Efek Pujian
Hidup kita saat ini diramaikan dengan banyak sekali pujian. Di dalam dunia komunikasi, pujian itu sudah seperti makanan dan minuman harian. Ketika dipuji, ada sukacita. Sebaliknya, jika dihujat dan dihina, hidup menjadi susah. Ada banyak bentuk efek pujian, tapi diuraikan tiga: Yesus Kristus dipuji melalui pujian yang ditujukan kepada...
Hidup sebagai Ungkapan Kasih
“Berbahagia bukan hanya karena mendengarkan firman Allah, melainkan karena membiarkan firman itu mengubah hidup kita agar menjadi nyata dalam kasih.” Allah yang Maha Rahim,Siapakah yang lebih berbahagia daripada seorang Ibu yang mengandung Putra-Mu dan menyusui-Nya? Tapi Yesus mengungkapkan berkat yang jauh lebih luas daripada kebahagiaan menjadi Ibu-Nya: “Yang berbahagia...
Ketaatan Sempurna
Dalam Injil, seorang perempuan berkata kepada Yesus, “Berbahagialah Ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau.” Tapi Yesus menjawab, “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan Firman Allah dan yang memeliharanya.” Banyak orang mempertanyakan maksud jawaban Yesus. Ketika orang banyak menyebut Bunda-Nya, Ibu Maria, sebagai ‘yang berbahagia’....
Doa di Pintu Hati Bunda Maria:
Ketika Imam Turun dari Altar
Adalah sebuah pernyataan sikap Imam itu untuk lebih dekat dengan umat, melihat dan merasakan, betapa pentingnya hakikat umat itu baginya. Imam yang meyakini esensi hidupnya sebagai ‘garwo’. ‘Sigaraneng nyowo’ seperti keterikatan tidak terpisah antara suami dan istri; “Unitas et indisolubilitas,” pribadi yang berbeda menyatu dalam kasih dan setara dalam...
Kelana Nalar di Padang Zaman
Mosaik Serpihan Kelana -70Pemburu Jejak AnginSimply da Flores Pijar cahaya angkasa menyibak rimba belantaramemungut remah jejak pikiran manusia di antara ranting dan dedaunan keringlalu membawa ke istana langit untuk diukirBerkas sinar mentari mewarnai ubun-ubun insani dengan amanah hakikiagar mengembara menelusuri pasir pantai dan terbang menghitung bintang planet semestaKawanan binatang...
Mendengar dan Melakukan
Tetapi Ia berkata: “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya” (Luk 11: 28). Dalam Injil, seorang perempuan memuji Ibu Yesus, karena telah melahirkan dan membesarkan-Nya. Tapi Yesus menegaskan, bahwa yang lebih penting adalah mendengarkan firman Allah dan melaksanakannya. Dengan demikian, kebahagiaan sejati tidak hanya terletak...
Tuhan Pasti Tersenyum
Pagi ini sambil menikmati kopi, terlihat dan terdengar anak-anak TK Fransiskus berdoa Rosario di sekitar gua Maria di biara BGB. Ada yang tolah toleh, mengganggu teman, ngobrol, ngelamun, dan ada yang memejamkan mata fokus berdoa. Senyum, bangga, dan sedikit berkhayal pasti Tuhan tersenyum melihat semua itu. Begitu juga perjalanan...
Air Susu yang Menghidupkan, Firman yang Menyelamatkan
“Air susu Ibu menghidupkan, tapi hanya sesaat. Ketika engkau mendengarkan Firman Tuhan dan mengamalkannya dalam hidup maka keselamatan akan menjadi milikmu.” Dalam Injil, seseorang berteriak kepada Yesus, bahwa pasti Ibu Yesus sangat bangga dan bahagia, karena mengandung, melahirkan pribadi seperti Yesus. Tapi bagi Yesus, kebahagiaan itu tidak terletak pada...
Refleksi Filosofis-Antropologis:
Andalah si Batu Asah Hidup
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Besi menajamkan besi,manusia menajamkan sesamanya”(Amsal 27: 17) Jangan-jangan Andalah si Batu Asah itu? Seceper Batu Asah Memiliki 3 Buah Ciri Filosofis: Demikian pula dengan Anda selaku seorang pengabdi sejati yang telah mempersembahkan diri secara total. Anda tidak pernah tampil di podium, Anda hanya tekun...
Iman Kuat untuk Menghadapi Setan
Dalam Misa Kudus bersama murid-murid SD, Pastor yang memberikan homili, menjelaskan tentang takut akan Tuhan sangatlah penting. Itu berarti kita takut untuk melawan dan mengecewakan Tuhan. Seorang anak yang baru selesai Komuni Pertama mengangkat tangan dan berkata: “Kita harus takut kepada Tuhan, tapi tidak boleh takut menghadapi setan.” Takut...
Refleksi Filosofis:Makna Tangan-tangan Terkepal
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Manusia, di saat ia dilahirkan, tangannya terkepal, karena ia ingin memiliki segalanya. Di saat wafat, ia pun tetap mengepalkan tangannya, karena ia tak ingin melepaskan Tuhannya.”(Kerinduan Semesta) Jika kita ingin merefleksi filosofi dari ‘tangan-tangan terkepal,’ maka sejatinya, terdapat ‘tiga macam’ tangan-tangan terkepal itu. Setiap...
Membahagiakan Keluarga itu di atas Habluminannas
Menyenangkan orang lain adalah hal yang baik, tapi membahagiakan keluarga tetaplah kewajiban yang utama. Fenomena ‘ngenak-ngenakke’ (menyenangkan/memanjakan) orang lain dalam ranah sosial, seperti arisan menyingkap inti terdalam dari ‘kultur ewuh pakewuh’. Sebuah sikap mengalah yang ekstrem demi kenyamanan orang lain. Dalam interaksi sosial, riak psikologis ini sering kali memaksa...
Kerajaan Allah di Tengah Kita
“Memilih pengampunan daripada dendam, damai daripada kecemasan, dan persatuan daripada perpecahan, karena Kerajaan Allah hadir di tengah kita” Allah yang Maha Rahim,Dalam Injil, orang banyak melihat Yesus membebaskan seorang yang dikuasai oleh roh jahat. Namun bukannya melihat belas kasih dan kuasa Allah yang bekerja, mereka malah menuduh Yesus mengusir...
Kuasa Mengusir Setan
Film-film horor itu selalu menarik minat banyak penonton dalam dunia perfilman di negeri ini sekiranya menyadarkan kita, bahwa setan memang sungguh ada dan selalu mencari celah untuk menghancurkan manusia. Karena itu, kita butuh Tuhan untuk mengusir setan-setan tersebut. Tapi sayang sekali, manusia sering bersikap sama seperti orang banyak yang...
Ketika Musim Hujan Tiba
Mosaik Serpihan Kelana -69 Pemburu Jejak AnginSimply da Flores Di atas ladang gersang kemiskinandesah nafas petani sahaja tersengal menantikankapan musim hujan segera melangkah turunPohon-pohon yang layu terbakar di padang dan hutan belantaramerintih merana dipanggang bara dan dicekik kabut asapEntah apinya kapan padam dan asapnya kapan sirnaDeretan tanya jiwa raga...