Setiap kali kita bergerak untuk memanusiakan manusia, terutama mereka yang sedang ‘kesraket’ (sengsara) dan miskin, sejatinya kita tidak hanya sedang berderma. Pada saat itulah kita sedang menyembah Tuhan yang menciptakan mereka. Iman kita tidak hanya berhenti di Altar, tapi mewujud nyata di pasar, jalanan, dan di gubuk-gubuk nestapa. Ketika kita menjumpai sesama yang berada di…
Kategori: JLITHENG
Memanusiakan Manusia:
Keberanian Rohani
Menyerahkan hidup ke dalam tangan Tuhan bukan berarti menyerah pada keadaan. Sebaliknya, ini adalah langkah aktif untuk memberikan ruang bagi rencana Tuhan yang sempurna terjadi dalam hidup kita, melampaui keterbatasan nalar manusia. Tindakan ini disebut sebagai keberanian rohani. Seperti yang tertulis dalam Mazmur 31: 6, menyerahkan diri ke dalam tangan-Nya berarti percaya, bahwa Dia adalah…
Sahabat Sejati
Sesungguhnya, anugerah terbesar dalam perjuangan adalah memiliki sahabat yang mampu jadi cermin pengingat dan tonggak penguat saat raga ini mulai letih. Dengan kebersamaan ini, kita membuktikan, bahwa menjaga kebenaran itu bukanlah jalan sunyi yang harus ditempuh seorang diri. Mari kita terus melangkah, karena dalam kebersamaan, setiap beban jadi ringan dan setiap langkah jadi bermakna. Terima…
Melepaskan Beban
“Dalam sunyi yang paling dalam, biarkan beban hidup itu luruh jadi doa, dan ketenangan itu membentuk kita jadi pribadi yang baru.” Memang, sesungguhnya saya tidak sangat paham dengan saya mengerti, tapi percaya, bahwa Tuhan memberi yang saya butuhkan yakni sebuah keberanian besar, keberanian untuk menerima kehendak-Nya. Itu tandanya kita sudah berani meletakkan beban berat yang…
Kekuatan Sejati
Memang benar, kerendahan hati adalah bahasa yang tidak perlu diterjemahkan. Ia tidak diteriakkan melalui kata-kata, tapi dirasakan lewat kehadiran. Kerendahan hati itu melambangkan sikap ilmu yang rendah hati. Ia selalu siap menerima ilmu baru, masukan, dan mengakui, bahwa diri ini tidak selalu tahu segalanya. Kerendahan hati itu melambangkan kekuatan jati diri. Rendah hati bukan berarti…
Mengosongkan Diri dari Keangkuhan
“Kebaikan yang sulit itu akan jadi kebiasaan yang mudah, jika dikelilingi oleh lingkungan yang mendukung.” Saya pun sangat didukung, bukan hanya oleh istri, anak, cucu, sedulur, sahabat, melainkan juga oleh lingkungan. Tetaplah berproses. Selama ada pilar yang menjaga kita, dan sesulit apa pun itu akan tetap bisa dilalui. Benar sekali! Di tengah perjalanan yang melelahkan,…
Melukiskan Kesetiaan Cinta Allah
Halaman 24 Buku Putih: Melukiskan Kesetiaan Cinta Allah. Hidup yang biasa adalah kanvas putih di mana Tuhan melukiskan kesetiaan cinta-Nya setiap hari. Jalani dengan tegak, karena di mata-Nya, kesetiaan kita dalam hal kecil adalah prestasi yang abadi. Tuhan, terima kasih untuk hari yang biasa ini. Aku tidak meminta panggung yang megah atau nama yang besar….







