Terikat Dunia

Kita ada di dunia ini adalah sia-sia, apabila kita melekat pada hal-hal yang bersifat dunia. Hal-hal duniawi itu memiliki batas waktu, tidak abadi, rapuh, dan fana.

Kitab Pengkhotbah mengajak kita untuk mengutamakan hal-hal yang bertahan, tidak musnah, dan dapat mengantar kita kepada keabadian, yaitu persatuan kekal dengan Allah di dalam Kerajaan-Nya.

Injil Lukas mengisahkan kecemasan Raja Herodes. Dia cemas, karena Yesus dengan kuasa keilahian-Nya, melakukan mukjizat-mukjizat dan dikagumi banyak orang. Menurut Herodes, semua yang terjadi pada diri Yesus ini dapat mengakibatkan ia kehilangan kekuasaan. Sebab banyak orang telah terpikat pada Yesus. Kekuasaan politik yang dicemaskan oleh Herodes merupakan hal yang bersifat sementara, tidak abadi, dan fana. Yesus hadir di dunia ini bukan untuk merebut kekuasaan politik. Yesus sebagai Putra Allah hadir untuk menunjukkan kepada kita, bahwa hanya Allah yang berkuasa atas kehidupan ini dan hanya kepada Dialah kita semua terarah.

Sanggupkah kita untuk selalu terarah kepada Allah?

“Ya, Tuhan, kuatkan kami yang fana ini untuk selalu terarah kepada-Mu sehingga kami tidak binasa. Amin.”

Ziarah Batin