Kategori: MAS REDJO

Diuji oleh Ego Sendiri

“Sejatinya kita diuji untuk rendah hati dan ikhlas. Tidak untuk yang lain.” -Mas Redjo Ingin makin dekat dengan Tuhan Yesus itu kian berat tantangan yang menghadang jalan kita. Tantangan itu datang bukan dari Tuhan, melainkan dari yang jahat, alias ego sendiri! Tuhan tidak menguji kita. “Karena Ia tahu jalan...

Semangat Melayani Menuju Sukses

“Setiap orang itu ingin dilayani. Jika kita ingin sukses, jadilah pelayan mereka!” -Mas Redjo … Sederhana! Asalkan kita rendah hati dan konsisten, sukses itu ada dalam genggaman tangan kita. Melayani dengan hati secara konsisten itu yang saya lakukan untuk meluluhkan hati pelanggan. Meski ditolak berkali-kali, saya tidak menyerah untuk...

Sibuk Sendiri

“Orang yang menderita itu adalah mereka yang kehilangan cinta kasih.” -Mas Redjo Coba bertanya pada diri sendiri dan dijawab dengan jujur, “Apakah Anda bahagia?” Izinkan hati nurani yang menjawab. Percuma dan sia-sia semata, jika kita menutupinya dengan topeng kamuflase. Tiba-tiba kesadaran itu muncul dan langsung menohok jiwa ini, ketika...

Jaga Hatimu

“Bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang ke luar dari mulutnya.” -Matius 15: 11 Karena itu kendalikan diri ini agar yang ke luar dari mulut adalah hal-hal baik dan positif. Lakukan semua itu dalam kasih (1 Korintus 16: 14). Mengendalikan diri itu bukan hal yang...

Peduli dan Bertindak

“Melihat peristiwa miris, dan kita sekadar prihatin itu tidak cukup. Kita harus berbuat kasih, karena peduli.” -Mas Redjo … Untuk yang kesekian kali peristiwa mengenaskan itu terjadi. Di Trangkil Pati, seorang remaja yang ketahuan mencuri pisang untuk memberi makan adiknya itu diarak dan jadi tontonan warga. Tragis dan miris!...

Sakit Sebagai Karunia Tuhan

“Senangnya diterima, tapi susahnya ditolak. O, tidak! Senang dan susah itu harus disyukuri sebagai karunia Tuhan.” -Mas Redjo … Kata-kata Ibu yang lirih dan jelas itu menghunjam jantungku, ketika saya menjenguk suaminya di rumah. Dalam gurat wajahnya yang letih itu saya merasakan keteguhan hatinya yang tulus dalam mendampingi suaminya...

Pemimpin Sejati

“Jika ingin jadi pemimpin yang baik dan dihormati, belajarlah lebih dulu untuk memimpin diri sendiri.” -Mas Redjo Kita tidak harus nyinyir, protes, apalagi untuk menyalahkan dan menghakimi orang lain. Pemimpin sejati itu adalah jalan ke luar dan solusi terbaik untuk menyelesaikan setiap permasalahan. Alangkah bijak, jika kita berani mengedepankan...

Tidak Demi Hasil, tapi Pemaknaan Hidup

“Melihat dengan mata itu realita. Tapi melihat dengan hati itu hikmat dan anugerah-Nya.” -Mas Redjo Karena Setan itu tidak mampu bersikap rendah hati, maka senjata itu yang harus kita gunakan untuk mengalahkannya. Berpikir jernih dengan hati yang bening itu yang saya lakukan agar tidak salah langkah, sehingga permalukan diri...

Stop… Berhenti di Kita!

“Kita bukan corong aib, melainkan corong kasih. Jadilah rendah hati dan bijaksana!” -Mas Redjo Hal-hal buruk dan negatif yang diterima itu tidak harus untuk dibagikan dan diteruskan kepada orang lain. Lebih bijak, stop! Berhenti di kita. Sekali lagi, yang harus diingat. Kita ini bukan corong aib atau penyebar dendam,...

Tulus Hati Medatangkan Rezeki

“Apa pun pekerjaan atau profesinya, jika dijalani tulus hati, dijamin mendatangkan rezeki.” -Mas Redjo … Melayani tulus hati untuk memberi yang terbaik itu ternyata hasilnya sungguh mencengangkan, bahkan di luar matematika manusia! Bagaimana tidak. Meski ekonomi dunia sedang melambat, lesu, dan krisis pembeli. Puji Tuhan, usaha saya tetap stabil....

Dipercaya itu Anugerah-Nya

“Ketika memutuskan untuk memulai, saya harus menyelesaikan pekerjaan itu dengan tuntas dan tanggung jawab.” -Mas Redjo … Alasan saya sederhana. Jika diberi kepercayaan dan menyanggupi, kita jangan mengecewakan orang itu dan membuatnya jadi kapok. Kepercayaan itu mahal, melebihi harga diri sendiri dan harus dijunjung tinggi. Kita dituntut komitmen, konsekuen,...

Jalan Kasih

“Kita adalah saluran berkat Tuhan, ketika hidup untuk mengasihi sesama. Tidak untuk yang lain.” -Mas Redjo … Terarah, fokus, dan mohon berkat Tuhan. Ketika kita percaya dan mengimani-Nya, mukjizat itu jadi nyata! “Tidak ada yang mustahil!” Jika pikiran, ucapan, dan perbuatan kita selaras, seia sekata dengan hati nurani. Rasakan...

Melipatgandakan Target

“Tidak selamanya kita bekerja pada orang lain. Kita harus jadi Bos untuk diri sendiri.” -Mas Redjo Berorientasi jauh ke depan itu yang menuntut dan menantang saya untuk bekerja keras, mandiri, dan sukses. Ketika jadi tenaga pemasaran, saya selalu meningkatkan target bulanan agar penjualan barang saya terus meningkat. Bonus dari...

Diingatkan Nurani Sendiri

“Diingatkan dan ditegur orang itu sakit. Diingatkan hati nurani itu anugerah Tuhan.” -Mas Redjo Peka dan peduli pada sesama adalah semangat kasih yang harus dihidupi agar kita makin disayangi dan dikasihi Tuhan. Saya mencoba menerapkan hal itu agar anggota keluarga peka dan peduli pada sesama. Karena sejatinya, dalam rezeki...

Bangkitlah, dan Jadi Baru!

“Setiap kali melihat lukisan Tuhan Yesus yang bangkit dari kubur, saya dinafasi-Nya dengan semangat baru untuk jadi pemenang kehidupan.” -Mas Redjo … Untuk yang kesekian kali saya disodori kenyataan pahit. Saya merasa gagal dalam memimpin anak-anak. Karena kurang tegas, saya seakan membiarkan anak salah langkah dan terperosok. Keteladanan dalam...