“Dibentuk oleh Kasih dan Hidup dari Kebenaran agar Menghasilkan Buah-buah Surgawi.”
Allah yang Maharahim, Engkau mengingatkan kami, bahwa kami ini bukan sekadar pengikut, melainkan adalah ranting, yang hidup sepenuhnya bergantung pada Yesus, Sang Pokok Anggur. Tanpa Dia… kami tidak bisa menghasilkan apa pun yang kekal.
Ampuni kami, ya, Allah, karena sering sibuk, kami tidak berbuah. Aktif, tapi tidak melekat. Juga berusaha sendiri, tanpa tinggal dalam Engkau.
Engkau bersabda: ranting yang berbuah akan dipangkas, supaya menghasilkan lebih banyak lagi.
Faktanya sering kali pemangkasan itu terasa sakit. Karena ada hal yang harus kami lepaskan. Sikap yang harus Engkau potong dan keterikatan yang tidak Kau biarkan bertahan. Tapi kami percaya, sejatinya pemangkasan-Mu adalah kasih.
Bentuklah kami, ya, Bapa. Bersihkan kami. Jadikan kami ranting yang sungguh hidup di dalam Kristus.
Tuhan Yesus, Engkau mengundang kami untuk tinggal dalam Engkau, dan Engkau telah memberikan jalannya. Dalam Sabda-Mu, Ekaristi, dan dalam persekutuan dengan Tubuh-Mu.
Jangan biarkan kami menjauh dan memilih jalan sendiri. Walau sulit dan tidak semua orang mengerti, kami memilih untuk tetap tinggal dalam Engkau.
Seperti Maria, ajarlah kami untuk merenungkan sabda-Mu, menyimpan janji-Mu dalam hati, dan tetap setia bahkan dalam penderitaan.
Bapa, jadikan hidup kami berbuah:
Kasih yang nyata, damai yang membawa ketenangan, sukacita yang tidak tergantung keadaan, dan kesetiaan yang tidak mudah goyah.
“Aku mau tetap tinggal dan melekat. Aku mau hidup dari Engkau. Di dalam Kristus Yesus, Pokok Anggur yang sejati, kami tinggal dan berdoa. Amin.”
HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)

