“Jika kita benar-benar tinggal bersama Yesus, maka hanya kebaikan yang ke luar dari mulut dan diri ini, karena kejahatan tidak mempunyai tempat di dalam hati. Sungguh betapa mengerikan, jika tinggal bersama Yesus, tapi kejahatan dan dosa tetap kita lakukan.” Yesus menegaskan dalam Injil, “Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting…
Penulis: Admin
Si Tegar Tengkuk
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Populis Durae Cervicis Intrat Terram Promissionis”“Bangsa yang Tegar Tengkuk tidak Masuk Tanah Terjanji” “Dura Cervice atau Populus Durae Cervicis” (Seperti lembu yang tidak mau dibelokkan. Ditarik ke kanan, dia malah lari ke kiri). Dipanggil untuk pulang, tapi dia malah kembali ke tanah Mesir.“Telah Kulihat bangsa ini, dan sesungguhnya, mereka adalah…
Renungan Harian Katolik
YESUS POKOK ANGGUR MAKA KITA BERBUAH
Rabu, 06 Mei 2026 Oleh Agus CSsR Yesus berkata bahwa Dialah pokok anggur yang benar, Bapa pengusahanya dan kita adalah ranting-rantingnya. Barangsiapa bersatu dengan Yesus akan berbuah seperti ranting yang melekat pada pokok anggur dan berbuah banyak. Kalau ada peribahasa yang berbunyi, “Buah jatuh tak jauh dari pohonnya” itu menggambarkan bahwa hidup kita bukan hanya…
Damai adalah Senjata Kita
Yesus Kristus, ketika berada di dunia telah mengalami aneka bentuk penderitaan manusiawi sebagai akibat dari dosa dan kejahatan manusia. Berhadapan dengan semua itu, Ia tidak melawan, tapi justru menerima dengan tenang, mengampuni dan mendoakan mereka yang melawan atau menganiayai Dia. Ia melawan semua itu dengan senjata damai dari Bapa-Nya. Para pengikut-Nya, mulai dari para Rasul…
Welas Asih
“Seni mencintai hidup dengan cara yang paling tenang” (aspire to live quietly – Yes 30: 15). Ketenangan itu adalah sebuah penerimaan diri yang utuh. Rasa tenang itu hadir saat kita berhenti untul membandingkan langkah kaki kita dengan lari orang lain, lalu mulai mendengarkan detak jantung sendiri dengan penuh kasih. ‘Eudaimonia’ adalah seni hidup yang tidak…
Pembawa Damai
“Damai sejati datang saat Kristus tinggal di hati.” Allah yang Maharahim, Putra-Mu bersabda: “Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu, damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu.” Damai dari Yesus berbeda dari damai dunia. Dunia berkata, damai datang, kalau masalah itu selesai; uang cukup, orang lain mengerti kita, masa depan terasa aman, dan semua itu bisa dikontrol. Yesus mengajarkan, bahwa damai…
Kedamaian yang Sejati
“Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu” (Yoh 14: 27b). Pada zaman ini, keadaan kita sering kali bertolak belakang dengan sabda Tuhan. Salah satu persoalan yang menonjol adalah kehidupan manusia yang semakin kurang damai. Banyak orang hidup dalam kegelisahan, kekhawatiran, dan tekanan…







