Simply da Flores 1.Harimau-harimau itu mengaumdari mulut-mulut tak bernamakarena wajahnya ditutupi aneka topengMungkin mulutku karena laparMungkin mulutmu karena ada harapanMungkin mulutnya karena ada dambaMungkin mulut mereka karena marah berontakLalu…ada yang lirih berteriak ingatkan“Mulutmu, harimaumu”Tetapi aku sejenak terhentak“Bukankah mulut itu dikomando otakBukankah tindakan dikendalikan pikiranKemanakah hati nurani dan sanubari jiwa?” 2.Madu, lipstik dan racun berebutanmenghiasi bibir-bibir…
Kategori: SIMPLY DA FLORES
Secercah Sajak Semesta – 164
Secercah Sajak Semesta – 163
Perahu Kertas dan Digital
Simply da Flores 1.Anak-anak membuat perahu kertasdengan sukacita penuh keyakinantitipkan mimpi dan imajinasiuntuk berlayar melintasi tujuh samudraDengan senyum tawa penuh kreasibermain lumpur bermandi hujanperlombakan kebodohannya dalam perahu kertasDiterpa hujan dan dibasahi air selokanmenguji idenya mengalahkan sahabatDanberkali-kali perahu kertas lunglai hancur terendam airtetapi keceriaan tak terkalahkan fakta kebodohantetapi tekad keyakinan tak tunduk kepada fakta alam 2.Bocah-bocah…
Secercah Sajak Semesta – 162
Jika Ijazah Jokowi “Palsu”
Simply da Flores 1.Hari ini…catatan kisah gugatan makin panjangterhadap keaslian ijazah Joko WidodoHari inigelora protes tuntutan deras bergemuruhdengan deretan sangkaan kasusdan daftar panjang kesalahanyang dilakukan Joko WidodoEntah kapan akan berakhirEntah mengapa dan untuk apaEntah oleh siapa dan untuk siapa 2.Sebagai anak kampung sahajaAku bingung dan terus bertanyaAda para penggugat mantan pejabatAda yang mengaku orang terpelajarAda…
Secercah Sajak Semesta – 161
Tanpa Judul dan Judul-judulan
Simply da Flores 1.Dalam diam tanpa suarasering dianggap tanpa judul terteraKarenajudul biasa didengar dari suaraseperti pembacaan sajak puisi atau pidatoKarena judul biasa terbaca dari tulisanentah di media sosial, buku, atau spandukAda aneka bahasa pengalaman sampaikan juduldalam kehidupankepada insan yang mengarungi waktuAdakah yang peduli, mendengar, dan membaca? 2.Rupanya ada pesan dan maknaBisa sangat jelas judulnya diketahuimeski…
Secercah Sajak Semesta – 160
Benarkah Indonesia ‘Tanah Surga’
Simply da Flores 1.“Bukan lautan hanya kolam susuKail dan jala cukup menghidupimuTiada badai tiada topan kau temuiIkan dan udang menghampiri dirimuOrang bilang tanah kita tanah SurgaTongkat kayu dan batu jadi tanamam”Itu penggalan syair lagu grup KoesplusBicara tentang tanah air Indonesia dahuluTak tahu nasibnya hari iniketika merayakan HUT 80 Proklamasi NKRISeperti apa wajah tanah air serta…
Secercah Sajak Semesta – 159
Bara Api Merah Putih
Simply da Flores 1.Aku, … IndonesiaEngkau, IndonesiaDia, … IndonesiaKita… IndonesiaIni tanah air kitaIni bangsa dan negara kitaKita terlahir Merah PutihMerah dalam darah harkat martabatPutih dalam jiwa Nur IlahiKita terlahir dengan bara api Merah PutihBangunlah…Bangkit dan berdiri tegakTataplah fajar yang bercahayaKita Patriot Proklamasi NKRI 2.Kita generasi pewaris Merah PutihBara Api harus berkobarMenyala dalam jiwa ragaJanganlah kaki…
Secercah Sajak Semesta – 158
Ada Apa dengan Tanya
Simply da Flores 1.Jarang sekali aku bertanyatentang sosok nafas yang pergi datangdalam hidung tenggorokan dan paru-parukuKadang sekali aku bertanyatentang wajahnya darah yang berdesir di jantung dan pembuluh darahkuApalagi bertanya tentang apa dan siapa akukemarin, hari ini dan esokserta mengapa aku jarang mempertanyakan diri pribadiMungkin diri pribadi dirampok rutinitas untuk ada dan menjadiAtaukah karena tidak tahu…







