Ungkapan syukur ini akan terungkap, jika kita memahami betapa besar peran Barnabas dalam penyebaran Kabar Gembira, terutama untuk bangsa-bangsa non-Yahudi. Barnabas tidak hanya menjaga iman orang Kristiani awal di Antiokhia agar tetap setia kepada Tuhan, tapi, juga menerima Saulus dan memberi tempat untuk Saulus setelah pertobatannya.
Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan penuh iman. Kasih karunia Allah yang sungguh diterimanya dengan sukacita adalah kekuatan untuk jadi orang baik bagi jemaat di Antiokhia dan bagi Saulus yang pada awal pertobatannya belum bisa diterima oleh jemaat Kristiani awal. Berkat Barnabas, Saulus jadi Paulus yang kita kenal sekarang.
Pernahkah dalam hidup ini, kita berjumpa dengan orang baik yang ‘menyelamatkan kita?’ Orang-orang baik yang hadir dalam hidup kita itu harus disyukuri. Atau justru kita sendiri, karena kasih Tuhan, kita jadi orang baik bagi sesama, sehingga mereka pun bisa bersyukur kepada Tuhan.
“Ya, Tuhan, ajarilah kami untuk senantiasa bersyukur dalam setiap situasi hidup kami. Amin.”
Ziarah Batin

