Penulis: Admin

Tetap Hidup untuk bisa jadi Tempat Bersandar

Menjadi pribadi dengan karakter ‘mother hen’ (induk ayam) adalah sebuah kualitas diri yang sangat mulia. Kita berperan sebagai pelindung, pemberi rasa aman, dan tempat bersandar bagi orang-orang yang sedang rapuh, cemas, atau putus asa. Menjadi ‘mother hen’ berarti kita menyerap banyak emosi negatif orang lain. Untuk hidup ikhlas dan...

Bahagia dengan Mencari Kehendak Tuhan

“Tuhan, bebaskan hatiku agar aku lebih mencari kehendak-Mu daripada menyenangkan dunia.” Allah yang Maha Rahim, kami melihat Yeremia diancam, karena menyampaikan Firman-Mu dengan setia. Yesus pun ditolak di kampung halaman-Nya sendiri. Orang-orang mengenal wajah-Nya, tapi tidak mengenali hati-Mu yang hadir di dalam Dia. Mereka melihat seorang tukang kayu, tapi...

Menerima Karya Tuhan

Kita telah mendengar, bahwa Yesus kembali ke kampung halaman-Nya dan mengajar di Sinagoga. Dia membuat banyak orang takjub akan hikmat dan kuasa-Nya. Tapi keheranan itu segera berubah jadi keraguan dan penolakan. Mereka terpaku pada latar belakang Yesus yang dikenal sebagai anak tukang kayu, dan meragukan otoritas-Nya. Akibatnya, Yesus tidak...

Sukses Sejati

“Sesukses-suksesnya mencapai puncak prestasi dan terkenal, lebih hebat itu orang yang sukses untuk mengelola hidupnya secara sehat lahir batin.” -Mas Redjo Semula saya berpikir, sukses itu adalah, ketika saya berhasil melalui tahapan demi tahapan dalam hidup ini. Dari bayi, merangkak, lalu berjalan dan berlari. Dari dimandikan Ibu, lalu mandi...

Merendra Hidup Indah Penuh Berkah

“Life is like riding a bicycle. Keep your balance. You must keep moving.” -Rio, Scj. Sambil duduk santai, di lapangan basket dan volly nivisiat SCJ Gisting, terlihat seorang anak kecil belajar bersepeda. Berkali-kali mencoba, jalan berapa meter, jatuh. Jalan goyang, lalu jatuh lagi. Akhirnya sedikit lancar. Beberapa Minggu kemudian...

Mengenali Tuhan dalam Kesederhanaan

“Lalu mereka kecewa dan menolak Dia” (Mat 15: 37a). Yesus kembali ke kampung halaman-Nya di Nazaret dan mengajar dengan penuh hikmat. Tapi orang-orang di sana menolak dan tidak percaya kepada-Nya. Bagi mereka, Yesus hanyalah sosok yang sudah dikenal sejak kecil, sehingga mereka meragukan-Nya dan tidak mampu melihat karya Tuhan...

Gampang Menghakimi, tapi Sulit Menerima Fakta

“Kadang kita terjebak menghakimi sesama, karena masa lalu mereka, sehingga menutup mata terhadap perubahan dan perkembangan mereka pada masa kini. Semuanya itu terjadi, karena kita memeluk erat kejahatan di dalam diri, tapi menolak kebaikan dalam diri sesama. Sadar atau tidak, Iri hati itu adalah penyebabnya.” Iri hati dan kecemburuan...

Menyalakan Kembali:
Api Spiritualitas Cinta

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Janganlah takut pada abunya. Di sanalah bara api terpanas dari cintamu kepada-Nya. Tiuplah perlahan dalam nafas doa dan biarkan Ia mengubah kembali jadi cahaya yang tak kunjung padam.”(Didaktika Hidup Sejati) Dasar-dasar dan Esensi Permenungan! Refleksi: Mari Menyalakan Kembali Api Spiritualitas Cinta. Sering kali spiritualitas...

Bengkel yang Tidak Pernah Tutup

Keretakan dan kegagalan hidup itu bukanlah akhir dari cerita kita. Di tangan Sang Tukang Periuk, setiap puing dan kehancuran selalu dibasahi kembali untuk dijadikan sesuatu yang baru. Musuh utama pertumbuhan iman itu bukanlah dosa atau kegagalan kita untuk menjadi ‘indah’, melainkan hati yang mengeras, merasa sudah merasa cukup, dan...

Bentuklah Diriku sesuai dengan Rencana-Mu yang Indah

“Dikumpulkan ke dalam Kerajaan Allah adalah rahmat; dibimbing oleh kehadiran-Nya adalah kemuliaan.” Allah yang Maha Rahim,Terima kasih atas hari baru yang Engkau anugerahkan. Sebelum langkah ini dimulai, ingatkanlah aku, bahwa hidupku tidak dibentuk oleh kebetulan, melainkan oleh tangan-Mu yang penuh kasih. Seperti tanah liat di tangan tukang periuk, aku...

Perumpamaan Penghakiman

Yesus menggunakan perumpamaan untuk menggambarkan Kerajaan Surga. Kali ini tentang jala yang ditebarkan ke laut dan mengumpulkan berbagai jenis ikan. Setelah penuh, jala itu ditarik ke pantai, lalu ikan-ikan yang baik dikumpulkan ke dalam wadah, sedangkan yang tidak baik dibuang. Perumpamaan ini memberikan gambaran tentang penghakiman terakhir, di mana...

Selembar Daun

“Tidak ada pertumbuhan dalam zona nyaman, tak ada kenyamanan dalam zona pertumbuhan.” -Rio, Scj Sambil menikmati kopi pagi ini, saat matahari malu menyinari bumi, dan angin dingin gunung Tanggamus membelai lembut. Terlihat selembar daun durian jatuh di rerumputan. Selembar daun kecil tidak akan bisa menutupi bumi. Tapi, bila menempel...

Dibentuk jadi Berharga

“Apabila bejana yang sedang dibuatnya dari tanah liat di tangannya itu rusak, maka tukang periuk itu mengerjakannya kembali jadi bejana lain menurut yang baik pada pemandangannya” (Yer 18: 4). Pernahkah kita memandang pekerjaan tertentu, seperti pemulung, sebagai sesuatu yang rendah? Padahal, seorang pemulung mengumpulkan barang-barang yang dianggap tidak berguna...

Puas di Dunia, Punah di Akhirat

“Allah tidak hanya menciptakan dan mencintai kita, tapi Ia juga sabar terhadap salah dan dosa kita sambil menunggu waktu pertobatan kita. Bila akhirnya ada yang tidak bertobat maka itulah pilihan bebasnya untuk puas di dunia, tapi punah di akhirat.” Kesabaran Allah itu bagaikan tukang periuk yang dikisahkan oleh Nabi...

Refleksi Filosofis – Simbolis:
Anak Kecil dan Sebuah Buku

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Lakukan apa yang dapat Anda lakukan dan berdoalah untuk apa yang tidak dapat Anda lakukan.”(Santo Agustinus) Siapakah Pengangkut Beban Hidupmu? Seorang Pelayan Tuhan sangat sibuk memindahkan perpustakaan pribadinya ke lantai atas rumahnya. Tampak juga Putra kecilnya yang juga ingin membantunya. “Ya, engkau boleh membantu...