Simply da Flores 1.Jemari bergerak lincah menaridiiringi irama detak jantungdan tabuhan desah nafasserta melodi nada nalarHalaman panggung hati sanubariseperti tempat latihan terakhirSedangkan ruangan intuisi rasa sebagai tempat mendandanimakna yang ingin dipentaskan diri pribadi“Aku mau jadi apa dan siapa” 2.Jemari tangan tampil bergoyang di ruang privatmereka menari di ajang relasi personaljuga hadir dalam perjumpaan publikJemari tangan…
Kategori: SIMPLY DA FLORES
Secercah Sajak Semesta – 136
Secercah Sajak Semesta – 135
Menulis Puisi Harapan
Simply da Flores 1.Duduk di tepi samudra kenyataanKubuka halaman gelombang suka dukakubaca debur ombak kisah ceritaKuambil sehelai percik pena angkasauntuk menulis ayat serpihan dambaAku mau jadi apa dan siapadalam derap nafas ziarah kelana 2.Derap catatan aneka memori berlariberpacu pada hamparan irama waktuWarna-warni suka duka silih bergantipijar kreasi zaman dan warisan tradisi berkilauMenguji pilihan keputusan diri…
Secercah Sajak Semesta – 134
Catatan Bola Mata
Simply da Flores … 1.Tak bisa Melihat Aku terlahir dengan dua bola matanamun nyatanya mataku tak berfungsiMakaaku tak menyaksikan obyekseperti sesama yang normal matanyaAku melihat dengan telingamerekam informasi dan pengetahuandan belajar mengenal dengan telingaAku kagumi indahnya pelangiAku bedakan terang dan gelapAku tahu angka uangdengan telinga dan jemaridengan rasa dikulitku“Aku memang buta bola matakutetapi pribadiku bisa…
Secercah Sajak Semesta – 133
Menelisik Surga dan Neraka
Simply da Flores … 1.Di manakah Surga dan Neraka?tanya dan damba penuh misterimenggelora dalam jiwa raga pribadikarena diwariskan oleh tradisikarena diwartakan para tokoh rohanikarena diwahyukan Sang Ilahi Apa itu Surga dan NerakaDi mana letaknya Surga dan Nerakaada aneka ragam kisah ceritayang merasuk desah nafas manusiaEntah dari ajaran adat budayaEntah dari kesaksian para pewartaEntah dalam tradisi…
Secercah Sajak Semesta – 132
Merebut Sumber Daya Alam Lingkungan
Simply da Flores … 1.Para petani membuka hutan belantarasekuat otot lengannya dan sarana yang dimilikiPada ladang sederhana ditabur benih doaPada sawah terbatas ditanam mantraagar bisa tumbuhkan aneka tanamansebagai sumber rezeki kehidupanJika hujan panas berjalan normaldan kepasrahan mendapat jawaban Para pemburu mengemis di tengah padangharapkan mendapat belas kasihan pemilik alamBisa pulang membawa hasil binatang hutandengan jerat,…
Secercah Sajak Semesta – 131
Di hadapan Sang Ajal
Simply da Flores … 1.Semua yang ditakdir datang ke duniapasti disertai hukum akan pulang ke asalSetiap kita yang terlahir hiduppasti selalu dikawal sang ajalSemuanya pasti kembaliyang berbeda hanya waktu, tempat dan cara matiserta sikap dan cara memandang kematianBahkan pengalaman dijemput sang ajal 2.Di hadapan fakta kematianada aneka tradisi diwariskanuntuk menghadapi dan mengalaminyaDi depan sang ajal…
Secercah Sajak Semesta – 130
Panggilan untuk Kembali
Simply da Flores 1.Petir dan guntur menyibak angkasamembelai ubun-ubun merayu pikiranLara derita nestapa merintihmengelus sanubari dan rasaOmbak gelombang menerjang hati sanubari menagihBanjir lumpur bencana alam mengoyak raga“Mari kembali pada fakta hukum semestaManusia hanya bagian kecil dari jagat rayadan tergantung mutlak pada misteri alam iniTetapiManusia diberkati Sang Ilahisebagai citra-Nya dengan Nur Ilahiuntuk membagi kasih dan memberi…







