Kita sebagai umat Kristen dipanggil untuk jadi Garam dan Terang Dunia. Hal ini berarti kita harus jadi saksi kasih Allah melalui perbuatan baik untuk menunjukkan kasih-Nya kepada dunia. Semoga perbuatan baik kita dapat memuliakan Bapa dan melalui perbuatan itu orang lain dapat memuji Bapa di Surga. Yesus dalam khotbah di bukit menyerukan umat-Nya untuk jadi…
Penulis: Admin
Jangan Sia-siakan Potensimu
“Banyak orang menyepelekan dan merendahkan kita atas izin kita karena kita sendiri meragukan potensi yang Tuhan anugerakan kepada diri.” Yesus berbicara tentang potensi yang Allah anugerakan kepada setiap orang; bukan hanya setiap manusia itu unik, melainkan ia dilengkapi dengan talenta yang tidak dimiliki persis sama dengan talenta orang lain. Ia berkata, “Kamu adalah garam, yang…
Kurban Sejati
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Verum Sacrificium est Paenitentia, non Hostia”“Kurban Sejati adalah Pertobatan, bukan Sesajen” Dalam konteks ini, Nabi Daud sungguh sadar, bahwa Tuhan tidak berkenan pada kurban hewan (sesajen), jika hati si pemberi masih keras dan penuh dosa.(Mazmur 51:19) Tulisan ini diturunkan, karena hati saya tergerak oleh tulisan Athiful Khoirul, Sleman, DIY dalam…
Seberkas Cahaya dari Surga
Dunia sering tampak tertutup bayangan. Kekerasan, kebencian, ketidakadilan, dan kepalsuan dapat membuat orang merasa tidak berdaya. Sepanjang sejarah, Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya. Dia selalu mengirimkan tanda kehadiran-Nya, sinar cahaya kecil yang menembus kegelapan dan mengingatkan kita, bahwa kebaikan, kebenaran, dan belas kasihan pada akhirnya akan menang. Salah satu sinar terang ini adalah Nabi Elia,…
Mengasihi dan Ikhlas Hati
“Tidak harus mencela, nyinyir, atau menghakimi, jika kita tidak mampu memperbaiki keadaan. Lebih bijak itu diam dan berdoa ikhlas. Biarlah Tuhan yang mengubah hatinya.” -Mas Redjo Maaf, jika saya berdiam diri, tidak merespon, menanggapi, dan seakan tidak peduli dengan sikon di sekitar kita yang carut marut ini. Saya sadar diri, bukan siapa-siapa. Melainkan seorang bersahaja,…
Sabda Bahagia
“Kebahagiaan sejati dimulai, ketika kita tifak mengandalkan diri sendiri, tapi mengandalkan Tuhan. Sabda Bahagia membawa orang kepada sukacita yang tak dapat diberikan dunia.” Allah yang Maha Rahim,Yesus Putera-Mu naik ke atas bukit dan mulai mengajar para murid-Nya. Menarik sekali, Bapa, bahwa pelajaran pertama yang Ia berikan adalah tentang kebahagiaan. Sebab Engkau tahu, bahwa di dalam…
Tuhan Menyediakan di Saat Kekurangan
“Lalu ia pergi dan ia melakukan seperti firman Tuhan…” (1 Raj 17: 5). Kisah ini mengingatkan kita akan iman yang teguh kepada Tuhan, bahkan ketika keadaan tampak mustahil. Dalam perjalanan hidup, sering kali kita dihadapkan pada situasi di mana kebutuhan melebihi kemampuan, atau jalan ke luar tidak terlihat jelas. Seperti Elia, kita diajak untuk percaya…







