untuk tidak pelit dan menyulitkan diri sendiri.” Pengalaman itu yang saya bagikan pada teman yang aktivis di UMKM, sebelum gas tabung...
Maaf, Saya Bukan Siapa-siapa
“Orang yang arogan itu wajib dikasihi agar tidak melukai diri sendiri.” -Mas Redjo… Saya tersenyum. Dengan penuh hormat, saya meminta maaf dan minta pengertian laki-laki itu. “Maaf, saya mohon Bapak berkenan, mobilnya sedikit dipinggirkan. Karena menghalangi jalan kendaraan lain,” kata saya takzim. Tidak mau berdebat. Kita harus sadar dan...
Doa Ikhlas Dikabulkan Tuhan
“Menghidupi perbuatan baik agar saat kita susah, kebaikan itu datang menyelamatkan kita.” -Mas Redjo … Untuk kesekian kali, saya ditolong dan diselamatkan oleh tangan kebaikan itu. Karunia kasih Tuhan dinyatakan! Untuk kesekian kali pula, ketika di saat sulit pertolongan itu datang tidak terduga dan tidak terpikirkan oleh saya. Hidup...
Menyalakan Api dalam Gelap
“Setiap kali memaafkan, mengasihi, dan mendoakan orang yang berbuat jahat itu, kita menerangi jiwa sendiri .” -Mas Redjo… Dada ini jadi longgar, plong, dan tiada beban! Sebaliknya, ketika kita sulit untuk memaafkan, dada ini serasa sesak, terluka, dan sakit. Apa jadinya, jika sakit itu tidak segera diobati? Penyakit itu...
Misionaris Keluarga
*Hidup itu harus miliki misi jelas agar masa depan keluarga terpampang nyata.” -Mas Redjo… Dulu, ketika menikah, berkeluarga, saya tidak menjanjikan hidup yang muluk-muluk dan ‘wow’ pada pasangan. Tapi hidup sederhana yang didasari kasih dan kesetiaan. Dalam membina hidup berumah tangga yang bahagia itu, saya terinspirasi dan termotivasi oleh...
Dari Getok Kepala sampai Getok Tular
“Fokus dan hati-hati! Ketika kita hendak menggetok paku itu agar tidak meleset, sehingga menggetok jari tangan sendiri.” -Mas Redjo… Coba fokus, dan tidak asal main getok agar tidak ada yang terluka, dan menimbulkan penyesalan di belakang. Dengan fokus dan hati-hati, pikiran ini jadi terarah ke tujuan, sehingga memudahkan kita...
Teguhkan Tekad, Murnikan Hati
“Pelayanan kemanusiaan itu tidak murni lagi, ketika pikiran ini dicekoki materi.” -Mas Redjo… Untuk kesekian kali tawaran materi itu disodorkan oleh si Jahat kepada saya untuk dituruti dan diikuti. Saya bersyukur, tidak tergoda, meski keadaan ekonomi dunia sedang sulit seperti saat sekarang ini. Saya berjuang keras di atas dasar...