Hukum Kasih
“Hukum Tabur Tuai itu mengajar kita untuk sadar diri agar tidak jatuh ke dalam kegelapan dosa. Dengan Hukum Kasih agar kita jadi pribadi yang murah hati.” -Mas Redjo Tidak cukup sekadar membaca dan merenungkan kedua hukum itu. Kita diajak untuk meresapi, menghidupi, dan memaknai dalam keseharian. Dengan mempraktekkannya agar...
Kekurangpercayaan Melahirkan Keraguan
“Kekurangpercayaan melahirkan keraguan, dan keraguan menyebabkan seseorang kurang yakin akan yang diminta, dipikirkan, dan dikerjakannya, sehingga ia hanya mengharapkan semoga mujur mendapatkan hasil.” Para murid akhirnya mendapati dirinya, bahwa mereka tidak mampu mengusir setan yang merasuki anak seseorang yang memohon belas kasih Yesus. Ketika mereka bertanya alasannya tidak dapat...
Pada Sekeping Wajah
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Tuhan tidak melihat wajahmu, tapi dunia mengenal dan menilaimu dari ekspresi sekeping wajahmu. Maka, jadikan wajahmu sebagai sebuah alasan agar orang-orang pun bisa mengingat Tuhan.”(Para Sufi) “Wajahmu, Wajahku, Wajah Kita” adalah seutas ‘kanvas’ yang jujur, tulus, dan otentik. I. Dari Sudut Antropologi: Wajah adalah...
Teka-teki Kehidupan
“Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tapi kehilangan nyawanya?” (Mat 16: 26). Jujur, yang diajarkan oleh Tuhan Yesus ini tidak bisa dibaca sekali atau dua kali, tapi harus berulang kali, untuk direnungkan dan diresapi agar kita menemukan maknanya. Tuhan Yesus berbicara tentang ’salib penebusan’ yang harus jadi tanda bagi...
Jika Hidup ini Bisa Ditukar
Pertukaran barang di zaman dahulu itu terjadi dengan sistem barter. Misalnya pisang dibawa dari gunung ditukar dengan ikan dari pantai. Zaman telah berubah dan sistem pertukaran ikut berubah, sehingga istilahnya bukan lagi tukar menukar barang, tapi membeli barang. Kita memakai uang untuk membeli barang yang dijual di pasar, toko,...
Memikul Salib
“Salib itu bukan tujuan akhir, melainkan jalan yang mendekatkan kita pada Yesus.” Allah yang Maha Rahim,Saat mendengar Yesus berkata, “Setiap orang yang mau mengikuti Aku harus menyangkal dirinya, memikul salibnya, lalu mengikuti Aku,” hati ini kadang gentar. Aku lebih suka jalan yang mudah, nyaman, dan aman. Tapi Engkau mengingatkanku,...
Membangun Relasi dengan Allah
“Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tapi kehilangan nyawanya? Apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?” (Mat 16: 26). Sebagai manusia, kita sering memiliki keinginan untuk mengejar hal-hal yang dapat memuaskan, menyenangkan, dan membahagiakan diri. Misalnya, mengejar kepopuleran, kekayaan, dan kenikmatan hidup. Ambisi pribadi mendorong kita untuk dikenal dan...
Berkat
“God has a purpose.” -Rio, Scj Kadang hidup ini tidak seindah yang dibayangkan. Kita bekerja keras, pergi pagi pulang malam, dan banting tulang, tapi hidup tetap sama saja. Punya tidak, cukup juga tidak yang ada seolah hidup banyak masalah. Rezeki habis untuk cicilan, liburan juga tinggal impian, dan masa...
Memburu Rindu Damba Pribadi
Mosaik Serpihan Kelana -7Pemburu Jejak AnginSimply da Flores Purnama di Pucuk Menara Purnama datang di akhir Juliberjalan gontai berwajah letihdibakar terik mentari musim kemaraupotret lara derita petani yang galaudi tengah sawah ladang yang gersang layu Aku hampiri bangku trotoar berdebumembawa nalar yang getir lesuLantaran mendengar aneka kabar pilukisah perjuangan...
Kesaksian Kasih dan Kesetiaan kepada Tuhan
Yesus berkata, “Jika seseorang mau menjadi pengikut-Ku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya, dan mengikut Aku” (Mat. 16: 24). Apa artinya “menyangkal diri?” Itu berarti kita tidak selalu menuruti keinginan kita sendiri. Terkadang, keinginan itu justru menjauhkan kita dari Tuhan. Menyangkal diri berarti memilih yang baik dan benar di...
Di Manakah Jiwamu Kelak?
“Ketika hidup di dunia, setiap jiwa diberi kesempatan untuk memilih, tempat manakah yang diinginkan oleh jiwanya kelak; hidup dalam keabadian atau mengalami siksaan kelak?” “Bagaimana menentukan pilihan yang tepat?” Dalam Injil, Yesus memberitahukan caranya, yakni: “Setiap orang yang mau mengikuti Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya, dan mengikuti...
Hanyalah Sebabak Sandiwara
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Hidup ini ibarat sebabak sandiwara”“All the world’s a stage”(William Shakespeare) Sesungguhnya, Wiiliam Shakespeare tidak menyatakan, bahwa hidup ini hanya palsu dan sia-sia, tapi “hidup ini punya babakan, peranan, penonton, dan pasti tirainya akan turun pada saatnya.” Inilah Ketujuh Babak Kehidupan versi William Shakespeare Didaktika...
Renungan Harian Katolik
SYARAT KELAYAKAN JADI PENGIKUT YESUS
Jumat, 07 Agustus 2026 Oleh Romo Agus CSsR Jadi pengikut Kristus itu enak atau tidak enak? Kalau mau yang enak maka kita tak akan layak. Sebab Yesus menegaskan bahwa barangsiapa mau menjadi pengikutNya harus siap menyangkal diri, memikul salib dan mengikuti Dia. Mengikuti Yesus butuh penyangkalan diri, butuh kesetiaan...
Mata dan Telinga yang Berjaga
Seorang pemuda untuk kali ketiganya berpacaran. Ia berpikir, kalau kali ini mesti memberikan hasil positif. Dua kali sebelumnya selalu berakhir dengan kesedihan lantaran banyak ketidak-sesuaian. Ia mengevaluasi diri, bahwa ada sisi negatif dari dirinya yang ikut menyebabkan kegagalan pacaran selama dua kali. Ia membicarakan hal itu dengan kedua orangtuanya....
Apresiasi Kasih
Seorang anak laki-laki berumur 6 tahun, M mau diberi makanan atau kue. Tapi ia menolak tegas, ketika diberi uang untuk jajan. Lho…?! Tidak hanya aneh, tapi langka! Itu kesan pertama saya yang memberi uang jajan kepadanya. Lebih kaget lagi, ketika mendengar alasan M menolak pemberian uang yang membuat dada...