Akhirnya kegamangan ‘memahlawankan’ Suharto itu berhenti. “Pahlawan itu yang seperti apa dan bagaimana?” Mungkin ‘makna pahlawan’ yang benar itu seperti ungkapan Yohanes, “Biarlah Ia semakin besar, dan aku semakin kecil.” Seorang pahlawan, sebenarnya sejak masa hidupnya sudah meletakkan egonya di bawah kemuliaan bangsanya. Justru hidupnya harus manampakkan kemuliaan bangsa yang diabdinya . Dengab begitu, gelar…
Kategori: JLITHENG
Digenggam dengan Hati
“Bapak selalu datang pagi, kalau ke kampus.” “Selain nyaman, saya selalu ingat ‘welingé’ orangtua dulu”, jawab saya. Setiap kali berpamitan, utamanya untuk bertugas, orangtua selalu berpesan:“Sing ati-ati lan gemati anggone nindakake tugas.” ‘Gemati’ itu Bahasa Jawa, akronim dari ‘Digegem nganggo ati’ yang secara harfiah berarti “digenggam dengan hati”. Sebuah interpretasi yang sangat pas untuk menjelaskan…
Filosofi Sebuah Perjalanan
Menjelang kepulangannya ke desa, tempat dia lahir dan tumbuh, untuk menghabiskan hari-hari tuanya, pagi ini kutuliskan kata pendek berikut: “Kawan, nikmatilah segarnya desamu. Terima kasih telah jadi temanku. Darimu saya belajar tentang arti hidup sederhana, rendah hati, apa adanya, dan yang sejati itu bukan dari teori, melainkan dari kenyataan dan perjalanan hidupmu.” Jawabnya: “Kangmas, terima…
Merayakan Empati di Senja Usia
Sebagai sesama yang berusia lanjut, saya dapat merasakan yang dirasakan oleh sahabatku ini. Uluran tangan nyata itu lebih bermakna daripada penghiburan verbal. Sahabatku ini usianya sudah 70, sedikit lebih muda dariku. Istrinya tidak jauh berbeda. Pasangan tua yang sama-sama ‘sèkèng’, karena usia dan keterbatasan banyak hal. Ketika saya datang, saya mengekang kata-kata. Dorongan memberikan uluran…
Ikhlas
Pernyataan di bawah ini ke luar dari mulut seorang sopir grab, yang Kamis pagi lalu mengantar saya ke kampus. Seturut pengakuannya, dia adalah Guru, masih muda, yang terdampak PHK. “Sambil nunggu panggilan (lamaran), saya ikhlas menerima kondisi dan menjalani kerjaan ini. Saya berserah diri sepenuhnya pada pimpinan Tuhan, dan mengiringinya dengan sabar, rasa syukur (bisa…
Harmoni Kehidupan
Hidup, cinta, dan kebahagiaan adalah tiga tanda dari Surga yang menyatu tidak terpisahkan. Hidup tanpa cinta ibarat pohon tidak berbuah. Cinta tanpa kebahagiaan ibarat kembang tanpa ‘aroma’ mewangi Kebahagiaan adalah ‘aroma’ cinta sejati. Tidak terlihat, tapi dapat dirasakan. Aroma bisa menyebar dan menyelimuti suatu tempat. Demikian pula, cinta sejati dapat mengisi seluruh hidup seseorang, membawa…
Tego Larane, Ojo Tego Patine
Alkisah, Budi – Hendra, dua saudara kandung di Cilengsi, di Paroki yang sama, sudah 20 tahun ‘neng-nengan’, tidak bicara. Gara-gara rumah orangtua, yang ditinggali Budi, yang merawat orangtua sampai meninggal. Hendra, si sulung, merasa mempunyai hak juga. “Dijual saja, diparo,” usulnya. Tak ada kata sepakat dan tidak ada yang mau mengalah. Sudah 20 tahun lamanya….







